Dari Panasnya Dumai, Fitri Meracik PeluangBersama ZChicken
Dari Panasnya Dumai, Fitri Meracik Peluang Bersama ZChicken
17/06/2026 | Humas BAZNAS RIDi tengah teriknya cuaca Kota Dumai, banyak orang memilih mencari tempat teduh dan segelas minuman dingin untuk melepas dahaga. Namun bagi Fitri (40), pemilik outlet ZChicken di Jalan Makmur, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, 'Dumai, Riau, panasnya cuaca justru menjadi peluang usaha yang membawa berkah.
Setiap hari, outlet yang dikelolanya melayani pelanggan sejak pukul 08.00 hingga 23.00 WIB. Dengan jam operasional yang panjang, Fitri berhasil menjangkau berbagai segmen pelanggan, mulai dari warga yang mencari sarapan, pelajar saat jam makan siang, hingga masyarakat yang ingin menikmati makanan pada malam hari.
Penjualan ayam goreng di outletnya terbilang stabil. Dalam sehari, sekitar 30 hingga 40 potong ayam terjual, angka yang relatif sama dengan bulan sebelumnya. Meski belum mengalami lonjakan signifikan, omzet harian tetap terjaga di kisaran Rp400 ribu hingga Rp500 ribu.
Rahasia di balik kestabilan tersebut ternyata bukan hanya pada menu utama ayam goreng. Fitri jeli membaca kebutuhan pelanggan yang hidup di kota dengan suhu udara cukup panas. Aneka minuman dingin seperti es teh dan lemon tea menjadi produk pelengkap yang memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan harian outlet.
“Penjualan ayam stabil di angka 30–40 potong per hari. Alhamdulillah tidak banyak naik turun. Omzet Rp400 ribu sampai Rp500 ribu sehari juga banyak terbantu dari penjualan minuman. Dumai panas, jadi minuman dingin paling banyak dicari pelanggan,” ujar Fitri.
Kemampuan beradaptasi menjadi kunci yang terus dipegangnya dalam menjalankan usaha. Alih-alih mengeluhkan kondisi cuaca, ia memilih menyesuaikan strategi penjualan dengan kebiasaan konsumen. Baginya, memahami kebutuhan pelanggan jauh lebih penting daripada melawan keadaan.
“Cuaca tidak bisa dilawan. Yang bisa dilakukan adalah mengikuti kebutuhan pelanggan. Karena itu kami terus menyediakan produk yang memang mereka cari,” katanya.
Semangat untuk berkembang juga terus menyala. Di tengah capaian yang sudah cukup baik, Fitri masih memiliki target yang ingin diwujudkan. Ia berharap penjualan ayam di outletnya dapat meningkat hingga menembus 50 potong per hari.
Target tersebut bukan sekadar angka, melainkan cerminan optimisme seorang pelaku usaha yang percaya bahwa peluang selalu ada bagi mereka yang mau beradaptasi. Dari panasnya Dumai, Fitri membuktikan bahwa tantangan bisa diubah menjadi sumber rezeki, selama pelaku usaha mampu membaca situasi dan menghadirkan solusi yang dibutuhkan pelanggan.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us