Dari Gerobak ZChicken di Pekanbaru, Bapak Rahman Bangkit Bersama BAZNAS
Dari Gerobak ZChicken di Pekanbaru, Bapak Rahman Bangkit Bersama BAZNAS
09/01/2026 | Humas BAZNASDi tengah padatnya aktivitas Kota Pekanbaru, tepatnya di Jl. Dagang, Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi, aroma ayam goreng renyah dari gerobak ZChicken selalu menggoda siapa pun yang melintas. Di balik kepulan asap dan suara minyak mendesis itu, berdiri sosok sederhana bernama Bapak Rahman — mitra ZChicken binaan BAZNAS yang membuktikan bahwa kerja keras, konsistensi, dan dukungan yang tepat mampu mengubah hidup.
Hampir satu tahun terakhir, Bapak Rahman menekuni usaha ZChicken dengan penuh kesungguhan. Setiap hari, sejak pukul sembilan pagi hingga sembilan malam, ia setia melayani pelanggan tanpa mengenal hari libur. Di tengah terik matahari dan hujan yang sesekali turun, gerobaknya tetap berdiri kokoh, menjadi saksi perjuangan seorang ayah yang ingin menghadirkan masa depan lebih baik bagi keluarganya.
“Kalau mau usaha berkembang, ya harus serius. Tidak boleh setengah-setengah,” ujar Bapak Rahman sambil membalik ayam goreng di penggorengan.
Tak hanya menjual ayam goreng ZChicken yang gurih dan renyah, Bapak Rahman juga melengkapi dagangannya dengan minuman pop ice yang digemari anak-anak hingga orang dewasa. Perpaduan menu sederhana itu terbukti ampuh menarik pelanggan. Dalam sehari, ia mampu menjual sekitar 20 hingga 30 potong ayam — angka yang terbilang baik untuk usaha mikro yang dirintis dari nol.
Namun, bukan hanya soal omzet yang membuat usaha Bapak Rahman istimewa. Setiap pekan, ia rutin menerima pesanan “Jumat Berkah” dari masjid-masjid di sekitar lokasi berjualan. Pesanan itu biasanya dibagikan kepada jamaah dan masyarakat yang membutuhkan. Dari gerobak kecil di pinggir jalan, Bapak Rahman ikut menjadi bagian dari gerakan kebaikan yang menebar manfaat.
“Alhamdulillah, saya bersyukur sekali. Selain bisa mencari nafkah, saya juga bisa ikut berbagi lewat pesanan Jumat Berkah,” katanya dengan mata berbinar.
Perjalanan Bapak Rahman tidak lepas dari peran BAZNAS yang hadir memberi dukungan dan pendampingan melalui program pemberdayaan ekonomi umat. Melalui ZChicken, BAZNAS tidak hanya memberikan peluang usaha, tetapi juga membangun kemandirian mustahik agar mampu bangkit dan berdiri di atas kaki sendiri.
Bagi Bapak Rahman, ZChicken bukan sekadar usaha, melainkan jalan perubahan. Dari sebelumnya yang serba terbatas, kini ia memiliki penghasilan lebih stabil dan kepercayaan diri untuk terus melangkah.
“Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS yang sudah memberi kesempatan dan mendampingi saya. Program ini benar-benar membantu kami untuk mandiri,” tuturnya.
Kisah Bapak Rahman adalah potret nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS mampu menjelma menjadi kekuatan ekonomi umat. Dari tangan-tangan para muzaki, lahir gerobak-gerobak harapan yang menghidupi keluarga, menggerakkan roda ekonomi, sekaligus menebar keberkahan di tengah masyarakat.
Di balik renyahnya ayam ZChicken di Jl. Dagang, tersimpan cerita perjuangan, ketekunan, dan peran besar BAZNAS dalam memberdayakan umat. Dan setiap potong ayam yang terjual, bukan hanya menghadirkan rasa lezat, tetapi juga menyuguhkan harapan akan masa depan yang lebih baik.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us