BAZNAS Beri Pendidikan Gratis kepada Zedan untuk Meraih Cita

  • Diposting oleh : Markom BAZNAS
  • Tanggal : 05/10/2021
  • Zedan Ramadhan, siswa Sekolah Cendekia BAZNAS (Foto: BAZNAS)


    Namanya Zedan Ramadhan, siswa Sekolah Cendekia BAZNAS berusia 14 tahun asal Sukabumi, Jawa Barat. Di usianya yang masih belia, Zedan harus kehilangan sang ayah yang meninggal dunia karena sakit.

     

    Pikirannya berkecamuk, dia khawatir tak dapat melanjutkan pendidikan lantaran tiadanya sosok ayah yang mencari nafkah, karena ibunya adalah seorang ibu rumah tangga. Zedan memang memiliki kakak yang membiayai kehidupan harian, namun masih dirasa kurang karena banyaknya kebutuhan. 

     

    Di tengah ketidakpastian akan akses pendidikan, keajaiban pun datang ketika ibu Zedan mendapat informasi dari temannya jika Sekolah Cendekia BAZNAS sedang membuka seleksi beasiswa. Sekolah binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) itu merupakan sekolah unggulan bebas biaya dan berasrama bagi dhuafa berprestasi, di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

     

    Ibunda Zedan merasa ini merupakan peluang terbaik untuk Zedan mendapat akses pendidikan yang bagus, karena Sekolah Cendekia BAZNAS fokus pada pendidikan adab islami, akademik, kewirausahaan serta kepemimpinan dan organisasi. Sekolah Cendekia BAZNAS merupakan bentuk implementasi dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat kepada BAZNAS, guna memberi pendidikan yang layak kepada para siswa dari keluarga kurang mampu, agar bisa tumbuh dan berkembang di masa depan.

     

    "Saya lalu mendaftar, kemudian ikut seleksi, alhamdulillah dimudahkan oleh Allah hingga berhasil masuk," kata Zedan dengan senyum merekah.

     

    Zedan mengaku sangat antusias untuk masuk Sekolah Cendekia BAZNAS karena ingin meringankan ibunya, selain itu Sekolah Cendekia BAZNAS juga sangat kompeten untuk membantunya meraih cita-cita Zedan yang mulia. "Saya ingin menjadi seorang guru," ujarnya.

     

    "Ibu saya menaruh harapan kepada saya untuk menjadi anak yang berhasil. Alhamdulillah Sekolah Cendekia BAZNAS menunjang saya untuk mencapai tujuan itu," kata Zedan.

     

    Berbagai perkembangan telah ia rasakan selama di Sekolah Cendekia BAZNAS. Salah satunya kini hafalan Al-Quran Zedan telah menuju 6 juz dan 55 hadis. Lingkungan Sekolah Cendekia BAZNAS sangat membantunya untuk terus menambah hafalan Quran dan meningkatkan sisi agama. 

     

    "Saya di sini alhamdulillah makin berkembang, hafalan bertambah, doa-doa dan hadis, serta perilaku kepada sesama," kata Zedan.

     

    Zedan sebenarnya memiliki potensi menonjol. Dia dikenal memiliki kecerdasan di atas rata-rata, mudah bergaul, dan kini turut mengikuti kegiatan ekstrakurikuler paskibraka dan silat. Dia juga pernah meraih gelar juara 1 dalam lomba membaca Al-Quran ketika duduk di bangku sekolah dasar. 

     

    "Saya sangat bersyukur, kini berada di lingkungan yang tepat. Melalui Sekolah Cendekia BAZNAS, saya bersungguh-sungguh ingin sukses, demi ibu saya. Alhamdulillah di sini sekolah gratis, jadi saya akan fokus terus belajar dengan baik dan giat untuk mengubah nasib keluarga saya. Apalagi sekarang ibu saya hidup sendiri sepeninggal ayah," ujar Zedan.

     

    Zedan berharap Sekolah Cendekia BAZNAS terus memberikan yang terbaik untuk anak-anak dhuafa sepertinya, sehingga anak-anak tidak kehilangan asa untuk menggapai cita-cita.

     

    "Semoga anak yang lain tidak putus asa dan bisa menggapai cita-cita. Sekolah Cendekia BAZNAS memberi banyak bantuan bermanfaat kepada kami melalui akses pendidikan gratis. Saya juga ingin berterima kasih kepada para donatur yang telah berdonasi melalui BAZNAS, dan membuka harapan dan menjaga mimpi kami. Semoga mereka dimudahkan rezekinya sehingga makin banyak anak yang akan terbantu," pungkas Zedan.

BAYAR ZAKAT