Petani Binaan BAZNAS Purbalingga Sukses Kembangkan Budidaya Kacang Panjang
Laeni, petani binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang tergabung dalam Gapoktan Citra, Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah sukses melakukan panen kacang panjang pada usia 40 hari setelah tanam dengan hasil panen mencapai 30 kilogram setiap dua hari sekali.
Pada musim tanam kali ini, Laeni tercatat telah melakukan 20 kali panen dengan harga jual Rp4.000 per kilogram dan omzet mencapai Rp2,4 juta. Budidaya kacang panjang ini menjadi pengalaman pertamanya menanam komoditas tersebut, dengan potensi panen diperkirakan mencapai 40 kali selama satu musim tanam. Proses panen dilakukan secara rutin bersama adiknya, Khoderi.
Budidaya kacang panjang dinilai menguntungkan karena memiliki permintaan pasar yang tinggi dan stabil serta menjadi salah satu sayuran yang banyak diminati masyarakat. Selain masa panennya yang relatif singkat, biaya perawatan tanaman juga lebih terjangkau. Dalam pengelolaannya, Ibu Laeni turut menerapkan penggunaan pupuk organik untuk mendukung kualitas hasil panen.
Keberhasilan Laeni menunjukkan bahwa sektor pertanian mampu menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan apabila dikelola secara optimal. Melalui pendampingan program lumbung pangan, BAZNAS terus mendorong peningkatan kapasitas petani binaan guna memperkuat kemandirian ekonomi dan kesejahteraan keluarga mustahik.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us