Konsistensi Arfawati Mengembangkan Outlet ZChicken di Bulan Ramadhan

Konsistensi Arfawati Mengembangkan Outlet ZChicken di Bulan Ramadhan

17/03/2026 | Humas BAZNAS RI

Sore itu, suasana di Desa Bina’basa, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa, mulai terasa lebih hidup. Menjelang waktu berbuka puasa, aktivitas warga semakin ramai. Di salah satu sudut desa, aroma ayam goreng yang gurih mulai tercium dari sebuah outlet sederhana bertuliskan ZChicken. Di balik kesibukan itu, tampak sosok perempuan yang tak henti melayani pembeli dengan senyum ramah—dialah Ibu Arfawati.

Bulan Ramadhan menjadi momen yang sangat berarti bagi Ibu Arfawati. Bukan hanya sebagai waktu memperbanyak ibadah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk terus mengembangkan usaha kecil yang kini menjadi sumber penghidupan keluarganya.

Beberapa waktu lalu, pendamping program kembali melakukan monitoring ke outlet ZChicken milik Ibu Arfawati. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan usaha yang dijalankannya sekaligus memberikan dukungan dan motivasi agar usaha tersebut terus tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Menyesuaikan Usaha dengan Ritme Ramadhan

Memahami kebutuhan masyarakat selama bulan puasa, Ibu Arfawati melakukan penyesuaian dalam jam operasional usahanya. Jika pada hari biasa ia membuka usaha sejak siang hari, selama Ramadhan ia memilih membuka outlet mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WITA.

Waktu tersebut dipilih agar masyarakat dapat dengan mudah membeli menu ZChicken untuk hidangan berbuka puasa maupun makan malam bersama keluarga.

Menjelang sore, pembeli mulai berdatangan. Sebagian datang untuk membeli beberapa potong ayam sebagai menu berbuka, sementara yang lain memesan dalam jumlah lebih banyak untuk dinikmati bersama keluarga.

Kesibukan itu membuat outlet kecil milik Ibu Arfawati hampir tak pernah sepi saat menjelang magrib.

Konsistensi yang Menginspirasi

Di balik kesibukan itu, tersimpan kisah perjuangan yang tidak sederhana. Ibu Arfawati merupakan salah satu mustahik penerima manfaat program ZChicken, sebuah program pemberdayaan ekonomi yang bertujuan membantu masyarakat meningkatkan kemandirian melalui usaha kuliner.

Sejak awal mendapatkan kesempatan tersebut, Ibu Arfawati bertekad menjalankannya dengan sungguh-sungguh. Ia percaya bahwa setiap peluang yang datang adalah amanah yang harus dijaga dengan kerja keras dan rasa syukur.

Bagi Ibu Arfawati, usaha ini bukan sekadar tempat berjualan ayam goreng. Lebih dari itu, ZChicken menjadi pintu harapan bagi keluarganya untuk memiliki kehidupan ekonomi yang lebih baik.

Dengan penuh ketekunan, ia terus menjaga kualitas rasa, kebersihan, serta pelayanan kepada pelanggan. Hal-hal sederhana itulah yang membuat usahanya semakin dikenal oleh masyarakat sekitar.

Penjualan yang Terus Bertumbuh

Berkat konsistensinya, usaha yang dijalankan Ibu Arfawati perlahan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Dalam satu hari, ia mampu menjual sekitar 50 hingga 70 potong ayam. Jumlah tersebut tentu menjadi capaian yang cukup baik bagi usaha kuliner skala kecil di lingkungan desa.

Tidak hanya penjualan langsung di outlet, Ibu Arfawati juga kerap menerima pesanan khusus untuk menu buka puasa. Beberapa warga bahkan memesan dalam jumlah banyak untuk acara buka bersama keluarga atau kegiatan di lingkungan sekitar.

Hal ini menjadi tanda bahwa kepercayaan masyarakat terhadap usaha yang dijalankan Ibu Arfawati semakin meningkat.

“Alhamdulillah, sekarang sudah mulai banyak yang mengenal ZChicken di sini,” ujar Ibu Arfawati dengan senyum penuh syukur.

Dukungan dan Pendampingan yang Berkelanjutan

Kehadiran pendamping program dalam kegiatan monitoring menjadi salah satu bentuk perhatian agar usaha para penerima manfaat dapat terus berkembang.

Dalam kunjungan tersebut, pendamping tidak hanya memantau perkembangan usaha, tetapi juga memberikan motivasi dan apresiasi atas kegigihan Ibu Arfawati.

Menurut pendamping, konsistensi yang ditunjukkan oleh Ibu Arfawati merupakan contoh nyata bahwa program pemberdayaan dapat memberikan dampak positif apabila dijalankan dengan kesungguhan.

Kisahnya menjadi bukti bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar dukungan modal, melainkan juga sarana untuk membuka peluang kemandirian ekonomi bagi keluarga mustahik.

Semangat yang Menular

Semangat yang dimiliki Ibu Arfawati perlahan mulai menginspirasi masyarakat di sekitarnya. Banyak warga yang melihat bagaimana ia dengan tekun menjalankan usaha setiap hari, bahkan di tengah kesibukan bulan Ramadhan.

Bagi sesama penerima manfaat program, kisah Ibu Arfawati menjadi motivasi bahwa keberhasilan tidak datang secara instan. Dibutuhkan kesabaran, kerja keras, serta keyakinan bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membuahkan hasil.

Dengan langkah-langkah kecil yang dijalani setiap hari, ia membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari keberanian untuk mencoba dan konsistensi untuk terus bertahan.

Harapan untuk Masa Depan

Perjalanan usaha Ibu Arfawati tentu masih panjang. Namun semangat yang ia miliki menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh.

Ia berharap usaha ZChicken yang dijalankannya dapat terus berkembang, sehingga tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga membuka peluang bagi orang lain di sekitarnya.

Sementara itu, program ZChicken diharapkan dapat terus menjadi jembatan bagi para mustahik untuk bangkit dan meningkatkan taraf hidup mereka.

Di tengah suasana Ramadhan yang penuh berkah, kisah Ibu Arfawati menjadi pengingat bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan ketekunan dan rasa syukur dapat menghadirkan harapan baru.

Dari sebuah outlet sederhana di Desa Bina’basa, semangat itu terus menyala—menghidupkan mimpi, menguatkan harapan, dan menginspirasi banyak orang untuk tidak pernah menyerah dalam memperjuangkan kehidupan yang lebih baik.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ