"https://baznas.go.id/179"
  • Tanggal : 06/09/2019
  • Diposting oleh : Admin

Selasa (3/9/2019), LPEM BAZNAS melakukan konsolidasi pendamping program Mustahik Pengusaha dan Zmart yang dihadiri oleh 9 Pendamping dari berbagai wilayah. Acara ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman pendamping tentang konsep dan teknis dari setiap program. Tak hanya pemahaman dasar tentang Usaha Mikro dan UMKM, penguatan strategi pun menjadi bahasan utama yang harus dipahami dan diterapkan oleh para pendamping.

Manajer Program, Deden Kuswanda menjelaskan bahwa terdapat 3 hal utama dalam strategi pengembangan usaha yang harus diterapkan oleh para pendamping, yaitu peningkatan kualitas SDM, Peningkatan kualitas usaha, dan pendampingan yang intensif. Hal ini bertujuan untuk mendorong ‘Kemandirian Usaha’ yang dimiliki oleh mustahik.

Pendampingan yang intensif dan terarah memang dibutuhkan untuk menciptakan komunitas yang kuat. Menurut Kepala Lembaga LPEM BAZNAS, Ajat Sudarjat, komunitas yang kuat memiliki ciri-ciri, yaitu tidak mudah diekploitasi dan dimanipulasi karena memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas tentang usaha yang dijalankan, kritis dalam melihat permasalahan sehingga tidak mengacuhkan perkembangan zaman dan pasar, teguh dan konsisten dalam mengembangkan usahanya, hal ini sangat diperlukan dalam menciptakan komunitas yang kuat, karena proses yang harus dijalani tidaklah singkat dan mudah, melainkan akan ada banyak masalah dan rintangan yang harus dicari solusinya bersama, dan yang terakhir adalah keterikatan yang tinggi dengan komunitas atau kelompoknya, ketika salah satu anggota memiliki kesulitan, maka kesulitan atau masalah tersebut akan terasa lebih mudah dicari solusinya yang tepat.

Berdasarkan acuan tersebutlah pendamping dituntut untuk lebih aktif dan bersinergi dengan mustahik dalam mengembangkan usaha mereka dan menjembatani lembaga dengan mustahik dalam memonitor dan evaluasi. Maka dari itu seorang pendamping haruslah memiliki sifat yang sabar dalam mendampingi berbagai mustahik yang memiliki berbagai karakter dan sifat, bersikap obyektif sehingga tidak memihak, mau akrab dan melebur dengan mustahik sehingga lebih leluasa dalam mendampingi, memiliki empati dan simpati sehingga mampu mendalami permasalahan yang ditemui mustahik, dan berpikir positif bahwa setiap permasalahan memiliki solusi.

“Kedepannya diharapkan para pendamping dapat lebih meningkatkan pendampingan dan monitoring secara intensif sehingga program yang dijalankan oleh LPEM BAZNAS dapat berjalan lebih baik dan lebih efektif, apalagi dengan adanya pelaporan yang lebih baik dapat membantu lembaga memonitor perkembangan usaha mustahik dengan lebih jelas dan kondusif”, Deden menambahkan.