BAZNAS RI Perkuat Mutu Sekolah Cendekia Melalui Inovasi dan Kolaborasi. (Dok. BAZNAS RI)
BAZNAS RI Perkuat Mutu Sekolah Cendekia Melalui Inovasi dan Kolaborasi
01/07/2026 | Humas BAZNAS RIBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mendorong pengembangan Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) melalui semangat "Beyond Excellence" dengan memperkuat inovasi, kolaborasi, serta tata kelola yang akuntabel untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memperluas dampaknya bagi masyarakat.
Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Sekolah Cendekia BAZNAS Tahun 2026 bertema "Beyond Excellence: Berinovasi, Berkolaborasi, dan Berdampak" yang diselenggarakan secara daring, Selasa (30/6/2026).
Rapat kerja tersebut dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., Kepala Sekolah Cendekia BAZNAS Ahmad Kamaluddin Afif, S.Pi., M.M., Gr., beserta jajaran manajemen dan tenaga pendidik SCB.
Dalam arahannya, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menegaskan, pengembangan SCB tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus tetap menjaga nilai-nilai spiritual yang menjadi karakter utama sekolah.
Menurutnya, terdapat satu nilai khas yang tidak boleh ditinggalkan dalam pengelolaan SCB, yakni penguatan aspek spiritualitas dan ilahiah yang berjalan beriringan dengan ikhtiar lahiriah maupun batiniah.
"Pembiayaan SCB berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah. Ini adalah amanah besar yang harus kita jaga dengan sebaik-baiknya melalui optimalisasi kinerja yang berkelanjutan," ujar Idy.
Ia menambahkan, rapat kerja ini menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di lingkungan SCB. Proses pendidikan di SCB, lanjutnya, merupakan bagian dari pembekalan dan kaderisasi generasi muda agar memiliki bekal yang kuat sebelum terjun ke tengah masyarakat.
"Kita jadikan SCB ini sebagai kawah candradimuka bagi insan-insan muda sebelum mereka terjun ke masyarakat luas," ucapnya.
Lebih lanjut, Idy mengungkapkan, BAZNAS saat ini tengah mengupayakan penyelesaian izin operasional jenjang SMA sebagai bagian dari pengembangan SCB. Untuk mendukung rencana tersebut, BAZNAS akan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak.
"Kami akan melakukan pendekatan kepada para muzaki, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), maupun lembaga strategis lainnya untuk mengajak mereka berinfak, bersedekah, atau berzakat dalam bentuk pembangunan gedung asrama SMA tersebut," jelasnya.
Idy juga mengapresiasi kemajuan SCB yang terus menunjukkan tren positif. Menurutnya, hal itu terlihat dari meningkatnya kepercayaan masyarakat, khususnya para muzaki, untuk menyalurkan dana sosial melalui program pendidikan SCB.
"Selain itu, kita juga patut bersyukur atas capaian para alumni. Pada kelulusan yang lalu, banyak di antara mereka yang diterima di perguruan tinggi ternama. Capaian ini menjadi kebanggaan kita semua sekaligus salah satu indikator keberhasilan lembaga ini," ujarnya.
Sementara itu, Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., menyampaikan, untuk menjaga agar SCB betul-betul dapat mengamalkan prinsip "Beyond Excellence", orientasi harus tertuju pada dampak dan hasil.
"Kita harus meningkatkan budaya kerja yang semakin profesional, terus berinovasi, dan tidak melupakan kolaborasi. Perbaikilah tata kelola agar lebih efektif dan akuntabel. Hal ini sangat penting, terutama terkait dengan prestasi siswa dan aspek keuangan," ujar Imdadun.
Imdadun berharap, rapat kerja ini menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat kekompakan, mengacu pada visi dan misi, serta menyelaraskan langkah.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Sekolah Cendekia BAZNAS Ahmad Kamaluddin Afif, S.Pi., M.M., Gr., menyampaikan esensi dari beyond excellence dalam pengembangan SCB akan diwujudkan secara nyata melalui delapan transformasi perubahan strategis, mulai dari penguatan karakter adab hingga digitalisasi sekolah berbasis kecerdasan buatan (AI).
"Kita harus meningkatkan karakter santri, mutu lulusan, inovasi, ekspansi dan pengembangan ekosistem SCB, digitalisasi sekolah yang terintegrasi, akselerasi akreditasi, pembudayaan program Adiwiyata menuju sekolah hijau (green school), serta pengembangan kapasitas guru," jelasnya.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us