Russia Today Reportase Program Pendidikan dan Kemanusiaan BAZNAS untuk Palestina

Russia Today Reportase Program Pendidikan dan Kemanusiaan BAZNAS untuk Palestina. Foto: Dokumentasi BAZNAS RI/Humas

Russia Today Reportase Program Pendidikan dan Kemanusiaan BAZNAS untuk Palestina

18/05/2026 | Humas BAZNAS RI

Russia Today (RT International) melakukan reportase terhadap program pendidikan dan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI untuk Palestina, termasuk layanan pendidikan darurat bagi anak-anak di Gaza.

BAZNAS RI menyambut kedatangan Reporter dan Jurnalis Video RT International, Rebecca dan Andrian, di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (11/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, RT International berkesempatan mewawancarai Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengenai langkah strategis BAZNAS dalam mendukung layanan pendidikan dan kemanusiaan di Palestina.

BAZNAS RI mendapat perhatian sejumlah media internasional atas kiprahnya dalam menjalankan berbagai misi kemanusiaan global, khususnya di Palestina.

Sodik menjelaskan, BAZNAS terus menghadirkan berbagai program kemanusiaan di sejumlah negara, salah satunya melalui Program Kampung Cahaya Zakat Palestina. Melalui program tersebut, BAZNAS telah menyediakan empat ruang kelas tenda yang saat ini melayani sekitar 600 siswa di Gaza.

"Kondisi pendidikan di Gaza sangat memprihatinkan. BAZNAS memahami bahwa pendidikan merupakan bagian penting untuk menjaga harapan dan masa depan generasi Palestina. Karena itu, kami terus memperluas layanan pendidikan darurat melalui penambahan ruang belajar sementara dan dukungan bagi para guru," kata Sodik.

Sodik memaparkan, selain menyediakan tenda sekolah, Program Kampung Cahaya Zakat Palestina juga mencakup bantuan tenda pemukiman, tenda mushala, layanan kesehatan, makanan siap saji, paket bahan makanan, hingga program kafalah bagi guru sekolah dan guru tahfiz Al-Qur’an.

Lebih lanjut, Sodik menegaskan, BAZNAS berharap layanan pendidikan darurat tersebut dapat berkembang menjadi fasilitas pendidikan permanen ketika kondisi Gaza mulai membaik.

"Untuk mewujudkan hal itu, BAZNAS terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar program pendidikan tidak berhenti pada fase tanggap darurat, melainkan berlanjut hingga tahap pemulihan dan pembangunan kembali," ujarnya.

Dalam wawancara tersebut, Sodik juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan kemanusiaan. Ia mengatakan, seluruh bantuan yang disalurkan merupakan amanah masyarakat Indonesia melalui zakat, infak, dan sedekah.

Sodik menambahkan, solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina perlu terus dijaga sebagai gerakan kemanusiaan jangka panjang. Karena itu, BAZNAS mengajak masyarakat untuk terus mendukung Palestina melalui zakat, infak, sedekah, dan berbagai program sosial lainnya.

"BAZNAS juga memperkuat koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI, lembaga kemanusiaan, NGO, mitra internasional, dan berbagai elemen masyarakat agar bantuan yang disalurkan tidak tumpang tindih serta tepat sasaran bagi masyarakat Gaza," jelas Sodik.

Sodik mengatakan, Indonesia memiliki posisi strategis sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.

"Posisi tersebut menjadi kekuatan untuk memperkuat solidaritas internasional dalam mendukung pendidikan dan layanan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina," ucapnya.

Sebelumnya, RT International pernah menerima BAZNAS Award 2025 sebagai Media Televisi Pewarta Gerakan Zakat Terbaik pada kategori Keaktifan Media.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ