Masjid Darurat BAZNAS Kembalikan Doa Khusyuk Para Penyintas Gempa NTT
Masjid Darurat BAZNAS Kembalikan Doa Khusyuk Para Penyintas Gempa NTT
01/09/2026 | Humas BAZNAS RISenja di Kayu Jati, Kelurahan Mbay 1, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, pada Minggu, 16 Agustus 2026, bergemuruh dalam keheningan yang berbeda. Kehadiran Masjid Darurat BAZNAS RI membawa secercah harapan baru bagi para penyintas bencana gempa besar di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sejak musibah gempa mengguncang pada Sabtu subuh lalu, warga tak lagi berani beribadah di bawah naungan atap bangunan lama. Rasa takut yang melanda memaksa mereka terpaksa bersujud di area terbuka beralaskan seadanya.
"Waktu kejadian gempa kemarin, bangunan itu tidak bisa dipakai lagi. Kami tak lagi punya tempat untuk bersujud dan salat di dalam," kenang Muhammad Yasin, warga RT 012 Kayu Jati, dengan tatapan pilu.
Trauma mendalam memang masih menyelimuti benak para warga saat mengingat detik-detik bencana tersebut. "Iya, kami trauma Pak. Pas kejadian subuh itu langsung sampai ada masjid darurat kami tidak salat di dalam lagi. Kami salat di luar," tambahnya.
Harapan akhirnya bersemi kembali saat Minggu sore ketika masjid darurat yang dibangun oleh Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) selesai dan siap digunakan. Berdirinya bangunan sederhana ini menjadi suaka spiritual untuk mengembalikan rasa aman jamaah.
Ketika azan Magrib membumbung tinggi meretas keheningan senja, momen Salat Magrib perdana berlangsung sarat usapan air mata. Di atas sajadah yang terbentang, linangan air mata jamaah menetes pasrah, melebur antara luka bencana dan rasa syukur mendalam karena akhirnya bisa kembali bersujud bersama dalam saf yang rapi.
Berdirinya Masjid Darurat An-Nahdah, yang menyimbolkan sebuah kebangkitan, hadir bak penawar dahaga spiritual. Tempat ini merawat kembali khusyuknya doa sekaligus menyalakan asa jiwa-jiwa penyintas yang sempat terguncang.
"Oh terima kasih dengan ini bantuan dari BAZNAS, kami terima kasih. Alhamdulillah luar biasa. Kami bisa salat lagi di dalam masjid," ungkapan haru Yasin menutup momen berharga tersebut.
Di balik kokohnya dinding Masjid Darurat An-Nahdah, terangkai uluran tangan ribuan kebaikan yang mengalir tenang. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengungkapkan benteng spiritual ini berdiri tegak berkat sinergi hangat masyarakat luas yang menyisihkan derma melalui peritel Indomaret. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa di tengah hempasan bencana, kepedulian tak pernah padam untuk merawat asa para korban.
Di tengah puing-puing yang tersisa, Sodik mengajak siapa pun agar tak berhenti melangitkan doa dan mengulurkan bantuan bagi saudara-saudara di tanah NTT. Setiap keping kepedulian yang dikirimkan, menurutnya, adalah jembatan untuk memulihkan kembali duka dan meringankan ketakutan batin para penyintas.
"Semoga Allah SWT senantiasa menganugerahkan kekuatan, kesabaran, serta ketabahan bagi seluruh saudara kita di NTT dalam menghadapi ujian ini," tutur Sodik.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us