Peternak Binaan BAZNAS Sumedang Terapkan Sistem Rak Penirisan Hijauan
Semangat inovasi terus bermunculan dari para peternak mustahik binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Balai Ternak Jatimekar, Kampung Jatigede, Desa Cijeungjing, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang. Udin Samsudin, salah satu peternak tangguh di balai tersebut, baru saja merampungkan pembuatan rak penirisan hijauan yang ditempatkan secara strategis di bagian atas kandang.
Keunggulan utama dari penggunaan rak penirisan di atas kandang ini adalah kemampuannya dalam menjaga kualitas rumput agar tetap hijau segar dan tidak cepat layu. Dengan teknik ini, rumput hasil sabit hari sebelumnya tidak akan berubah warna menjadi merah atau kecokelatan akibat proses fermentasi yang salah atau penumpukan yang terlalu lembap. Sirkulasi udara yang lancar di bagian atas kandang memastikan suhu hijauan tetap terjaga, sehingga kandungan nutrisi di dalamnya tidak rusak sebelum dikonsumsi oleh ternak.
Selain menjaga kesegaran, fungsi krusial dari rak ini adalah untuk meniriskan kadar air berlebih dan sisa embun pada hijauan secara alami. Hal ini dilakukan untuk mencegah gangguan pencernaan pada hewan ternak, seperti penyakit kembung atau diare yang sering kali disebabkan oleh pemberian pakan yang terlalu basah. Dengan posisi penyimpanan yang menggantung, rumput juga terhindar dari risiko kontaminasi kotoran atau bakteri dari lantai kandang, sehingga kebersihan pakan lebih terjamin dan kesehatan 11 ekor ternak miliknya tetap prima.
Dedikasi Udin Samsudin dalam menerapkan inovasi teknis ini merupakan buah dari pendampingan intensif yang diberikan oleh BAZNAS melalui program Balai Ternak. Melalui kreativitas sederhana namun berdampak besar ini, Udin tidak hanya mampu menekan risiko kerugian akibat ternak yang sakit, tetapi juga menunjukkan kemandirian dalam mengelola aset peternakan secara profesional. Transformasi pola pikir ini menjadi bukti nyata bahwa pendampingan yang tepat dapat mengubah aspek teknis pemeliharaan tradisional menjadi lebih modern.
Pengelolaan zakat yang tepat sasaran melalui BAZNAS terbukti mampu mencetak peternak yang tidak hanya bekerja keras secara fisik, tetapi juga cerdas dalam berinovasi demi kedaulatan pangan. Keberhasilan Udin Samsudin diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi peternak mustahik lainnya di wilayah Sumedang untuk terus meningkatkan standar operasional kandang mereka. Dengan pakan yang berkualitas dan manajemen yang baik, program pemberdayaan ekonomi ini ditargetkan dapat meningkatkan taraf hidup para peternak secara berkelanjutan.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us