Suami Terkena PHK, Yurmalita Bangkit Lewat ZChicken
Suami Terkena PHK, Yurmalita Bangkit Lewat ZChicken
18/09/2026 | Humas BAZNAS RIPemutusan hubungan kerja (PHK) yang dialami suaminya sempat mengubah kondisi ekonomi keluarga Yurmalita. Di tengah kebutuhan yang tetap berjalan, perempuan berusia 50 tahun itu memilih untuk tidak berdiam diri.
Bersama suaminya, Yurmalita mencari jalan untuk tetap memperoleh penghasilan. Pilihan itu akhirnya mengantarkannya pada usaha makanan yang kini menjadi bagian penting dalam upaya menjaga perekonomian keluarganya.
Semangat tersebut terlihat ketika Pendamping Program ZChicken BAZNAS Provinsi Jambi melakukan monitoring ke gerai ZChicken milik Yurmalita di Komplek Perumahan Puri Masurai II, Desa Mendalo, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi.
Bagi Yurmalita, dunia usaha sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Sejak 2021, ia telah menjalankan usaha jajanan olahan, seperti tekwan dan pempek. Dari usaha tersebut, ia perlahan membangun pelanggan sekaligus memperoleh pengalaman dalam mengelola bisnis kuliner.
Pengalaman itu kemudian menjadi bekal ketika kondisi keluarga mendorongnya untuk mencari sumber penghasilan tambahan.
Membaca Peluang di Lingkungan Sekitar
Yurmalita melihat lingkungan tempat tinggalnya sebagai peluang. Di kawasan perumahan tersebut, belum banyak usaha makanan sejenis yang tersedia. Ia pun memilih mengembangkan usaha ZChicken sebagai salah satu ikhtiar untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
Keputusan itu tidak datang tanpa pertimbangan. Pengalaman berjualan makanan sejak 2021 membuat Yurmalita sudah memahami bagaimana melayani pelanggan, menjaga kualitas makanan, dan mempertahankan kepercayaan pembeli.
Kini, usaha ZChicken tersebut telah berjalan kurang lebih satu tahun.
Hari-hari Yurmalita kembali diisi dengan aktivitas usaha. Ia berusaha mempertahankan pelanggan yang sudah ada sekaligus mengenalkan produknya kepada lebih banyak masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.
Perjalanan itu menjadi babak baru bagi Yurmalita dan keluarganya. Dari kondisi sulit akibat PHK, ia memilih untuk bangkit melalui usaha yang bisa dikerjakan dan dikembangkan secara bertahap.
“Saya berterima kasih kepada BAZNAS. Semoga ZChicken bisa menambah pendapatan keluarga,” ujar Yurmalita.
Ucapan tersebut sederhana, tetapi menyimpan harapan yang besar. Bagi Yurmalita, usaha bukan sekadar tentang berjualan dan mendapatkan keuntungan. Ada kebutuhan keluarga yang ingin dipenuhi, ada keinginan untuk terus bertahan, dan ada harapan agar kondisi ekonomi keluarga perlahan menjadi lebih baik.
Bangkit dengan Apa yang Dimiliki
Pengalaman Yurmalita menunjukkan bahwa perjalanan menuju kemandirian ekonomi sering kali dimulai dari hal-hal yang sederhana. Pengalaman berjualan, pelanggan yang telah terbentuk, serta keberanian membaca peluang menjadi bekal untuk melangkah kembali ketika keadaan berubah.
Program ZChicken BAZNAS hadir sebagai bagian dari proses pemberdayaan tersebut. Melalui pendampingan, mustahik tidak hanya memperoleh kesempatan untuk menjalankan usaha, tetapi juga didorong agar mampu mengembangkan usaha dan memperkuat sumber penghasilan keluarga.
Bagi Yurmalita, satu tahun menjalankan ZChicken adalah awal dari perjalanan yang masih panjang.
Ia terus belajar, menjaga pelanggan, dan berusaha mengembangkan gerainya. Di balik aktivitas tersebut, tersimpan sebuah ikhtiar sederhana: menjadikan usaha sebagai jalan untuk bangkit setelah keluarga menghadapi masa sulit.
Dari sebuah gerai di lingkungan perumahan di Muaro Jambi, Yurmalita menata kembali harapan. Ia percaya, selama masih ada kemauan untuk berusaha, selalu ada kesempatan untuk membuka jalan baru bagi keluarganya.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us