Hemat Biaya, Petani Lumbung Pangan BAZNAS Purbalingga Panen Perdana Gunakan Mesin
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendukung peningkatan efisiensi hasil panen Wiryo, salah satu petani program Lumbung Pangan di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah, yang kini beralih memanfaatkan mesin pemanen kombinasi (combine harvester).
Penggunaan teknologi pertanian modern ini terbukti mampu menekan biaya operasional panen secara signifikan dari Rp1.000.000,- menjadi hanya Rp400.000,- per 14.000 meter persegi jika dibandingkan dengan sistem pengerjaan manual tradisional.
Dari lahan sawah seluas 4.218 meter persegi yang ditanami varietas Inpari 32, Pak Wiryo berhasil mencatatkan total produktivitas gabah mencapai 3,2 ton dengan estimasi perolehan omzet sebesar Rp23.040.000,-.
Selain mempercepat waktu kerja dan menghemat pengeluaran tenaga kerja, penerapan mesin combine harvester juga efektif meminimalkan risiko kehilangan gabah selama proses perontokan sehingga hasil panen menjadi jauh lebih bersih dan berkualitas tinggi.
Pemanfaatan alokasi dana zakat untuk pengadaan alat pertanian modern ini diharapkan dapat terus mendorong profitabilitas serta memicu transformasi teknologi bagi para petani binaan lainnya di wilayah Purbalingga.
Â
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us