BAZNAS RI dan Pemkab Wonosobo Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat dan Pemberdayaan Masyarakat. (Dok. BAZNAS RI)
BAZNAS RI dan Pemkab Wonosobo Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat dan Pemberdayaan Masyarakat
17/09/2026 | Humas BAZNAS RIBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan BAZNAS Kabupaten Wonosobo memperkuat sinergi pengelolaan zakat untuk mengoptimalkan potensi dana umat sekaligus memperluas manfaatnya bagi pemberdayaan masyarakat.
Hal tersebut mengemuka dalam audiensi Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan BAZNAS Kabupaten Wonosobo bersama BAZNAS RI di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Turut hadir dalam pertemuan itu Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc.; Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A.; serta Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S.Ag.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam penguatan pengelolaan zakat. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong pelaksanaan pengelolaan zakat yang semakin optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Terima kasih, Pak Bupati, atas dukungannya. Dengan melaksanakan tugas ini, kita secara sadar menjalankan salah satu perintah Allah untuk menunaikan zakat sekaligus melaksanakan fungsi manajemen sebagai pemimpin daerah,” ujar Sodik.
Sodik mengatakan pengelolaan zakat memiliki dua landasan utama, yakni motivasi keagamaan dan motivasi kemasyarakatan. Karena itu, pengelolaan dana umat perlu terus didorong agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kita punya dua motivasi, yaitu motivasi agama dan motivasi kemasyarakatan. Bagaimana kita membangun kebanggaan untuk mengelola dana umat agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Sodik juga berharap sinergi antara BAZNAS RI, Pemkab Wonosobo, dan BAZNAS Kabupaten Wonosobo dapat terus ditingkatkan melalui evaluasi dan pengembangan program yang telah berjalan.
“Mudah-mudahan program yang bisa disinergikan nanti dapat kita tingkatkan bersama berdasarkan program yang sudah berjalan dan hasil evaluasi yang ada,” ujar Sodik.
Di sisi lain, Pimpinan Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI, Saidah Sakwan, M.A. mengatakan sinergi antara BAZNAS RI, pemerintah daerah, dan BAZNAS daerah perlu terus diperkuat agar program pengelolaan zakat dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
“Sinergi ini penting untuk memastikan potensi zakat yang ada di daerah dapat dikelola secara optimal dan diterjemahkan menjadi program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Saidah.
Sementara itu, Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat mengatakan Pemkab Wonosobo terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dan aparatur pemerintah dalam menunaikan zakat. Menurutnya, penguatan kepercayaan terhadap pengelolaan BAZNAS menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan penghimpunan zakat di daerah.
“Kalau nanti kita bisa menggerakkan UPZ di semua desa di Kabupaten Wonosobo, saya optimistis penghimpunan zakat akan semakin meningkat. Dengan pengelolaan zakat yang lebih optimal, kita bisa memperluas program pendidikan dan pemberdayaan masyarakat sehingga rata-rata lama sekolah di Kabupaten Wonosobo meningkat dan pada gilirannya kemiskinan berkurang,” kata Afif.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us