Perjuangan Ibu Sity Masytoh Merajut Asa Bersama ZChicken BAZNAS
Perjuangan Ibu Sity Masytoh Merajut Asa Bersama ZChicken BAZNAS
02/01/2026 | Humas BAZNASDi balik kepulan aroma ayam crispy yang menggoda di kawasan Blok M RS Helindo Baturaja Permai, Kelurahan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, tersimpan kisah perjuangan Ibu Sity Masytoh dalam menata harapan bersama program ZChicken BAZNAS.
Lebih dari satu tahun lalu, Ibu Sity Masytoh memulai langkahnya bersama program ZChicken BAZNAS. Perjalanan itu tentu tidak selalu mulus. Fluktuasi harga bahan baku, persaingan usaha, hingga keterbatasan modal menjadi tantangan yang harus dihadapi. Namun berkat pendampingan intensif dari BAZNAS, Ibu Sity perlahan menemukan ritme usaha yang tepat—mengelola produksi, menjaga kualitas, dan membangun kepercayaan pelanggan.
“Awalnya berat sekali, kadang sempat ragu bisa bertahan atau tidak. Tapi dari BAZNAS selalu ada pendampingan dan arahan, jadi saya pelan-pelan belajar mengelola usaha dengan lebih baik,” tutur Ibu Sity Masytoh.
Setiap hari, outlet ZChicken milik Ibu Sity mampu menjual sekitar 15 hingga 20 potong ayam crispy. Usaha dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan akan tutup ketika stok habis terjual. Konsistensi rasa menjadi kunci utama. Ayam crispy ZChicken dikenal gurih, renyah, dan diolah dengan standar kebersihan yang terjaga. Tak sedikit pelanggan yang kembali dan merekomendasikan, bahkan menyebut rasa ayam crispy buatan Ibu Sity sebagai salah satu yang terbaik di kawasan tersebut.
“Yang saya jaga itu rasanya, jangan sampai berubah. Kalau pelanggan sudah cocok, mereka pasti balik lagi,” ujarnya dengan senyum.
Pendampingan BAZNAS tidak berhenti pada aspek produksi. Dalam sesi monitoring, Ibu Sity juga berbagi cerita tentang bagaimana ia kini mulai menata keuangan usaha dengan lebih disiplin. Keuntungan disisihkan, ditabung, dan dikelola secara bertahap sebagai bagian dari perencanaan bisnis jangka panjang. Langkah kecil ini menjadi bukti bahwa BAZNAS tidak hanya membantu mustahik bertahan, tetapi juga mendorong lahirnya mindset wirausaha yang mandiri dan visioner.
“Sekarang saya belajar menyisihkan hasil jualan. Sedikit demi sedikit saya tabung, supaya usaha ini bisa berkembang dan tidak berhenti di sini,” kata Ibu Sity.
Harapan Ibu Sity pun tumbuh seiring perjalanan usahanya. Ia menyimpan mimpi besar untuk membuka cabang outlet ZChicken di masa depan. Dengan optimisme dan dukungan berkelanjutan dari BAZNAS, target membuka cabang pada tahun 2026 bukan lagi sekadar angan, melainkan tujuan yang sedang diperjuangkan.
“Mudah-mudahan tahun depan atau 2026 saya bisa buka cabang. Saya ingin usaha ini terus maju dan bisa lebih bermanfaat,” ungkapnya penuh harap.
Kisah Ibu Sity Masytoh menjadi potret nyata bagaimana dana zakat yang dikelola secara amanah melalui BAZNAS mampu menghadirkan keberkahan. Dari outlet kecil ayam crispy, lahir semangat bertahan, tumbuh, dan berbagi manfaat—bukan hanya bagi keluarga Ibu Sity, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us