Mereka Yang Berhak Menerima Daging Kurban

  • Diposting oleh : Admin
  • Tanggal : 29/06/2021
  • Sumber: BAZNAS RI


    Memotong hewan kurban pada hari raya Idul Adha merupakan ibadah sunnah bagi mereka yang mampu. Ada beragam manfaat yang bisa didapat dari berkurban, salah satunya saling berbagi dan memberi sesama manusia. Namun, yang perlu diperhatikan adalah proses pendistribusian daging kurban yang tepat sasaran. Siapa saja yang berhak menerima daging kurban?

     

    Shohibul Qurban

    Orang yang berkurban atau disebut shohibul qurban berhak mendapatkan 1/3 daging kurban. Dalam Hadis Riwayat Ahmad, Nabi Muhammad SAW bersabda “Jika di antara kalian berqurban, maka makanlah sebagian qurbannya” (HR Ahmad). 

    Namun ada yang perlu diingat, bahwa orang yang berkurban tidak boleh menjual kurban bagiannya, baik dalam bentuk daging, bulu, maupun kulit.

     

    Tetangga sekitar, teman, dan kerabat

    Daging kurban boleh dibagikan kepada kerabat, teman, dan tetangga sekitar meski mereka berkecukupan. Besarnya daging kurban yang diberikan adalah sepertiga bagian.

     

    Fakir miskin 

    Fakir miskin berhak mendapatkan daging hewan kurban. Salah satu tujuan dari berkurban adalah saling berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Fakir miskin mendapatkan jatah 1/3, dan shohibul kurban juga dapat menambahkan jatah hewan kurban untuk fakir miskin dari bagian kurbannya. Seperti firman Allah dalam QS. Al-Hajj ayat 28:

    “Makanlah sebagian dari daging kurban dan berikanlah kepada orang fakir.”

     

    BAZNAS juga memfasilitasi masyarakat yang ingin berkurban lewat Kurban Online BAZNAS. Anda tidak perlu keluar rumah dan bisa menunaikan kurban di mana saja. Cara cukup mudah, Anda bisa mengakses baznas.go.id/kurban lalu ikuti petunjuknya.

BAYAR ZAKAT