Usaha Pizza Rianto Terus Berkembang Bersama BAZNAS

Usaha Pizza Rianto Terus Berkembang Bersama BAZNAS

22/04/2026 | Humas BAZNAS RI

Di kawasan Matraman, Jakarta, aroma roti panggang dan lelehan keju dari “Papa Pizza” perlahan menarik perhatian para pelanggan. Siapa sangka, usaha kuliner sederhana ini kini menjadi penopang ekonomi keluarga sekaligus simbol keberhasilan pemberdayaan yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Transformasi usaha milik Rianto tidak terjadi dalam semalam. Sebelum bergabung dengan program BAZNAS Microfinance Desa (BMD), usaha yang ia jalankan masih terbatas, baik dari segi modal maupun pemasaran. Namun sejak 2023, titik balik itu datang. Melalui intervensi yang terarah—mulai dari bantuan modal, penyediaan fasilitas usaha seperti booth dan banner, hingga pendampingan intensif—BAZNAS mengambil peran penting dalam mengubah arah perjalanan usaha Rianto.

Kini, “Papa Pizza” bukan sekadar usaha rumahan. Berkat pembinaan berkelanjutan dari BAZNAS, Rianto mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas jangkauan pasar. Ia aktif mengikuti berbagai event kuliner, yang turut mendongkrak omzet bulanannya hingga mencapai Rp7 juta sampai Rp8 juta.

“Perubahannya sangat terasa. Setelah bergabung dengan BAZNAS, usaha kami berkembang signifikan. Pendapatan pun meningkat, apalagi ketika kami rutin ikut event,” ungkap Rianto.

Lebih dari sekadar suntikan modal, pendekatan BAZNAS menitikberatkan pada penguatan kapasitas pelaku usaha. Rianto mendapatkan pelatihan tentang strategi pemasaran, teknik pengemasan produk yang menarik, hingga pelayanan pelanggan yang efektif. Pendampingan ini menjadi fondasi penting dalam membangun loyalitas konsumen.

Di balik pertumbuhan tersebut, ada prinsip yang terus dipegang teguh oleh Rianto: menjaga kualitas. Ia memastikan setiap pizza dibuat dari bahan-bahan premium dengan cita rasa yang konsisten. Baginya, kualitas adalah kunci agar pelanggan tetap setia.

Dampak dari program ini tidak hanya terlihat pada peningkatan omzet, tetapi juga pada kualitas hidup keluarga Rianto. Usahanya kini mampu membiayai pendidikan anak hingga ke jenjang perguruan tinggi—sebuah capaian yang sebelumnya terasa sulit diraih.

“Banyak sekali yang saya pelajari selama dibina BAZNAS. Usaha kami berkembang, dan yang paling penting, sangat membantu keluarga. Alhamdulillah, saya bisa menyekolahkan anak sampai kuliah,” tuturnya penuh syukur.

Kisah Rianto menjadi cerminan nyata bagaimana zakat yang dikelola secara produktif dapat menghadirkan perubahan berkelanjutan. Melalui program BMD, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga membuka jalan kemandirian bagi para mustahik.

Di tangan yang tepat, zakat bukan sekadar bantuan—melainkan investasi sosial yang mampu mengubah kehidupan. Dan di Matraman, perubahan itu kini terasa hangat, tersaji dalam setiap potong “Papa Pizza.”

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ