.
Rayakan Idul Adha, Teladani Kisah Nabi Ibrahim AS
14/07/2020 | AdminHari Raya Idul Adha yang jatuh setiap tahunnya pada tanggal 10 Dzulhijjah dan dirayakan oleh seluruh umat Muslim di dunia ini, tak bisa dilepas dari rangkaian ibadah yang lain berupa berkurban. Asal mula kurban, berasal dari kisah Nabi Ibrahim AS dengan anaknya Nabi Ismail.
Singkat Cerita, Nabi Ibrahim selama puluhan tahun tidak dikaruniani anak, setiap hari ia tak henti berdoa, memmohon kepada Allah SWT agar doanya dikabulkan. Pada akhirnya, setelah menunggu dengan kesabaran yang sangat, dan ketaatannya, Allah SWT mengabulkan doanya.
Lahirnya seorang anak yang diberinama Nabi Ismail, Nabi Ismail sangat dicintai oleh ayahnya yakni Nabi Ibrahim. Nabi Ismail tumbuh sebagai anak yang taat kepada ayahnya, dan Allah SWT. Namun, suatu hari, Nabi Ibrahim dalam tidurnya, ia bermimpi dapat perintah untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail.
Nabi Ibrahim sempat tak percaya mimpi tersebut, dan mengira itu datang dari setan, namun setelah meyakinkan diri, akhirnya ia mengikuti apa yang ia dapat dari mimpi itu. Nabi Ismail sendiri, juga tak menolaknya, ia patuh, berbakti kepada ayahnya dan taat karena perintah tersebut berasal dari Allah SWT.
Namun, pada saat Nabi Ibrahim akan menyembelih Nabi Ismail, Allah SWT langsung menggantinya dengan seekor domba besar. Inilah asal mula ibadah kurban dilaksanakan oleh seluruh umat Muslim di dunia. Nabi Ibrahim selalu sabar dan tak pernah putus asa berdoa, dan senantiasa mematuhi perintah-Nya.
Sudah sepatutnya, kesabaran dan ketaatan Nabi Ibrahim dalam menghadapi cobaan tersebut, perlu dicontoh dalam menjalani kehidupan yang sementara di dunia ini.
Quran Surat Ash-Shaffat Ayat 108-111 dijelaskan, Nabi Ibrahim adalah seorang yang sabar dan taat, buah dari kesabarannya itu, ia dilimpahkan kesejahteraan oleh Allah SWT. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian (yaitu). Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim. Demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yanng baik. Sesungguhnya ia termasuk orang-orang yang beriman.
Hukum melaksanakan ibadah kurban adalah sunnah yang mendekati wajib, wajib bagi umat-Nya yang telah dirahmati kelebihan rezeki oleh Allah SWT. Bagi mereka yang kurang mampu, kewajibannya adalah gugur. Tunaikan ibadah kurban, melalui program Kurban Online BAZNAS yang juga sekaligus membantu sesamanya dengan cara mengunjungi baznas.go.id/kurbanonline.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us