Zmart BAZNAS Bantu Tingkatkan Omzet Warung Miarti hingga Dua Kali Lipat
Program Zmart yang diinisiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha mikro. Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Miarti, pemilik warung kelontong binaan Zmart yang juga berprofesi sebagai guru madrasah diniyah.
Dalam kesehariannya, Miarti dikenal dekat dengan masyarakat sekitar, khususnya para santri dan wali murid yang kerap berbelanja di warung miliknya. Kedekatan tersebut menjadi salah satu modal penting dalam mengembangkan usahanya.
Sebelum menerima bantuan program Zmart, omzet warung Miarti berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per hari. Pendapatan tersebut dinilai belum cukup untuk mendukung pengembangan usaha maupun memenuhi kebutuhan keluarga secara optimal.
Setelah bergabung dalam program Zmart, Miarti memperoleh pendampingan usaha, penataan ulang toko, serta penguatan branding warung agar lebih menarik dan nyaman bagi pelanggan. Berbagai upaya tersebut memberikan hasil yang signifikan terhadap perkembangan usahanya.
Saat ini, omzet harian warung Miarti meningkat menjadi Rp300 ribu hingga Rp350 ribu per hari. Pada momen tertentu, omzet bahkan dapat mencapai Rp500 ribu per hari. Peningkatan tersebut didukung oleh tata kelola usaha yang lebih baik serta pelayanan yang ramah sehingga pelanggan merasa nyaman berbelanja.
Secara keseluruhan, omzet usaha Miarti meningkat sekitar 133 persen hingga 200 persen dibandingkan sebelum menerima manfaat program Zmart. Capaian ini menunjukkan bahwa program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan BAZNAS RI mampu memperkuat kapasitas usaha mikro dan meningkatkan kesejahteraan mustahik.
Miarti menyampaikan rasa syukur atas bantuan dan pendampingan yang diberikan melalui program Zmart. Ia berharap usahanya dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi keluarga serta masyarakat di sekitarnya.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us