BAZNAS RI Bersama BAZNAS Gunungkidul Salurkan Berbagai Bantuan bagi Masyarakat Prasejahtera

BAZNAS RI Bersama BAZNAS Gunungkidul Salurkan Berbagai Bantuan bagi Masyarakat Prasejahtera. (Dok. BAZNAS)

BAZNAS RI Bersama BAZNAS Gunungkidul Salurkan Berbagai Bantuan bagi Masyarakat Prasejahtera

10/07/2026 | Humas BAZNAS RI

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Gunungkidul menyalurkan sejumlah bantuan, mulai dari sektor pendidikan, sosial hingga pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat prasejahtera di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pengentasan kemiskinan.

Adapun bantuan yang diberikan mencakup santunan bagi 1.042 anak yatim piatu, bantuan BAZNAS Microfinance Masjid tahap pertama untuk empat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid, pembangunan 41 unit Rumah Layak Huni BAZNAS, pembangunan 29 unit sarana sanitasi, serta bantuan biaya kuliah bagi mahasiswa Universitas Gunungkidul yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.HI., M.Si., bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Gunungkidul Mustangid kepada Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih di Bangsal Sewokoprojo, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad menegaskan, bantuan tersebut merupakan komitmen BAZNAS dalam memastikan zakat yang dititipkan oleh para muzaki dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

"BAZNAS terus berupaya menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi. Kami ingin zakat menjadi instrumen yang mampu meningkatkan kualitas hidup mustahik secara berkelanjutan," ujar Idy.

Menurut Idy, keberhasilan penyaluran program-program tersebut tidak terlepas dari sinergi yang baik antara BAZNAS dengan pemerintah daerah. Ia juga mengapresiasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Gunungkidul.

Idy menilai capaian BAZNAS Gunungkidul menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat mampu memperkuat pelayanan kepada masyarakat. 

Lebih lanjut, Idy mengatakan, potensi zakat di Gunungkidul masih sangat besar dan dapat terus dioptimalkan untuk membantu mengatasi berbagai persoalan sosial.

"Inilah yang disebut sinergi. Jika pemerintah daerah benar-benar menggandeng BAZNAS, berbagai problem sosial di masyarakat dapat tertangani dengan baik. Kabupaten Gunungkidul menjadi bukti nyata bagaimana kepala daerah memberikan dukungan penuh kepada BAZNAS," ujar Idy.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan apresiasi atas kinerja BAZNAS yang dinilai mampu mengelola dana umat secara produktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Endah mengatakan, zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi, perbaikan kualitas hunian, hingga mendukung ketahanan pangan.

"Zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar meringankan beban masyarakat, tetapi menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat, kualitas hunian, hingga ketahanan pangan," kata Endah.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat dirasakan semakin luas dan berkelanjutan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Gunungkidul,  Mustangid menyampaikan, penyaluran berbagai bantuan tersebut tidak terlepas dari keberhasilan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Gunungkidul yang terus meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

"Jika pada tahun 2021 total penghimpunan zakat masih berada di angka Rp1,9 miliar, kini nilainya telah mencapai Rp6,4 miliar," ujarnya.

Mustangid menjelaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul serta tingginya partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkungan pendidikan, dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS.

Ia menambahkan, dana ZIS yang berhasil dihimpun kemudian disalurkan ke berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ