BAZNAS Ajak LAZ Perkuat Sinergi demi Dampak Pengelolaan Zakat yang Lebih Optimal

BAZNAS Ajak LAZ Perkuat Sinergi demi Dampak Pengelolaan Zakat yang Lebih Optimal. (Dok. BAZNAS RI/Humas)

BAZNAS Ajak LAZ Perkuat Sinergi demi Dampak Pengelolaan Zakat yang Lebih Optimal

31/07/2026 | Humas BAZNAS RI

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak seluruh lembaga amil zakat (LAZ) di Indonesia memperkuat sinergi dan integrasi agar pengelolaan zakat memberikan dampak yang lebih optimal bagi masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., saat menghadiri Resepsi Milad ke-24 LAZISMU bertema "Integrasi Menguatkan Dampak" di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Zainut menyampaikan apresiasi atas kiprah LAZISMU selama 24 tahun dalam mengembangkan zakat, infak, sedekah, dan filantropi Islam di Indonesia.

"Atas nama pimpinan BAZNAS RI, kami menyampaikan selamat Milad ke-24 kepada LAZISMU. Semoga LAZISMU terus tumbuh menjadi lembaga amil zakat yang amanah, profesional, transparan, dan semakin luas memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Zainut.

Ia menegaskan, potensi zakat nasional yang sangat besar hanya dapat dioptimalkan apabila seluruh lembaga pengelola zakat membangun kolaborasi yang kuat.

"Terdapat lima aspek yang perlu diperkuat, yaitu integrasi kelembagaan, data, program, sumber daya, dan pengukuran dampak agar pengelolaan zakat semakin efektif, tepat sasaran, serta mampu mendorong mustahik menjadi mandiri hingga bertransformasi menjadi muzaki," kata Zainut.

Menurutnya, sinergi antarlembaga juga perlu diiringi dengan penguatan kapasitas amil zakat. Ia mengatakan, amil saat ini tidak hanya bertugas menghimpun dan menyalurkan dana, tetapi juga harus mampu merancang program pemberdayaan, mengelola risiko, serta memanfaatkan teknologi dalam pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Zainut mendorong penguatan kehadiran lembaga zakat hingga tingkat desa, kelurahan, masjid, sekolah, dan kampus agar lebih responsif dalam menangani persoalan kemiskinan, kebencanaan, dan ketimpangan sosial.

"BAZNAS RI berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan membuka ruang sinergi yang lebih luas dengan LAZISMU dalam penguatan data, pengembangan program, peningkatan kapasitas amil, respons kebencanaan, hingga pengentasan kemiskinan," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., menekankan bahwa kepercayaan publik merupakan fondasi utama bagi lembaga pengelola zakat. Karena itu, LAZISMU perlu terus memperkuat tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Haedar mengatakan, kebiasaan masyarakat dalam menunaikan zakat dan berfilantropi sangat dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan terhadap lembaga pengelola. Oleh sebab itu, akuntabilitas pengelolaan dana, ketepatan sasaran penyaluran, serta kepatuhan terhadap prinsip syariah dan regulasi harus terus dijaga agar lembaga zakat semakin kokoh sebagai instrumen pemberdayaan umat dan bangsa.

Resepsi Milad ke-24 LAZISMU turut dihadiri perwakilan Kementerian Agama RI, pengurus LAZISMU Pusat, pimpinan lembaga filantropi, akademisi, serta insan media.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ