Dari Garasi Rumah, Tumbuh Harapan Bersama BAZNAS
Dari Garasi Rumah, Tumbuh Harapan Bersama BAZNAS
12/08/2026 | Humas BAZNAS RIDi sebuah rumah sederhana di Perumahan Syafira, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, sebuah garasi perlahan berubah menjadi ruang tumbuh bagi harapan sebuah keluarga.
Di sanalah Ahmad Bahruddin menjalankan toko kelontong miliknya. Garasi rumah yang masih dalam proses cicilan itu disulap menjadi tempat menyimpan dan menjajakan berbagai kebutuhan sehari-hari. Tidak besar, tetapi dari tempat sederhana itulah Bahruddin berusaha menjemput rezeki dan menjaga keluarganya tetap bertahan.
Setiap hari, ia menjalani rutinitas sebagai pedagang dengan tekun. Bagi Bahruddin, toko kecil tersebut bukan sekadar tempat mencari penghasilan. Di balik rak-rak berisi kebutuhan pokok, tersimpan harapan untuk membayar cicilan rumah, memenuhi kebutuhan keluarga, dan memastikan pendidikan kedua anaknya tetap berjalan.
Namun, perjalanan itu tidak selalu mudah.
Keterbatasan modal membuat Bahruddin kesulitan menambah stok barang. Padahal, semakin lengkap barang yang tersedia, semakin besar pula peluang toko berkembang. Keinginan untuk maju ada, tetapi kemampuan untuk menambah modal masih terbatas.
Di tengah kondisi tersebut, hadir BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Sampang.
Melalui program pembiayaan Qardhul Hasan, BAZNAS memberikan dukungan permodalan kepada Bahruddin untuk mengembangkan usaha. Bantuan tersebut bukan sekadar tambahan dana, tetapi menjadi kesempatan bagi Bahruddin untuk memperluas usaha yang telah dirintisnya dari garasi rumah.
Modal yang diterima dimanfaatkan untuk menambah stok barang dagangan. Perlahan, toko menjadi lebih lengkap. Perputaran usaha pun semakin baik. Dari sebuah garasi sederhana, tumbuh sebuah ikhtiar yang memberikan penghasilan bagi keluarga.
“Alhamdulillah, bantuan modal dari BAZNAS sangat membantu saya mengembangkan toko. Dulu terkendala modal untuk menambah barang. Setelah mendapat bantuan, usaha saya bisa berkembang. Saya sangat bersyukur karena dari usaha ini bisa membantu kebutuhan keluarga dan biaya sekolah anak-anak,” tutur Bahruddin.
Bagi Bahruddin, dukungan BAZNAS bukan hanya tentang nominal bantuan. Lebih dari itu, ada kepercayaan dan kesempatan yang diberikan untuk membuat dirinya mampu berdiri di atas usaha sendiri.
Kini, hasil dari toko kelontong tersebut turut membantu membayar cicilan rumah, memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta membiayai pendidikan kedua anaknya. Sebuah perubahan yang mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki arti besar bagi keluarga Bahruddin.
Di balik kisah itu, ada peran para muzaki yang menunaikan zakat dan mempercayakannya untuk dikelola melalui BAZNAS. Zakat yang ditunaikan tidak berhenti sebagai bantuan konsumtif, tetapi dapat dihadirkan dalam bentuk dukungan produktif yang membantu masyarakat membangun sumber penghidupan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan dan kepercayaan yang diberikan kepada saya. Terima kasih kepada BAZNAS dan terutama kepada para muzaki yang telah menunaikan zakatnya. Mungkin bagi muzaki zakat itu adalah kewajiban, tetapi bagi kami, zakat yang disalurkan melalui BAZNAS menjadi jalan untuk berusaha dan memperbaiki kehidupan keluarga. Semoga kebaikan para muzaki dibalas Allah dengan keberkahan yang berlipat,” ujar Bahruddin.
Kisah dari garasi rumah ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar tidak selalu bermula dari sesuatu yang besar. Kadang, ia tumbuh dari sebuah usaha kecil, modal yang terbatas, dan keberanian untuk terus mencoba.
BAZNAS hadir untuk menguatkan ikhtiar tersebut—menghubungkan zakat dari para muzaki dengan mereka yang membutuhkan dukungan untuk bangkit. Melalui pemberdayaan ekonomi seperti BMD, zakat diupayakan menjadi energi yang tidak hanya membantu hari ini, tetapi juga membuka jalan menuju kemandirian di masa depan.
Dari garasi rumah Bahruddin, harapan itu tumbuh. Dari zakat para muzaki, kesempatan untuk bangkit hadir. Dan dari usaha kecil yang terus dijalankan dengan penuh syukur, sebuah keluarga menemukan alasan untuk menatap masa depan dengan lebih optimistis.
Sebab, ketika zakat dikelola dengan amanah dan diberikan dalam bentuk pemberdayaan, ia bukan hanya meringankan beban—tetapi juga dapat menyalakan harapan dan membuka jalan menuju kemandirian.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us