Fasilitasi Penyaluran Kurban, ANGKASA Malaysia Apresiasi BAZNAS (Dok. BAZNAS RI/Humas)
Fasilitasi Penyaluran Kurban, ANGKASA Malaysia Apresiasi BAZNAS
09/05/2026 | Humas BAZNAS RIAngkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan untuk para penyintas bencana banjir Sumatra 2025 di dua kabupaten di Provinsi Sumatra Barat. Kurban Berkah Berdayakan Desa merupakan program BAZNAS RI pada musim haji dan Idul Adha 2026 M/1447 H.
Hal itu disampaikan Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengerusi Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA Malaysia, Dato Haji Kamarudin bin Ismail, saat berkunjung ke Kantor Bupati Pasaman Barat, Simpang Empat, Pasaman Barat, Sumatra Barat.
"Saya ucapkan ribuan terima kasih karena sudah sudi menerima kami dari Malaysia. Karena kita ini serumpun, insyaallah, ibaratnya kalau dicubit paha kiri terasa di paha kanan. Begitu juga sebaliknya," jelas Wakil Presiden ANGKASA merangkap Pengerusi Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA, Dato Haji Kamarudin bin Ismail, di Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat (8/5/2026).
Ia disambut Bupati Pasaman Barat, Bapak H. Yulianto, S.H., M.M.; Sekda, Dodi Syahnan, dan jajaran Pemkab Pasaman Barat.
Dari pihak Malaysia ikut serta Wakil Presiden ANGKASA, Dato Haji Ibrahim bin Haji Abdullah; Pengurus Kanan (Senior Manager) Departemen Pembangunan dan Perniagaan Koperasi Kariah Masjid, Kumpulan Pembangunan Koperasi ANGKASA, Mohd Safian bin Abdul Rahman; dan Pengurus Seksyen Penerbitan Departemen Korporat ANGKASA, Mohd Zakuan bin Azmi.
Hadir juga Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat, Ketua BAZNAS Kabupaten Agam, dan jajaran pimpinan serta pelaksana masing-masing.
Wakil Presiden ANGKASA Malaysia, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail, menambahkan, kunjungan ini terasa begitu emosional karena sejatinya ia sedang pulang ke tanah leluhur, mengingat jati dirinya sebagai putra asli Minangkabau yang berakar di Bukittinggi.
"Saya ini pun, asli saya dari Minangkabau. Ya, asli saya di Bukittinggi. Kakek saya dulu datang dari sini, Bukittinggi, pergi ke Kajang. Dan akhirnya saya bisa juga sampai ke sini. Kalau tidak ada program ini, saya tidak akan sampai. Tapi saya merasa sangat senang sekali saat melihat Danau Maninjau. Yang saya tahu cuma Danau Toba. Jadi memang indah sekali," ujar dia.
Penyerahan bantuan untuk korban bencana banjir Sumatra disampaikan secara simbolis oleh dua Wakil Presiden dan Pengurus Kanan ANGKASA Malaysia kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat dan perwakilan masyarakat korban bencana dalam bentuk hewan kurban sapi dan kambing senilai RM7.500 (Ringgit Malaysia).
Di tempat yang sama, kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Agam dan perwakilan masyarakat korban bencana, juga disalurkan hewan kurban serupa seharga RM7.500.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, menilai, penyaluran bantuan ANGKASA yang memanfaatkan hewan Kurban Berkah Berdayakan Desa turut menggerakkan ekonomi mustahik.
"Penyaluran bantuan ANGKASA Malaysia yang memanfaatkan hewan Kurban Berkah Berdayakan Desa turut menggerakkan ekonomi mustahik," ucap Rizaludin secara terpisah di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).
Rizaludin menambahkan, data dari situs web Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS RI menunjukkan angka fantastis. Pada 2025, potensi ekonomi kurban di Indonesia mencapai Rp34,85 triliun.
Angka ini bukan sekadar hitungan di atas kertas, tutur dia, melainkan cerminan partisipasi aktif masyarakat. Perkiraan menunjukkan sekitar 3,56 juta rumah tangga atau mudhohi (pekurban) akan berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini.
Dari partisipasi sebesar itu, dapat dihitung volume ekonomi riil yang bergerak. Diperkirakan sekitar 2,8 juta hewan ternak dipotong pada Hari Raya Idul Adha. Rinciannya terdiri atas 2,2 juta ekor domba atau kambing dan 647 ribu ekor sapi.
"Dari jumlah tersebut, akan dihasilkan sekitar 239,5 ribu ton daging kurban yang siap didistribusikan ke seluruh penjuru negeri," ujar Rizal.
Selain kurban, lanjut dia, instrumen dam juga menyimpan potensi ekonomi yang tidak kalah besar. Jika seluruh jemaah haji dan petugas yang berjumlah sekitar 225 ribu orang membayar dam, nilai pengumpulan dananya akan mencapai Rp567 miliar.
"Jumlah ini setara dengan produksi sekitar 3,4 juta pouch daging olahan, dengan berat setiap pouch mencapai 2,5 kilogram. Ini sumber daya protein hewani yang sangat signifikan," kata dia.
Jika kurban dan dam dikelola secara optimal untuk kepentingan bangsa, potensi ini disebutnya akan menjadi solusi atas berbagai permasalahan sosial yang mendesak. Indonesia masih bergulat dengan angka stunting yang tinggi dan kerawanan pangan di banyak wilayah.
"Distribusi daging secara massal pada waktu yang bersamaan ini menjadi momentum emas untuk intervensi gizi, terutama bagi keluarga miskin dan kelompok rentan di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T)," kata Rizaludin.
Manfaat ekonomi dari pengelolaan kurban dan dam, tambah Sodik, tidak hanya dirasakan penerima manfaat daging (mustahik). Para peternak menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan, terutama jika pelaksanaan penyembelihan dam dapat dilakukan di Tanah Air.
Sebelumnya, juga dilakukan seremoni penyerahan infak koperasi masjid dari ANGKASA Malaysia untuk koperasi jemaah Masjid Agung Pasaman Barat sebesar RM3.000. Donasi diserahkan kepada Pengurus DKM Masjid Agung Pasaman Barat dan BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat oleh Wakil Presiden ANGKASA Malaysia.
Sebagai tuan rumah, Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, S.H., M.M., dalam sambutannya menyampaikan, kunjungan ini merupakan silaturahmi yang sangat bermanfaat bagi daerah, terutama karena tamu dari Malaysia tersebut merupakan sosok Datuk yang masih memiliki akar keturunan Sumatra Barat. Beliau juga berharap kolaborasi ini menjadi momentum untuk belajar lebih dalam mengenai sistem koperasi di Malaysia.
"Harapan kita semuanya, silaturahmi ini sangat bermanfaat ya. Dan nanti akan kami sampaikan kepada niniak mamak, datuk kita yang ada di Pasaman Barat bahwa kita juga kedatangan pengurus daripada koperasi dari Malaysia yang beliau juga sebagai Datuk yang keturunan dari saudara kita Sumatra Barat. Dan Insya Allah nanti suatu waktu kita bisa juga berkunjung ke Malaysia dan belajar tentang koperasi, karena alhamdulillah pada saat sekarang Bapak Presiden sedang menggalakkan koperasi," ucap dia.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat, Devi Irawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan ini.
Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan difokuskan untuk beberapa wilayah yang terdampak bencana, seperti Kecamatan Talamau, Ranah Batahan, dan Lembah Melintang, dengan koordinasi penuh di bawah arahan Bupati Pasaman Barat agar penyalurannya tepat sasaran.
"Inilah Kabupaten Pasaman Barat, jauh-jauh dari Malaysia kemari, telah sampai ke Padang, Bukittinggi, lalu ke Kabupaten Pasaman Barat. Ada beberapa kecamatan sebenarnya yang kena bencana kemarin, ada Kecamatan Talamau, juga ada Ranah Batahan, Kecamatan Lembah Melintang juga ada. Cuman nanti bantuan ini fokusnya ke mana, tentu berkoordinasi kita dengan Bapak Bupati Kabupaten Pasaman Barat," kata dia.
Usai penyerahan bantuan, bersama Bupati Pasaman Barat dan jajaran, BAZNAS dan rombongan ANGKASA Malaysia meninjau bekas lokasi bencana banjir Sumatra 2025 di Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us