Dapat Layanan Gratis, Pemudik Apresiasi Pos Mudik BAZNAS

Dokumentasi BAZNAS RI

Dapat Layanan Gratis, Pemudik Apresiasi Pos Mudik BAZNAS

31/03/2026 | Humas BAZNAS RI

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyiagakan 21 titik Pos Mudik BAZNAS yang tersebar di berbagai wilayah strategis untuk melayani masyarakat secara gratis selama masa arus balik Idulfitri 2026/1447 H. Kehadiran pos-pos ini mendapatkan sambutan hangat dan apresiasi dari masyarakat yang tengah menempuh perjalanan jauh.

Salah satu titik yang menjadi tumpuan pemudik adalah Pos Mudik BAZNAS Kabupaten Garut. Di lokasi ini, pemudik arus balik seperti Khodijah merasa sangat terbantu dengan adanya layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Khodijah, yang baru pulang mudik dari Kabupaten Cianjur, mengaku baru menyadari kondisi kesehatannya setelah memeriksakan diri di pos tersebut.

"Pos mudik BAZNAS sangat membantu sekali. Kemarin dari sana (Cianjur) kan sudah terasa tangan kebas terus, nah ketahuan sekarang penyakitnya apa," jelas Khodijah.

Menurutnya, setelah mendapat pemeriksaan kesehatan dari petugas, ia mengetahui kadar gula darah dan asam uratnya cukup tinggi. Petugas medis di pos tersebut lalu menyarankan agar ia segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke klinik terdekat setibanya di rumah untuk mendapatkan penanganan yang akurat.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Bapak Putut, pemudik arus balik dari Kota Banjar tujuan Bekasi Timur. Selain mendapatkan layanan cek kesehatan, ia juga menerima bantuan makanan ringan sebagai penambah energi di perjalanan.

Menurutnya, layanan cuma-cuma dari BAZNAS ini merupakan bentuk nyata kepedulian yang sangat meringankan beban para pemudik.

"Terima kasih buat BAZNAS karena sudah membantu buat yang mudik," kata Putut.

Layanan serupa juga dirasakan oleh Aris yang sedang melakukan perjalanan bersama istri dan anaknya dengan sepeda motor ke Kota Bandung. Ia memanfaatkan layanan Pos Arus Balik BAZNAS Jawa Barat di Kecamatan Nagreg untuk mengecek kondisi fisik agar tetap prima selama berkendara.

"Keluhannya memang asam uratnya agak tinggi. Normalnya di bawah 7, ini saya 7,6. Tadi juga cek gula darah hasilnya 166, padahal normalnya 150 ke bawah. Setelah diperiksa, saya langsung dikasih resep dan pemberian obat gratis dari pihak BAZNAS," ujar Aris.

Berdasarkan hasil diagnosis tersebut, tim medis memberikan edukasi khusus mengenai pola makan yang harus dijaga oleh Aris. Ia disarankan untuk mulai membatasi konsumsi makanan dengan kadar gula tinggi dan menghindari konsumsi kacang-kacangan hingga sayuran hijau tertentu untuk mengontrol kadar asam uratnya.

"Sangat bagus program BAZNAS ini supaya masyarakat, khususnya Jawa Barat, lebih sehat dan lebih mengetahui kondisi kesehatannya walaupun sedang dalam perjalanan. Pokoknya BAZNAS semakin jaya dan terus mementingkan masyarakat," tuturnya.

BAZNAS RI telah membuka 21 titik pos mudik pada masa arus balik yang tersebar di jalur utama Pulau Jawa, mulai dari Provinsi Banten seperti Lebak dan Kabupaten Serang, hingga Provinsi Jawa Timur seperti Sidoarjo dan Jombang. Karena antusiasme pemudik yang tinggi atas layanan pos mudik gratis, BAZNAS RI berencana akan memperluas cakupan pos mudik hingga ke wilayah Sumatra pada tahun depan.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ