Inovasi Indah, Hadirkan Menu Ayam Geprek Berbuah Manis
Inovasi Indah, Hadirkan Menu Ayam Geprek Berbuah Manis
05/06/2026 | Humas BAZNAS RIDi tengah persaingan usaha kuliner yang semakin ketat, kemampuan membaca selera pasar menjadi faktor penting bagi pelaku usaha mikro untuk bertahan dan berkembang. Hal inilah yang dilakukan oleh Indah Lestari, penerima manfaat Program ZChicken dari BAZNAS, yang sukses menghadirkan inovasi menu ayam geprek dan menjadikannya salah satu favorit pelanggan di Kota Jambi.
Berawal dari usaha ZChicken yang dikelolanya di Kelurahan Telanaipura, Kecamatan Telanaipura, Indah terus berupaya mencari cara agar usahanya tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu menjangkau lebih banyak konsumen. Dalam perjalanan tersebut, ia mendapat dukungan penuh dari sang abang, Imam, yang turut membantu operasional usaha setiap hari.
Melihat tren masyarakat yang gemar menyantap makanan pedas, Indah dan Imam kemudian mengembangkan menu ayam geprek sebagai varian baru dari produk ZChicken. Langkah sederhana namun tepat sasaran itu ternyata mendapat respons positif dari pelanggan. Dengan pilihan level sambal yang beragam, menu ayam geprek mereka mampu menarik minat berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga pekerja.
“Alhamdulillah, pelanggan cukup banyak yang menyukai menu ayam geprek karena bisa memilih level sambal sesuai keinginan,” ujar Indah.
Harga yang ramah di kantong, mulai dari Rp13.000 hingga Rp15.000 per porsi, menjadi nilai tambah yang membuat menu tersebut semakin diminati. Perpaduan rasa gurih ayam, sambal yang dapat disesuaikan tingkat kepedasannya, serta pelayanan yang ramah menjadikan gerai ZChicken milik Indah memiliki pelanggan yang terus bertambah.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran BAZNAS melalui Program ZChicken yang memberikan akses usaha sekaligus pendampingan kepada para pelaku usaha mikro. Program ini mendorong mustahik dan masyarakat prasejahtera untuk memiliki usaha produktif yang mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
Melalui dukungan program tersebut, Indah tidak hanya memperoleh kesempatan untuk memulai usaha, tetapi juga termotivasi untuk terus berinovasi mengikuti kebutuhan pasar. Hasilnya, gerai ZChicken yang dikelolanya kini mampu mencatat omzet harian sekitar Rp350.000 hingga Rp400.000.
Capaian itu menjadi bukti bahwa bantuan produktif yang disertai pendampingan dapat membuka peluang bagi pelaku usaha mikro untuk berkembang. BAZNAS tidak hanya menghadirkan modal usaha, tetapi juga membangun semangat kemandirian ekonomi melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Pendamping Program ZChicken Provinsi Jambi mengapresiasi kegigihan Indah dan Imam dalam mengelola usaha. Menurutnya, kolaborasi keluarga yang kuat serta keberanian menghadirkan inovasi produk menjadi faktor penting yang mendorong pertumbuhan usaha mereka.
Kisah Indah Lestari menunjukkan bahwa dengan kerja keras, kreativitas, dan dukungan program pemberdayaan dari BAZNAS, pelaku usaha mikro mampu menciptakan peluang ekonomi yang menjanjikan. Dari sebuah gerai ZChicken sederhana di Telanaipura, lahirlah menu ayam geprek yang kini menjadi andalan sekaligus sumber penghidupan yang terus berkembang bagi keluarga mereka.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us