BAZNAS RI Perkuat Transformasi Digital Pengelolaan Zakat Bersama GivePlease. (Dok. BAZNAS RI/Humas)
BAZNAS RI Perkuat Transformasi Digital Pengelolaan Zakat Bersama GivePlease
23/06/2026 | Humas BAZNAS RIBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI membuka peluang kolaborasi dengan platform donasi internasional GivePlease sebagai bagian dari upaya memperkuat transformasi digital pengelolaan zakat dan meningkatkan capaian pengumpulan zakat nasional. Pertemuan tersebut berlangsung di Jakarta, Senin (22/6/2026).
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengapresiasi inisiatif GivePlease yang menawarkan integrasi teknologi digital untuk mendukung penguatan sistem pengelolaan zakat di Indonesia. Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi zakat nasional yang masih sangat besar.
Sodik menjelaskan, potensi zakat di Indonesia diperkirakan mencapai ratusan triliun rupiah, namun realisasi penghimpunannya hingga saat ini masih relatif rendah. Karena itu, penguatan sistem digital menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan efektivitas pengumpulan zakat.
“Dan yang paling penting adalah kita harus menggali potensi, katakanlah, nilainya sekitar Rp400 triliun, dan realitasnya baru mencapai 8 persen,” ujar Sodik.
Ia menambahkan, transformasi digital menjadi kebutuhan penting bagi BAZNAS untuk meningkatkan kinerja pengelolaan zakat, termasuk dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan zakat yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi. Kehadiran GivePlease diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem digital yang lebih modern dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Hanya sekali lagi, kami sangat amat memerlukan sistem ini untuk tadi mewujudkan potensi yang baru tercapai hanya 8 persen,” kata Sodik.
Sementara itu, Business Development Director GivePlease, Harmidi Ismail, menjelaskan bahwa pihaknya menawarkan platform donasi dan pengumpulan dana yang ramah syariah dan dirancang untuk melengkapi infrastruktur yang telah dimiliki BAZNAS. Menurutnya, GivePlease tidak berperan sebagai payment gateway, melainkan sebagai mitra teknologi yang dapat mendukung peningkatan capaian penghimpunan zakat.
Harmidi mengatakan, teknologi yang dikembangkan GivePlease telah diterapkan di sejumlah negara, termasuk Singapura dan Malaysia. Dengan pengalaman tersebut, pihaknya optimistis dapat berkontribusi dalam membantu BAZNAS mengoptimalkan potensi zakat Indonesia yang sangat besar.
“Jadi, yang ini kami kemari ini bukan untuk jual service. Bukan untuk sebagai vendor, tidak. Tapi, ingin berkolaborasi. Kami berminat untuk investasi. Dan tujuannya pasti untuk meningkatkan capaian zakat,” ujar Harmidi.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Deputi I Bidang Pengumpulan BAZNAS RI H. M. Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM., Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi Achmad Setio Adinugroho, serta Direktur Kajian dan Pengembangan Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D. Sementara itu, rombongan GivePlease dipimpin oleh Chief Executive Officer sekaligus Co-Founder Sachin Jain, Managing Director sekaligus Co-Founder Adam Lindsay, Business Development Director Harmidi Ismail, dan Strategic Advisory Director Dato’ HJ Amran Hazali.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us