BAZNAS RI dan Dubes Palestina Bahas Peta Jalan Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza (Dok. BAZNAS RI/Humas)
BAZNAS RI dan Dubes Palestina Bahas Peta Jalan Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza
24/02/2026 | Humas BAZNAS RIBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Duta Besar Palestina untuk Indonesia H.E. Abdalfatah A.K. Alsattari membahas peta jalan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Gaza dalam pertemuan yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (23/2/2026).
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menegaskan, kolaborasi strategis ini dilakukan untuk memastikan bantuan bagi rakyat Palestina tersalurkan secara lebih efektif, berkelanjutan, dan menjangkau sektor-sektor krusial.
Audiensi tersebut menyoroti krisis kemanusiaan yang melanda Gaza sekaligus merumuskan langkah konkret kerja sama antara BAZNAS dan Kedutaan Besar Palestina. Kolaborasi ini dirancang untuk menyasar kebutuhan mendesak, mulai dari pemenuhan logistik pangan hingga penyediaan beasiswa pendidikan bagi pelajar Palestina.
Kiai Noor menegaskan, dukungan bangsa Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina merupakan amanah kemanusiaan yang bersifat permanen dan berkelanjutan. Ia menyatakan, BAZNAS berkomitmen menjaga nyala harapan di Gaza melalui penyaluran bantuan yang tidak terputus.
“Komitmen kami untuk membantu Palestina tidak akan pernah surut dan terus kami upayakan berlangsung hingga saat ini tanpa henti. Setiap paket bantuan yang sampai ke tangan mereka kami distribusikan dengan penuh ketulusan,” ujarnya.
Kiai Noor memaparkan berbagai tantangan logistik dan blokade yang kerap menghambat laju bantuan, khususnya di wilayah Gaza. Melalui koordinasi erat dengan Kedutaan Besar Palestina, diharapkan lahir mekanisme penyaluran yang lebih lancar, termasuk penguatan akses beasiswa bagi pelajar Palestina yang selama ini menghadapi kendala birokrasi.
“Kami akan terus mendistribusikan bantuan yang sering kali dilakukan dengan air mata yang menetes melihat penderitaan saudara-saudara kita di sana,” tambahnya.
Sementara itu, Duta Besar Palestina H.E. Abdalfatah A.K. Alsattari mengungkapkan kondisi krisis di Gaza yang ia sebut lebih buruk dari dampak bom nuklir di Jepang. Dari korban yang selamat, sekitar 40 persen di antaranya kehilangan anggota tubuh, di mana mayoritas adalah perempuan dan anak-anak.
“Orang-orang di Gaza kini tidak lagi memiliki rumah, tidak ada kamar tidur, dapur, ruang tamu, bahkan kamar mandi. Mereka telah menghancurkan 85 persen rumah penduduk," katanya.
Abdalfatah juga menyampaikan salam dari Presiden dan rakyat Palestina kepada masyarakat Indonesia serta mengapresiasi keberpihakan Indonesia terhadap Palestina selama ini.
“Indonesia berdiri di sisi kami dengan sangat kuat. Sejujurnya saya terkejut ketika tiba di sini; dua hari setelah kedatangan, saya bertemu dengan beberapa wanita di hotel. Ketika mereka tahu saya dari Gaza, mereka mulai menangis. Mereka bahkan belum tahu bahwa saya adalah Duta Besar, mereka hanya tahu saya dari Gaza,” kenangnya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mokhamad Mahdum, Ph.D.; Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, M.A.; Pimpinan Bidang SDM, Keuangan, dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani; Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc., M.A., CFRM.; Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec.; Sekretaris Utama Dr. KH. Subhan Cholid, Lc., M.A.; Deputi I Bidang Pengumpulan H. M. Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM.; serta Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us