Zakat untuk Rumah Layak Huni Mustahik

Zakat untuk Rumah Layak Huni Mustahik

Zakat untuk Rumah Layak Huni Mustahik

16/08/2026 | Humas BAZNAS RI

Rumah bukan sekadar tempat untuk berlindung dari panas dan hujan. Bagi sebuah keluarga, rumah adalah tempat anak tumbuh, orang tua beristirahat, dan kehidupan sehari-hari berlangsung dengan rasa aman. Namun, bagi sebagian keluarga mustahik, memiliki hunian yang layak masih menjadi sebuah kebutuhan yang belum sepenuhnya terpenuhi.

Atap yang bocor, dinding yang rusak, lantai yang tidak memadai, hingga keterbatasan fasilitas sanitasi dapat membuat keluarga hidup dalam kondisi yang jauh dari kata aman dan sehat. Keadaan tersebut juga dapat memengaruhi kesehatan, kenyamanan, serta produktivitas anggota keluarga.

Di tengah kondisi tersebut, zakat dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan sesuai syariat, BAZNAS berupaya menghadirkan berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial, termasuk dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan hunian yang lebih layak.

Dengan menunaikan zakat melalui BAZNAS, masyarakat turut mengambil bagian dalam menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi keluarga mustahik.

Mengapa hunian layak penting bagi keluarga mustahik?

Hunian yang layak memiliki hubungan erat dengan kualitas kehidupan sebuah keluarga. Rumah yang aman dan sehat memberikan ruang bagi anggota keluarga untuk beristirahat, belajar, bekerja, dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.

Bagi keluarga berpenghasilan rendah, kondisi rumah yang tidak layak sering kali menjadi persoalan yang sulit diselesaikan. Penghasilan yang terbatas harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan keluarga lainnya sehingga perbaikan rumah sering kali belum menjadi prioritas.

Padahal, kondisi hunian yang buruk dapat meningkatkan berbagai risiko, mulai dari gangguan kesehatan akibat sanitasi yang kurang memadai hingga risiko keselamatan akibat struktur bangunan yang sudah rusak.

Karena itu, dukungan terhadap penyediaan hunian layak bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik sebuah rumah. Lebih dari itu, hunian yang layak dapat menjadi fondasi bagi keluarga untuk menjalani kehidupan dengan lebih sehat, aman, dan bermartabat.

Islam juga mengajarkan pentingnya kepedulian terhadap sesama. Allah SWT berfirman:

"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan." 

(QS. Al-Ma'idah <5>: 2)

Semangat tolong-menolong tersebut dapat diwujudkan melalui zakat yang dikelola dan disalurkan kepada pihak yang berhak. Ketika zakat memberikan manfaat dalam bentuk hunian yang lebih layak, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh satu orang, tetapi juga oleh seluruh anggota keluarga yang tinggal di dalamnya.

Mengenal Program Rumah Layak Huni BAZNAS

Upaya menghadirkan hunian yang lebih layak menjadi bagian dari perhatian BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui program Rumah Layak Huni, bantuan diarahkan untuk mendukung keluarga mustahik agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Bantuan hunian tidak hanya berorientasi pada perbaikan kondisi fisik rumah, tetapi juga diharapkan memberikan dampak terhadap kualitas kehidupan keluarga penerima manfaat.

Rumah yang lebih layak dapat memberikan ruang yang lebih aman bagi anak-anak untuk belajar, tempat yang lebih nyaman bagi keluarga untuk beristirahat, serta lingkungan yang lebih mendukung kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

Dalam konteks pemberdayaan, hunian yang layak juga dapat menjadi bagian dari proses peningkatan kesejahteraan keluarga. Ketika kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang aman terpenuhi, keluarga memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memusatkan perhatian pada kebutuhan lain, seperti pendidikan, kesehatan, maupun peningkatan pendapatan.

Di sinilah zakat menunjukkan perannya sebagai instrumen sosial ekonomi. Dana yang ditunaikan oleh muzaki dapat memberikan manfaat nyata bagi mustahik ketika dikelola secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

Melalui kepercayaan masyarakat, BAZNAS berupaya mengelola dana zakat secara amanah, profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Tunaikan Zakat untuk Membantu Hunian Mustahik

Memiliki rumah yang aman dan layak mungkin terlihat sederhana bagi sebagian orang. Namun, bagi keluarga mustahik, kesempatan untuk tinggal di hunian yang lebih baik dapat menjadi perubahan besar dalam kehidupan mereka.

Zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan, termasuk melalui program-program sosial dan pemberdayaan yang mendukung peningkatan kualitas hidup mustahik.

Menunaikan zakat kini juga semakin mudah. Masyarakat dapat menyalurkan zakat melalui kanal resmi BAZNAS, baik melalui layanan pembayaran zakat maupun rekening resmi yang tersedia.

Salah satu rekening resmi BAZNAS untuk pembayaran zakat adalah:

Bank Syariah Indonesia (BSI)

Nomor Rekening: 9555555400

Atas Nama: Badan Amil Zakat Nasional

Informasi mengenai pembayaran zakat dan daftar rekening resmi BAZNAS dapat diakses melalui:

• https://baznas.go.id/bayarzakat

• https://baznas.go.id/rekening

Untuk informasi lebih lanjut atau konfirmasi pembayaran zakat, masyarakat dapat menghubungi layanan BAZNAS melalui:

WhatsApp: https://wa.me/6281188821818

Email: [email protected]

Salurkan zakat Anda untuk membantu keluarga mustahik memiliki rumah layak.

Setiap zakat yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan kehidupan yang lebih aman, sehat, dan bermartabat bagi masyarakat yang membutuhkan, cukup klik link berikut ini: ZAKAT DI BAZNAS

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ