Dokumentasi BAZNAS RI
BAZNAS RI Maksimalkan Peran UPZ untuk Optimalkan Penghimpunan Ramadhan
29/01/2026 | Humas BAZNAS RIBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berupaya untuk terus memaksimalkan peran unit pengumpul zakat (UPZ) dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat dan sedekah selama Ramadhan 1447 Hijriah.
Hal ini dikemukakan pada kajian rutin BAZNAS RI pada selasa pagi yang diselenggarakan Pusdiklat BAZNAS RI dan dapat disaksikan secara daring melalui kanal YouTube resmi BAZNAS TV.
Pada sesi kali ini, BAZNAS RI mengambil tema “Integrasi UPZ dengan Laku Pandai Syariah dalam Memaksimalkan Fundraising Ramadhan”
Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Badan Amil Zakat (BAZNAS) RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., Ph.D mengatakan, UPZ merupakan garda terdepan dalam pengumpulan zakat infak dan sedekah di desa-desa maupun di masjid-masjid.
Melalui kajian selasa pagi hari ini, dengan menghadirkan narasumber dari BAZNAS Kabupaten Ciamis, Nadratuzzaman berharap BAZNAS provinsi maupun daerah dapat bersama-sama belajar bagaimana cara BAZNAS Kabupaten Ciamis mengoptimalkan peran UPZ di daerah Ciamis.
“Bagaimana sih mereka mengelola? Terus mereka juga menggunakan laku pandai syariah seperti apa sih? kita ambil ilmunya dan kalau bisa kita copy keberhasilan BAZNAS Ciamis, lalu kita sesuaikan dengan kondisi daerah kita,” ujar Nadratuzzaman saat membuka acara kajian selasa pagi melalui BAZNAS TV, Selasa (27/1/2026).
Sekretaris BAZNAS Kabupaten Ciamis, Dr. Kikin Mutakin, M.Pd, menyebutkan permasalahan ekonomi yang ada di masyarakat saat ini sangat beragam. Mulai dari mereka yang terjebak pinjaman online, hutang karena judi online, belum lagi dikejar-kejar rentenir.
“Ini menjadi sebuah kegelisahan dan kekhawatiran. Maka dari landasan pemikiran ini menjadi sebuah motivasi bagi kami untuk bagaimana caranya mencetak atau mentransformasi mustahik menjadi muzaki,” ujar Kikin.
Karena itu di BAZNAS Ciamis, kata dia, tiap-tiap UPZ memiliki grade yang berbeda dan peran yang berbeda pula. Misalnya 38 UPZ grade A (pengumpulan di atas 10 juta) diproyeksikan menjadi UPZ piloting dalam pemberdayaan masyarakat dan ekonomi umat, serta menjadi calon kampung zakat.
Kemudian 36 UPZ di grade B (pengumpulan 5-10 juta), dan 191 UPZ di grade C (pengumpulan di bawah 5 juta) diproyeksikan untuk pengentasan kemiskinan ekstrem.
Wakil Ketua II dan IV BAZNAS Kabupaten Ciamis, Dr. H. Iif Taufiq El Haque, MH.Kes, berbagi strategi penghimpunan dan pendayagunaan yang dilakukan oleh BAZNAS Ciamis. Salah satunya BAZNAS Kabupaten Ciamis tidak melupakan cara konvensional dalam penghimpunan ZIS.
“Di bulan Ramadhan kami memiliki Gerakan Infak Ramadhan yang sudah dilaksanakan selama 9 tahun, yaitu mengajak masyarakat menyisihkan sebagian hartanya secara sukarela yang dibayarkan bersama dengan zakat fitrah,” ujar Iif Taufiq.
Iif Taufiq menjelaskan, Gerakan Infak Ramadhan ini misalnya, jika zakat fitrahnya Rp37.500, maka ditambah infak Ramadan Rp2.500, sehingga totalnya Rp 40.000. Alhamdulillah, kata dia, masyarakat Ciamis sudah terbiasa dengan gerakan ini selama bertahun-tahun dan mereka tahu infak mereka akan disalurkan menjadi apa.
“Mereka sudah tahu Gerakan Infak Ramadan ini khusus untuk pembangunan rumah layak huni,” ujar Iif Taufiq.
-------------
Informasi Pusdiklat 0822-2706-0666
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us