Dari Buruh Harian Menjadi Peternak Mandiri, Program Balai Ternak BAZNAS Ubah Kehidupan Warga Desa

Dari Buruh Harian Menjadi Peternak Mandiri, Program Balai Ternak BAZNAS Ubah Kehidupan Warga Desa (Dok. BAZNAS RI/Humas)

Dari Buruh Harian Menjadi Peternak Mandiri, Program Balai Ternak BAZNAS Ubah Kehidupan Warga Desa

23/05/2026 | Humas BAZNAS RI

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Program Balai Ternak di Lampung Tengah berhasil memberdayakan para peternak binaan hingga mampu mandiri secara ekonomi dengan pendapatan yang lebih stabil.

Perubahan tersebut dirasakan Siswanto (50), warga Desa Rukti Endah, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah. Beberapa tahun lalu, ia masih bekerja sebagai buruh tani harian dengan penghasilan tidak menentu untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Wajah tampak sumringah saat menunjukkan kandang ternaknya di Desa Rukti Endah, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah. Siapa sangka, beberapa tahun lalu dirinya hanyalah buruh tani harian dengan penghasilan tidak menentu.

“Dulu saya bingung cari makan besok bagaimana. Sekarang Alhamdulillah punya ternak sendiri, penghasilan lebih stabil, dan anak-anak bisa sekolah dengan layak,” ujarnya kepada awak media di Balai Ternak Lampung Tengah, Jumat (22/5/2026). 

Perubahan serupa juga dirasakan Suratman (42), peternak binaan dari Balai Ternak Barokah Mindo, Desa Ramayana, Lampung. Ia mengaku kehadiran Balai Ternak BAZNAS sangat membantu meningkatkan perekonomian keluarganya. Bahkan, kini dirinya sudah bisa menunaikan Ibadah Kurban.

“Secara ekonomi tentu sangat membantu dibanding saat masih menjadi buruh tani. Kalau dulu hanya mengandalkan upah harian, sekarang setelah selesai bekerja sebagai buruh tani, saya masih bisa mencari pakan dan mengurus ternak sendiri. Alhamdulillah, kini sudah punya kambing sendiri. Dulu belum mampu berkurban, sekarang sudah bisa berkurban,” katanya.

Tidak hanya itu, Suratman menyebut jumlah ternak yang dimilikinya kini terus bertambah. “Kalau dihitung semuanya sekarang sekitar 50 ekor kambing punya saya,” ujarnya.

Siswanto dan Suratman merupakan peternak binaan Balai Ternak BAZNAS Lampung Tengah yang dibangun sejak 2019 sebagai program pemberdayaan ekonomi mustahik berbasis peternakan rakyat.

Program tersebut kini membina puluhan kepala keluarga dan mengembangkan sistem peternakan modern berbasis integrated farming.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad menegaskan, program Balai Ternak menjadi salah satu model pemberdayaan unggulan BAZNAS.

“Kami ingin mustahik tidak selamanya menerima bantuan, tetapi mampu mandiri bahkan menjadi muzaki,” ujar Idy dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga perubahan pola pikir masyarakat.

“Peternak sekarang memiliki semangat usaha, pencatatan keuangan yang baik, hingga kesadaran sosial dan spiritual yang meningkat,” katanya.

Ketua Koperasi Balai Ternak Lampung Tengah, Indra Sofwatama mengatakan perubahan paling terasa ialah meningkatnya rasa percaya diri masyarakat desa.

“Dulu banyak yang minder karena miskin. Sekarang anggota kelompok sudah bisa bicara bisnis, mengelola usaha, bahkan memasok kebutuhan kurban ke berbagai daerah,” ujarnya.

Selain penjualan ternak kurban, Balai Ternak BAZNAS juga mengembangkan usaha pabrik pakan Yufeed, kompos organik, serta hotel ternak untuk karantina dan recovery hewan ternak sebelum dikirim ke Jabodetabek.

Program tersebut juga menjadikan desa sebagai pusat literasi peternakan melalui kegiatan penelitian, magang, dan praktik lapangan mahasiswa.

Indra mengatakan, dampak program sangat dirasakan masyarakat.

“Ini bukan sekadar bantuan ternak. Ini proses membangun kemandirian ekonomi desa secara menyeluruh,” ujarnya.

Melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026, BAZNAS RI berharap semakin banyak masyarakat yang menjadikan ibadah kurban sebagai jalan memperkuat ekonomi umat dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat desa.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ