Semangat Ramadhan dan Ketangguhan Mhia Menguatkan Usaha ZChicken

Semangat Ramadhan dan Ketangguhan Mhia Menguatkan Usaha ZChicken

02/03/2026 | Humas BAZNAS

Ramadhan selalu menghadirkan kisah-kisah inspiratif tentang ketekunan, harapan, dan perjuangan. Di Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, semangat itu terpancar dari sosok Mhia — seorang perempuan tangguh yang tidak hanya mengurus keluarga, tetapi juga berjuang menguatkan ekonomi rumah tangga melalui usaha kuliner ZChicken.

Di tengah rutinitas domestik yang padat, Mhia tetap konsisten mengelola outlet ZChicken miliknya. Ketekunan dan kedisiplinannya menjadikan usaha kecil ini bukan sekadar tempat berjualan, melainkan sumber harapan bagi keluarganya.

“Saya ingin membantu kebutuhan keluarga tanpa meninggalkan peran saya di rumah. Usaha ini menjadi jalan ikhtiar yang saya jalani setiap hari,” tutur Mhia.

Dari Dapur Rumah Menuju Kemandirian Ekonomi

Menjalankan usaha sambil mengurus anak bukan perkara mudah. Mhia harus pandai membagi waktu antara menyiapkan dagangan dan memastikan kebutuhan keluarga terpenuhi. Namun, tekad kuat membuatnya terus bertahan dan berkembang.

Melalui program pemberdayaan ekonomi dari BAZNAS, Mhia memperoleh dukungan untuk mengembangkan usaha ZChicken. Bantuan ini tidak hanya berupa sarana usaha, tetapi juga pendampingan yang mendorong pelaku usaha kecil agar mampu mandiri dan berkembang.

Kini, outlet ZChicken miliknya menjadi titik aktivitas ekonomi yang hidup di lingkungan sekitar.

“Saya sangat bersyukur mendapat pendampingan. Tidak hanya modal usaha, tetapi juga semangat dan arahan agar usaha saya bisa terus maju,” ungkapnya.

Inovasi Menu: Strategi Menarik Pelanggan

Tidak berhenti pada penjualan ayam krispi, Mhia terus berinovasi. Ia menambahkan variasi menu seperti donat dan risoles untuk menarik lebih banyak pelanggan.

Strategi sederhana ini terbukti efektif, terutama selama bulan Ramadhan. Warga yang mencari takjil praktis dapat menemukan berbagai pilihan makanan dalam satu tempat.

Dalam satu hari, Mhia mampu menjual sekitar 10–15 potong ayam krispi dengan omzet rata-rata mencapai Rp300.000 per hari. Konsistensi rasa dan pelayanan menjadi kunci bertahannya pelanggan.

“Kalau pelanggan puas dengan rasa dan pelayanan, mereka pasti kembali lagi. Itu yang selalu saya jaga,” kata Mhia.

Ramadhan: Momentum Berkah dan Peningkatan Usaha

Memasuki bulan suci Ramadhan, semangat Mhia semakin terasa. Ia mempersiapkan dagangan lebih awal agar dapat melayani pelanggan yang membeli menu berbuka puasa.

Aroma ayam krispi yang menggoda, donat manis, dan risoles gurih menjadi pilihan favorit warga menjelang waktu berbuka. Kehadiran berbagai menu di outletnya memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk mendapatkan hidangan berbuka dalam satu lokasi.

“Ramadhan membawa berkah tersendiri. Permintaan meningkat dan saya merasa senang bisa membantu warga menyiapkan menu berbuka,” ujarnya.

Ramadhan bukan hanya bulan ibadah bagi Mhia, tetapi juga momentum peningkatan usaha yang membawa keberkahan.

Pendampingan BAZNAS: Menguatkan Motivasi dan Kualitas

Pendampingan yang dilakukan tidak berhenti pada bantuan usaha. Tim pendamping memberikan motivasi berkelanjutan agar Mhia tetap konsisten menjaga kualitas rasa, kebersihan, dan pelayanan.

Pendekatan ini penting karena keberlanjutan usaha kecil sangat bergantung pada kepuasan pelanggan. Dengan kualitas yang terjaga, pelanggan akan kembali, dan usaha pun terus bertumbuh.

Peran BAZNAS dalam mendampingi pelaku usaha seperti Mhia menunjukkan komitmen nyata dalam pemberdayaan ekonomi umat. Melalui dukungan yang tepat sasaran, para mustahik didorong bertransformasi menjadi pelaku usaha mandiri yang produktif.

Ketangguhan Perempuan, Kekuatan Keluarga

Semangat juang Mhia mencerminkan ketangguhan perempuan Indonesia. Ia membuktikan bahwa peran perempuan dalam keluarga tidak terbatas pada urusan domestik, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi.

Usaha yang dijalankannya tidak hanya memberikan tambahan penghasilan, tetapi juga menghadirkan rasa percaya diri, kemandirian, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Ramadhan sebagai Jalan Menuju Keberkahan

Kisah Mhia menjadi pengingat bahwa Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperkuat ibadah sekaligus meningkatkan produktivitas. Dengan kerja keras, kreativitas, dan dukungan dari berbagai pihak, bulan penuh berkah ini dapat menjadi momentum kebangkitan ekonomi keluarga.

“Saya berharap usaha ini terus berkembang dan bisa memberikan manfaat lebih besar bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” harap Mhia.

Melalui pendampingan dan pemberdayaan berkelanjutan, BAZNAS terus menghadirkan harapan bagi masyarakat agar mampu bangkit dan mandiri. Semangat Mhia membuktikan bahwa ketika tekad bertemu kesempatan, keberkahan tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga oleh lingkungan sekitarnya.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ