Dokumentasi BAZNAS RI
Pengamat: Pos Mudik BAZNAS Bukti Zakat Hadir Lindungi Pemudik Rentan
14/03/2026 | Humas BAZNAS RIPengamat Ahli Perkotaan dan Layanan Publik Universitas Islam Negeri (UIN) Dr. Tantan Hermansah, S.Ag., M.Si., menilai kehadiran Pos Mudik di 21 titik yang diinisiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menunjukkan besarnya peran zakat dalam memberikan perlindungan dan layanan bagi pemudik, khususnya kalangan menengah ke bawah yang rentan selama perjalanan.
"Kehadiran BAZNAS dengan program Pos Mudik bagi para pemudik tentu merupakan kabar yang menggembirakan. Selain itu, BAZNAS berusaha mentransformasi konsep Ibnu Sabil dari delapan asnaf yang memang sudah baku dan tertera dalam nas yang sahih," kata Tantan dalam keterangannya saat dihubungi melalui WhatsApp, Sabtu (14/3/2026).
Ia menjelaskan, pemaknaan terhadap Ibnu Sabil dengan melekatkannya pada subjek pemudik menjadi sesuatu yang sebenarnya sangat dinantikan dalam penguatan layanan sosial berbasis zakat.
"Kita tahu pemudik dari berbagai kelompok sosial masyarakat dengan berbagai moda kendaraan bisa dikatakan sebagai subjek yang rawan, terlebih jika ternyata di lapangan mereka harus menghadapi kemacetan, kepanasan, atau kehujanan, serta situasi-situasi lain yang kadang tidak bisa diperkirakan," ucapnya.
Karena itu, Tantan menilai program Pos Mudik BAZNAS dapat menjadi bentuk nyata pemanfaatan zakat untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat yang menghadapi kerentanan selama perjalanan mudik.
"Ketika BAZNAS sangat gembar-gembor melakukan penghimpunan dari berbagai kalangan seperti menteri bahkan presiden, dan kemudian hasil dari penghimpunan ini benar-benar dirasakan untuk mereka yang rentan secara perjalanan, maka masyarakat secara langsung akan begitu merasakan dampak sosial dari program-program zakat yang dikelola BAZNAS," jelasnya.
Lebih lanjut, Tantan menyarankan agar BAZNAS mempertimbangkan lokasi yang banyak dilalui pemudik dari kalangan menengah ke bawah. Hal ini terutama bagi mereka yang tidak menggunakan jalan tol karena keterbatasan jenis kendaraan maupun kemampuan ekonomi.
"Saya menyarankan pos mudik BAZNAS sebaiknya ada di titik-titik rawan yang dilalui kendaraan roda dua. Mereka inilah yang sesungguhnya bisa dikatakan sebagai kelompok pemudik yang memiliki kerentanan yang luar biasa," jelasnya.
Menurut Tantan, membantu para pemudik selama perjalanan bukan hanya mendukung kelancaran tradisi mudik, tetapi juga ikut menjaga keselamatan mereka hingga tiba di kampung halaman.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us