Pimpinan BAZNAS RI: ANGKASA Malaysia Ikut Gerakan Ekonomi Kurban

Pimpinan BAZNAS RI: ANGKASA Malaysia Ikut Gerakan Ekonomi Kurban (Dok BAZNAS RI/Humas)

Pimpinan BAZNAS RI: ANGKASA Malaysia Ikut Gerakan Ekonomi Kurban

10/05/2026 | Humas BAZNAS RI

Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. menilai, penyaluran bantuan dari Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) yang memanfaatkan hewan “Kurban Berkah Berdayakan Desa” turut menggerakan ekonomi mustahik.

Hal itu disampaikan Rizaludin menanggapi donasi ANGKASA Malaysia untuk para penyintas bencana banjir Sumatra 2025 di dua kabupaten di Provinsi Sumatra Barat. “Kurban Berkah Berdayakan Desa” merupakan program BAZNAS RI untuk musim haji dan Iduladha 2026 M/1447 H.

“Penyaluran bantuan dari ANGKASA Malaysia yang memanfaatkan hewan ‘Kurban Berkah Berdayakan Desa’, turut menggerakkan ekonomi mustahik,” ucap Rizaludin secara terpisah di Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Rizaludin menambahkan, data dari website Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS RI menunjukkan angka fantastis. Pada 2025, potensi ekonomi kurban di Indonesia, mencapai Rp34,85 triliun.

Angka ini bukan sekadar hitungan di atas kertas, tutur dia, melainkan cerminan partisipasi aktif masyarakat. Perkiraan menunjukkan sekitar 3,56 juta rumah tangga atau mudhohi (pekurban) akan berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini.

Dari partisipasi sebesar itu, dapat dihitung volume ekonomi riil yang bergerak. Diperkirakan sekitar 2,8 juta hewan ternak dipotong pada Hari Raya Iduladha. Rinciannya terdiri atas 2,2 juta ekor domba atau kambing dan 647 ribu ekor sapi. “Dari jumlah tersebut, akan dihasilkan sekitar 239,5 ribu ton daging kurban yang siap didistribusikan ke seluruh penjuru negeri,” ujar Rizaludin.

Selain kurban, lanjut dia, instrumen dam juga menyimpan potensi ekonomi yang tidak kalah besar. Jika seluruh jemaah haji dan petugas yang berjumlah sekitar 225 ribu orang membayar dam, nilai pengumpulan dananya akan mencapai Rp567 miliar.

“Jumlah ini setara dengan produksi sekitar 3,4 juta pouch daging olahan, dengan berat setiap pouch mencapai 2,5 kilogram. Ini sumber daya protein hewani yang sangat signifikan,” kata dia.

Jika kurban dan dam dikelola secara optimal untuk kepentingan bangsa, potensi ini akan menjadi solusi atas berbagai permasalahan sosial yang mendesak. Indonesia masih bergulat dengan angka stunting yang tinggi dan kerawanan pangan di banyak wilayah.

“Distribusi daging secara massal pada waktu yang bersamaan ini menjadi momentum emas untuk intervensi gizi, terutama bagi keluarga miskin dan kelompok rentan di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T),” kata Rizaludin

Manfaat ekonomi dari pengelolaan kurban dan dam, tambah Rizaludin, tidak hanya dirasakan penerima manfaat daging (mustahik). Para peternak menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan, terutama jika pelaksanaan penyembelihan dam dapat dilakukan di Tanah Air.

Di pihak lain, ANGKASA Malaysia mengapresiasi BAZNAS RI yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan untuk para penyintas bencana banjir Sumatra 2025 di Provinsi Sumatra Barat. Bantuan berupa hewan “Kurban Berkah Berdayakan Desa” yang merupakan program BAZNAS RI pada musim haji dan Idul Adha 2026 M/1447 H.

Hal itu disampaikan Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengurusi Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA Malaysia, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, saat berkunjung ke Kantor Bupati Pasaman Barat, Simpang Empat, Pasbar, Sumatera Barat.

“Kami telah merencanakan hal ini sejak dua bulan lalu. Kami memutuskan untuk segera menyalurkan agar dapat dimanfaatkan bagi para korban banjir. Kami mempercayakan sepenuhnya kepada BAZNAS untuk mengelola dana bantuan tersebut,” ujar Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengerusi Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, di Kantor Bupati Pasbar, Jumat (8/5/2026). 

Ia disambut Bupati Pasaman Barat H. Yulianto, SH, MM., Sekda, Dodi Syahnan, dan jajaran Pemkab Pasbar. 

Dari pihak Malaysia ikut serta Wakil Presiden ANGKASA, Dato’ Haji Ibrahim bin Haji Abdullah, Pengurus Kanan (Senior Manager), Departemen Pembangunan dan Perniagaan Koperasi Kariah Masjid, Kumpulan Pembangunan Koperasi, ANGKASA, Mohd Safian bin Abdul Rahman dan Pengurus Seksyen Penerbitan Departemen Korporat ANGKASA, Mohd Zakuan bin Azmi.

Hadir juga Kepala Kantor Kementerian Agama Pasbar, Ketua BAZNAS Kab. Pasbar, Devi Irawan, Ketua BAZNAS Kab. Agam, Ir. H. Isman Imran, M.Si dan jajaran pimpinan dan pelaksana masing-masing.

Penyerahan bantuan untuk korban bencana banjir Sumatra disampaikan secara simbolis oleh dua Wakil Presiden dan Pengurus Kanan ANGKASA Malaysia kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Pasbar dan perwakilan masyarakat korban bencana dalam bentuk hewan kurban sapi dan kambing senilai RM7.500 (Ringgit Malaysia). 

Di tempat yang sama, kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Agam dan perwakilan masyarakat korban bencana, juga disalurkan hewan kurban serupa juga seharga RM7.500.

Sebelumnya, ANGKASA Malaysia juga menyerahkan infak sebesar RM3.000 dari total bantuan RM18.000 untuk pengembangan koperasi karian masjid di Masjid Agung Pasaman Barat. Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, berharap bantuan infak tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal, agar masjid tidak hanya berperan sebagai tempat sholat fardlu dan sholat jumat saja, tetapi juga menjadi pusat pengembangan ekonomi umat.

“Selama ini potensi masjid belum dimanfaatkan secara maksimal sebagaimana peran masjid di Makkah dan Madinah. Oleh karena itu, Angkasa memperkenalkan Koperasi Kariah Masjid, melalui koperasi ini, kami memberikan bimbingan mengenai cara menjalankan unit usaha di lingkungan masjid,” kata dia menjelaskan.

Sebagai tuan rumah, Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH, MM, mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh ANGKASA Malaysia melalui BAZNAS RI untuk masyarakat terdampak bencana di Pasaman Barat. Yulianto memastikan bantuan ini akan dikelola dengan transparan bagi masyarakat yang paling membutuhkan.

"Insya Allah, bantuan ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Mengingat adanya kunjungan dari berbagai daerah, fasilitas ini akan sangat bermanfaat baik bagi kita sebagai tuan rumah maupun bagi para tamu yang datang," katanya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat, Devi Irawan, memuji dedikasi perwakilan ANGKASA Malaysia yang menempuh perjalanan jauh demi mengantarkan amanah bantuan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi perjalanan jauh Bapak sekalian dari Malaysia hingga sampai ke Padang, Bukittinggi, dan akhirnya tiba di Pasaman Barat. Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dari Koperasi Angkasa Malaysia yang telah sampai ke Kabupaten Pasaman Barat,” tutur Devi.

Usai penyerahan bantuan, bersama Bupati Pasbar dan jajaran, BAZNAS dan rombongan ANGKASA Malaysia meninjau bekas lokasi bencana banjir Sumatra 2025 di Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ