Wajib Tahu, Ini Amalan 10 Hari Terakhir Ramadhan yang Penting Dilakukan
Wajib Tahu, Ini Amalan 10 Hari Terakhir Ramadhan yang Penting Dilakukan
13/03/2026 | Humas BAZNAS RIAmalan 10 hari terakhir Ramadhan menjadi momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Pada fase terakhir bulan suci ini, Allah SWT memberikan kesempatan yang begitu besar bagi setiap muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah dan meraih pahala yang berlipat ganda. Tidak hanya itu, pada 10 malam terakhir Ramadhan juga terdapat malam yang sangat istimewa, yaitu Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
Karena keutamaannya yang luar biasa, Rasulullah SAW memberikan contoh bagaimana memaksimalkan amalan 10 hari terakhir Ramadhan dengan memperbanyak ibadah, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta meningkatkan ketakwaan. Oleh karena itu, umat Islam sangat dianjurkan untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini.
Artikel ini akan membahas berbagai amalan 10 hari terakhir Ramadhan yang penting dilakukan agar kita dapat meraih keberkahan dan pahala maksimal di penghujung bulan suci.
Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan
Sebelum membahas lebih jauh tentang amalan 10 hari terakhir Ramadhan, penting bagi kita untuk memahami keutamaan waktu yang sangat mulia ini.
Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh dalam beribadah ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan. Dalam sebuah hadits riwayat Imam Bukhari dan Muslim disebutkan:
“Apabila memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan, Rasulullah SAW menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, dan mengencangkan ikat pinggangnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Makna dari hadits tersebut menunjukkan bahwa 10 hari terakhir Ramadhan merupakan waktu yang sangat istimewa untuk meningkatkan ibadah. Bahkan Rasulullah SAW memberikan teladan untuk lebih serius dalam beribadah dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Hal ini karena pada waktu tersebut terdapat malam Lailatul Qadar yang disebut dalam Al-Qur’an:
“Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)
Oleh karena itu, memperbanyak amalan 10 hari terakhir Ramadhan menjadi langkah penting bagi umat Islam untuk meraih pahala yang luar biasa.
1. Memperbanyak Qiyamul Lail (Shalat Malam)
Salah satu amalan 10 hari terakhir Ramadhan yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak qiyamul lail atau shalat malam. Shalat malam yang dimaksud meliputi shalat tarawih, tahajud, dan witir.
Pada sepuluh malam terakhir, Rasulullah SAW bahkan menghidupkan hampir seluruh malamnya dengan ibadah. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya shalat malam sebagai bentuk kedekatan seorang hamba dengan Allah SWT.
Dengan melaksanakan qiyamul lail secara rutin pada 10 hari terakhir Ramadhan, seorang muslim memiliki peluang besar untuk mendapatkan keberkahan malam Lailatul Qadar.
2. I’tikaf di Masjid
I’tikaf merupakan salah satu amalan 10 hari terakhir Ramadhan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. I’tikaf berarti berdiam diri di masjid dengan niat beribadah kepada Allah SWT.
Tujuan dari i’tikaf adalah untuk menjauhkan diri dari kesibukan duniawi dan fokus sepenuhnya kepada ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta berdoa.
Dalam hadits riwayat Bukhari disebutkan bahwa Rasulullah SAW selalu melaksanakan i’tikaf pada 10 hari terakhir Ramadhan hingga beliau wafat.
Melalui i’tikaf, seorang muslim dapat lebih khusyuk menjalankan berbagai amalan 10 hari terakhir Ramadhan serta memperbesar peluang mendapatkan Lailatul Qadar.
3. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an merupakan amalan 10 hari terakhir Ramadhan yang tidak boleh ditinggalkan. Ramadhan sendiri dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an sehingga sangat dianjurkan untuk memperbanyak tilawah.
Banyak ulama yang meningkatkan intensitas membaca Al-Qur’an pada sepuluh hari terakhir. Bahkan sebagian ulama mampu mengkhatamkan Al-Qur’an beberapa kali dalam periode tersebut.
Selain membaca, umat Islam juga dianjurkan untuk memahami dan merenungkan makna ayat-ayat Al-Qur’an agar dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
4. Memperbanyak Dzikir dan Doa
Memperbanyak dzikir dan doa juga termasuk amalan 10 hari terakhir Ramadhan yang sangat dianjurkan.
Salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika mencari malam Lailatul Qadar adalah:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.)
Doa ini diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW kepada Aisyah RA ketika beliau bertanya tentang doa yang sebaiknya dibaca pada malam Lailatul Qadar.
Dengan memperbanyak dzikir dan doa, hati akan menjadi lebih tenang dan semakin dekat kepada Allah SWT.
5. Memperbanyak Sedekah
Sedekah juga termasuk amalan 10 hari terakhir Ramadhan yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW dikenal sebagai orang yang paling dermawan, dan kedermawanannya semakin meningkat ketika bulan Ramadhan.
Memberikan sedekah pada sepuluh hari terakhir memiliki nilai pahala yang sangat besar, terlebih jika dilakukan pada malam Lailatul Qadar.
Sedekah dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti:
-
Memberikan makanan untuk berbuka puasa
-
Membantu fakir miskin
-
Menyantuni anak yatim
-
Berdonasi untuk kegiatan sosial dan keagamaan
Dengan memperbanyak sedekah, seorang muslim tidak hanya mendapatkan pahala tetapi juga membantu sesama yang membutuhkan.
6. Memperbanyak Istighfar dan Taubat
Ramadhan adalah bulan pengampunan. Oleh karena itu, memperbanyak istighfar dan taubat merupakan amalan 10 hari terakhir Ramadhan yang sangat penting.
Setiap manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa. Sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah kesempatan terbaik untuk memohon ampun kepada Allah SWT agar dosa-dosa kita dihapuskan.
Istighfar dapat dibaca kapan saja, baik setelah shalat, ketika beraktivitas, maupun saat berdoa di malam hari.
7. Menghidupkan Malam Lailatul Qadar
Puncak dari amalan 10 hari terakhir Ramadhan adalah berusaha mendapatkan malam Lailatul Qadar. Malam ini diyakini terjadi pada salah satu malam ganjil di sepuluh malam terakhir, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29.
Pada malam tersebut, pahala ibadah yang dilakukan lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun.
Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan setiap malam pada 10 hari terakhir Ramadhan dengan berbagai ibadah seperti:
-
Shalat malam
-
Membaca Al-Qur’an
-
Berdzikir
-
Berdoa
-
Bersedekah
Dengan begitu, peluang untuk mendapatkan keberkahan Lailatul Qadar akan semakin besar.
Amalan 10 hari terakhir Ramadhan merupakan kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan oleh setiap muslim. Pada waktu yang sangat mulia ini, Allah SWT membuka pintu rahmat, ampunan, dan pahala yang berlipat ganda.
Beberapa amalan 10 hari terakhir Ramadhan yang penting dilakukan antara lain memperbanyak shalat malam, i’tikaf di masjid, membaca Al-Qur’an, berdzikir dan berdoa, bersedekah, memperbanyak istighfar, serta menghidupkan malam Lailatul Qadar.
Dengan menjalankan berbagai amalan 10 hari terakhir Ramadhan secara konsisten dan penuh keikhlasan, kita berharap dapat meraih keberkahan, pengampunan dosa, serta menjadi pribadi yang lebih baik setelah Ramadhan berakhir.
Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan untuk memaksimalkan ibadah pada 10 hari terakhir Ramadhan dan mempertemukan kita dengan malam Lailatul Qadar. Aamiin.
Mari sempurnakan 10 hari terakhir Ramadhan dengan berzakat di BAZNAS.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us