Di Tengah Kabut Asap, Jubaidah Tetap Menjaga Harapan Bersama ZChicken

Di Tengah Kabut Asap, Jubaidah Tetap Menjaga Harapan Bersama ZChicken

03/09/2026 | Humas BAZNAS RI

Kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi tak hanya mengaburkan pandangan. Bagi sebagian warga, kondisi cuaca ekstrem juga menjadi tantangan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mencari nafkah.

Namun, di tengah udara yang tak bersahabat itu, sebuah gerobak usaha di Kelurahan Selamat, Kecamatan Danau Sipin, tetap menjadi tempat tumbuhnya harapan.

Di sanalah Jubaidah menjalankan usaha ZChicken, usaha yang ia bangun dengan dukungan program pemberdayaan mustahik dari BAZNAS RI. Bagi Jubaidah, usaha tersebut bukan sekadar tempat menjual makanan. ZChicken menjadi salah satu tumpuan untuk menjaga keberlangsungan ekonomi keluarganya.

Setiap hari, ia berusaha memastikan usahanya tetap berjalan. Ketika kondisi cuaca tidak menentu dan kabut asap membuat aktivitas masyarakat ikut terdampak, Jubaidah memilih untuk tidak menyerah.

Ia terus mencari cara agar pelanggan tetap datang.

Tak hanya mengandalkan menu utama ZChicken, Jubaidah menambah pilihan makanan dan minuman agar pembeli memiliki lebih banyak alternatif. Aneka minuman, bubur ayam, hingga telur congkel melengkapi dagangannya.

Strategi itu menjadi bagian dari upayanya membaca kebutuhan pelanggan. Baginya, mempertahankan usaha berarti harus mau mencoba dan beradaptasi.

Jubaidah juga memanfaatkan teknologi digital untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Melalui aplikasi daring, dagangannya tidak hanya menunggu pelanggan datang ke lokasi. Pesanan dapat diterima dari pelanggan yang berada lebih jauh, sekaligus membuka peluang peningkatan nilai transaksi.

Langkah sederhana tersebut perlahan memberikan hasil.

Dari usaha yang dijalankannya di kawasan yang cukup strategis itu, Jubaidah mampu mencatat omzet sekitar Rp400.000 hingga Rp500.000 per hari. Dari angka tersebut, rata-rata keuntungan yang diperoleh mencapai sekitar Rp150.000 setiap harinya.

Bagi sebuah usaha kecil, capaian itu bukan sekadar angka. Di baliknya ada ketekunan, keberanian mencoba hal baru, dan kemauan untuk terus belajar menghadapi perubahan.

Terlebih, perjalanan Jubaidah tidak berlangsung dalam situasi yang selalu mudah. Cuaca ekstrem dan kabut asap menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi. Ketika keadaan memaksa banyak orang untuk membatasi aktivitas di luar rumah, ia tetap berusaha mencari celah agar roda usahanya terus berputar.

Dari sepiring ayam hingga pesanan yang datang melalui aplikasi, Jubaidah menunjukkan bahwa pemberdayaan tidak berhenti pada pemberian bantuan modal atau sarana usaha. Ketika kesempatan itu dipadukan dengan kemauan untuk bekerja keras dan beradaptasi, bantuan dapat tumbuh menjadi sumber penghasilan yang memberi dampak nyata bagi keluarga.

Kisah Jubaidah juga memperlihatkan wajah lain dari perjuangan pelaku usaha kecil. Mereka mungkin menjalankan usaha dari tempat sederhana, tetapi setiap hari berhadapan dengan tantangan yang tidak sederhana.

Di tengah kabut asap yang mengurangi jarak pandang, Jubaidah justru terus melihat jauh ke depan.

Ia ingin ZChicken yang dijalankannya bukan hanya mampu bertahan, tetapi terus berkembang. Sebab baginya, setiap pesanan yang datang, setiap pelanggan yang kembali, dan setiap keuntungan yang berhasil dikumpulkan adalah bagian dari perjalanan untuk membangun kehidupan keluarga yang lebih baik.

Di tengah cuaca yang ekstrem dan keadaan yang serba tak pasti, Jubaidah memilih satu hal yang masih bisa ia kendalikan: terus bergerak.

Dan dari usaha kecil itulah, harapan terus tumbuh.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ