Asupan Cairan Saat Bulan Puasa Tak Melulu dari Air Putih

.

Asupan Cairan Saat Bulan Puasa Tak Melulu dari Air Putih

05/05/2020 | Admin

Saat sedang berpuasa, asupan cairan sangatlah penting untuk mencukupi kebutuhan tubuh agar tidak dehidrasi. Namun, yang harus diketahui, asupan cairan tak hanya berasal dari air putih.

 

Sebaiknya, pilihlah sayuran yang berkuah banyak ketimbang sayuran lalapan atau sayuran yang ditumis saat sahur dan berbuka. Menu sayur bening, sayur lodeh, sayur asem, mungkin bisa menjadi pilihan. Kuah sayur bisa lebih bertahan di tubuh karena mengantung elektrolit.

 

Begitu juga dengan buah, sebaiknya pilih yang mengandung air banyak seperti melon dan semangka, daripada buah-buahan yang biasa disajikan dalam bentuk salad.

 

Namun, ada hal yang perlu dicatat. Dalam mengonsumsi makanan ini saat sahur, akan membuat lebih sering berkemih di pagi hari. Tapi itu bukanlah sesuatu yang serius dan perlu dikhawatirkan. Beberapa ahli kesehatan memang menyarankan setidaknya minum air 2 liter atau delapan gelas per hari termasuk di bulan Ramadhan.

 

Namun, ini hanya takaran rata-rata. Batas minimal terletak pada berat badan masing-masing orang dan aktivitas yang dia lakukan. Manusia biasanya terhidrasi dengan baik ketika 40 cc setiap kilogram berat badannya dapat cairan. Jadi jika punya berat badan 50 kilogram, memang dianjurkan 2 liter air. Tetapi dari berat tubuh dipengaruhi, misal keringat yang keluar banyak.

 

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ