Kemenag RI Apresiasi Realisasi Program Dam BAZNAS. (Dok. BAZNAS RI/Humas/Madinah)
Kemenag RI Apresiasi Realisasi Program Dam BAZNAS
29/05/2026 | Humas BAZNAS RIKementerian Agama (Kemenag) RI mengapresiasi realisasi program Dam Haji yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI karena dinilai berjalan sesuai syariat serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., saat menghadiri kegiatan Penyaluran Program Dam Haji 2026 di Balai Ternak BAZNAS Desa Warungpring, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (29/5/2026).
Dalam pelaksanaan Program Dam Haji Jemaah Indonesia di Tanah Air, BAZNAS RI menggandeng para peternak binaan dari Program Balai Ternak BAZNAS di berbagai daerah Indonesia untuk menyuplai hewan dam. Dengan demikian, program tersebut tidak hanya memenuhi aspek syariah, tetapi juga memberi dampak ganda bagi masyarakat melalui pemberdayaan peternak lokal.
Abu Rokhmad menjelaskan, pemanfaatan dam jemaah haji Indonesia bagi masyarakat di Tanah Air mulai dilakukan sejak 2024. Saat itu, proses penyembelihan dilakukan di Arab Saudi, kemudian daging diolah dalam bentuk kalengan sebelum dikirim ke Indonesia. Namun, menurutnya, pola tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar.
"Di tahun 2025 polanya agak sedikit berbeda. Dam haji Jemaah Indonesia diserahkan langsung di sini (Indonesia), jadi kambingnya dari sini (Indonesia) kemudian diserahkan dan disembelih di sini (Indonesia), salah satunya oleh BAZNAS sampai kemudian hari ini sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” jelas Abu Rokhmad.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para jemaah haji Indonesia yang telah mengamanahkan dam mereka untuk dimanfaatkan bagi masyarakat di Tanah Air.
Lebih lanjut, Abu Rokhmad turut mengapresiasi berbagai program pemberdayaan BAZNAS yang telah memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat. Menurutnya, kontribusi BAZNAS tidak hanya terlihat melalui bantuan sosial, tetapi juga dalam sektor pendidikan dan penguatan ekonomi masyarakat.
Ia mencontohkan program ekonomi produktif berbasis masyarakat seperti Balai Ternak dan Kampung Zakat yang dikembangkan BAZNAS di sejumlah daerah. "Program-program BAZNAS, termasuk balai ternak (yang turut menyuplai hewan dam haji di Indonesia), memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat kita," ujarnya.
Abu Rokhmad mengatakan, peran strategis BAZNAS RI bersama Kementerian Agama dan pemerintah daerah menjadi "trisula" (senjata) dalam pengentasan kemiskinan serta pemberdayaan ekonomi umat di Indonesia.
Ia mengatakan, Pemerintah Indonesia saat ini menaruh perhatian besar terhadap upaya penghapusan kemiskinan ekstrem sebagaimana menjadi fokus Presiden RI Prabowo Subianto.
"Kami punya mimpi besar dan BAZNAS sudah berhasil mewujudkannya. BAZNAS sebagai lembaga pemerintah meskipun nonstruktural, sudah berhasil mewujudkan mimpi-mimpi anak kita yang ingin kuliah tetapi belum bisa kuliah, yang ingin sekolah tetapi belum bisa sekolah," ucap Abu Rokhmad.
"Alhamdulillah, sekarang juga sudah banyak yang cita-citanya dapat diwujudkan. Termasuk melalui memberdayakan ekonomi umat (Balai Ternak BAZNAS)," lanjutnya.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us