"https://baznas.go.id/176"
  • Tanggal : 04/09/2019
  • Diposting oleh : Admin

Tim LPEM BAZNAS melakukan asesmen kepada Adi (25) di tempat usaha sablon miliknya, di Pondok Aren, Tangerang Selatan pada hari Senin (2/9/2019). Adi memiliki usaha sablon yang saat ini sedang berkembang. Ia mengajukan bantuan dana zakat untuk modal usaha dan peralatan sablon yang dibutuhkan. Berdasarkan kelayakan dan dokumen yang lengkap, ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh Adi, pertama Tim LPEM melakukan asesmen untuk menilai langsung kelayakan usaha Mustahik, untuk selanjutnya diberikan bantuan berupa modal usaha dan peralatan yang dibutuhkan, serta diberikan pendampingan usaha sampai Adi bisa menjadi seorang Micropreneur Mandiri.

Berdasarkan Asesmen Tim LPEM, Saat ini Adi telah memberikan nama untuk brand usahanya, Rijek Sablon. Ia menuturkan bahwa setiap bulannya, ia mendapatkan order 200 hingga 400 buah kaos dan saat ini masih terus meningkat. Oleh karena itu, ia berharap bisa menjadi penerima manfaat program Mustahik Pengusaha BAZNAS untuk mengembangkan usahanya. 

Adi menjelaskan, bahwa ia telah merekrut pemuda-pemuda di kampung bebantenan untuk menjadi bagian dari usaha sablon miliknya. Hal ini ia tujukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya melalui para pemudanya.

“Saya sengaja mengikutsertakan pemuda untuk membantu proses penyablonan. Selain upah, para pemuda tersebut bisa mendapatkan skill dan mental usaha, ibu-ibu juga saya ikutsertakan untuk membantu mempacking kaos dikala order melimpah, upahnya cukup membantu untuk sekedar menambah uang jajan anaknya.” Ujar Mas Adi.