Wajib Tahu, Ini 3 Amalan Sunah di Bulan Safar

Wajib Tahu, Ini 3 Amalan Sunah di Bulan Safar

Wajib Tahu, Ini 3 Amalan Sunah di Bulan Safar

14/07/2026 | Humas BAZNAS RI

Bulan Safar merupakan salah satu dari dua belas bulan dalam kalender Hijriah yang sering kali disalahpahami oleh sebagian masyarakat. Masih ada anggapan bahwa bulan ini identik dengan kesialan, musibah, atau waktu yang tidak baik untuk melangsungkan berbagai aktivitas penting seperti pernikahan, pindah rumah, atau memulai usaha. Padahal, anggapan tersebut tidak memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam.

Sebagai seorang muslim, kita dianjurkan untuk berpegang teguh pada Al-Qur'an dan hadis sahih dalam menjalani kehidupan. Tidak ada satu pun dalil yang menyebutkan bahwa Bulan Safar adalah bulan sial. Sebaliknya, setiap waktu yang Allah ciptakan adalah baik apabila diisi dengan amal saleh dan ketaatan kepada-Nya.

Oleh karena itu, memahami Amalan Sunah di Bulan Safar menjadi hal yang penting. Meskipun tidak ada ibadah khusus yang diwajibkan atau disunahkan secara spesifik hanya pada Bulan Safar, umat Islam tetap dianjurkan memperbanyak berbagai amalan sunah yang bernilai pahala. Dengan begitu, Bulan Safar menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus meluruskan berbagai mitos yang berkembang di masyarakat.


Mengenal Bulan Safar dalam Islam

Safar adalah bulan kedua dalam kalender Hijriah setelah Muharam. Pada masa jahiliah, masyarakat Arab memiliki keyakinan bahwa Bulan Safar membawa kesialan. Mereka bahkan menghindari bepergian atau mengadakan acara penting pada bulan tersebut.

Namun setelah Islam datang, Rasulullah SAW menghapus keyakinan tersebut.

Dalam hadis sahih disebutkan:

"Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: Tidak ada penyakit yang menular dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada hantu, dan tidak ada kesialan pada Bulan Safar." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menjadi dasar bahwa Islam menolak anggapan mengenai kesialan yang dikaitkan dengan Bulan Safar. Segala sesuatu terjadi atas izin Allah SWT, bukan karena waktu atau bulan tertentu.


3 Amalan Sunah di Bulan Safar yang Dianjurkan

Walaupun tidak ada ibadah khusus yang hanya dilakukan pada Bulan Safar, terdapat berbagai amalan sunah yang sangat dianjurkan sepanjang tahun, termasuk ketika memasuki Bulan Safar.

1. Memperbanyak Puasa Sunah

Salah satu Amalan Sunah di Bulan Safar yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak puasa sunah.

Beberapa puasa sunah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Puasa Senin dan Kamis.
  • Puasa Ayyamul Bidh pada tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah.
  • Puasa Daud bagi yang mampu melaksanakannya.

Puasa sunah memiliki banyak keutamaan, seperti meningkatkan ketakwaan, melatih kesabaran, serta menjadi sebab diampuninya dosa-dosa kecil.

Selain memperoleh pahala, puasa juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperkuat keikhlasan dalam beribadah.


2. Memperbanyak Sedekah

Sedekah merupakan ibadah yang sangat dianjurkan kapan saja, termasuk pada Bulan Safar.

Bentuk sedekah tidak selalu berupa uang. Memberikan makanan kepada tetangga, membantu orang yang membutuhkan, menyumbangkan tenaga, bahkan memberikan senyuman kepada sesama juga termasuk bentuk sedekah.

Allah SWT menjanjikan balasan yang berlipat ganda bagi orang-orang yang gemar bersedekah.

Dengan memperbanyak sedekah, seorang muslim dapat membersihkan hartanya, menumbuhkan rasa syukur, sekaligus membantu meringankan beban orang lain.

Tidak ada dalil yang menyebutkan sedekah khusus penolak bala pada Bulan Safar. Namun, sedekah secara umum memang merupakan amal saleh yang sangat dianjurkan dalam Islam.


3. Memperbanyak Dzikir, Doa, dan Membaca Al-Qur'an

Amalan Sunah di Bulan Safar berikutnya adalah memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur'an, dan berdoa kepada Allah SWT.

Dzikir membuat hati menjadi tenang dan senantiasa mengingat kebesaran Allah.

Beberapa dzikir yang dapat diamalkan setiap hari antara lain:

  • Membaca istigfar.
  • Membaca tasbih.
  • Membaca tahmid.
  • Membaca takbir.
  • Membaca tahlil.
  • Membaca selawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, memperbanyak membaca Al-Qur'an juga menjadi salah satu amalan terbaik yang dapat dilakukan pada setiap waktu.

Semakin sering seorang muslim membaca dan mengamalkan isi Al-Qur'an, maka semakin dekat pula dirinya kepada Allah SWT.


Tidak Ada Kesialan dalam Bulan Safar

Salah satu hal yang perlu diluruskan adalah keyakinan bahwa Bulan Safar merupakan bulan sial.

Islam mengajarkan bahwa semua takdir berada di tangan Allah SWT. Tidak ada bulan yang dapat mendatangkan kesialan secara otomatis.

Rasulullah SAW justru mengajarkan umatnya agar selalu bertawakal kepada Allah dan menghindari segala bentuk tahayul.

Keyakinan terhadap mitos-mitos yang tidak memiliki dasar syariat dapat mengurangi kesempurnaan tauhid apabila diyakini memiliki pengaruh selain kehendak Allah.

Karena itu, setiap muslim hendaknya menjadikan Bulan Safar sebagai momentum memperbaiki diri, bukan malah merasa takut terhadap berbagai mitos yang tidak benar.


Hikmah Mengamalkan Amalan Sunah di Bulan Safar

Melaksanakan berbagai Amalan Sunah di Bulan Safar memberikan banyak manfaat, baik bagi kehidupan dunia maupun akhirat.

Beberapa hikmahnya antara lain:

Meningkatkan Keimanan

Ketika seseorang semakin rajin beribadah, keimanannya akan semakin bertambah.

Meluruskan Akidah

Dengan memahami ajaran Islam yang benar, seorang muslim akan terhindar dari keyakinan tahayul dan berbagai mitos yang tidak sesuai syariat.

Menambah Pahala

Setiap amal saleh yang dilakukan dengan ikhlas akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Menenangkan Hati

Dzikir, membaca Al-Qur'an, serta berdoa menjadikan hati lebih tenang dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Mendekatkan Diri kepada Allah

Semua amalan sunah pada hakikatnya bertujuan agar seorang hamba semakin dekat kepada Rabb-nya.


Kesalahan yang Masih Sering Dilakukan pada Bulan Safar

Masih banyak masyarakat yang melakukan berbagai kebiasaan tanpa dasar syariat, seperti:

  • Meyakini Bulan Safar membawa kesialan.
  • Menunda pernikahan karena takut mendapat musibah.
  • Menolak bepergian pada Bulan Safar.
  • Menganggap hari tertentu di Bulan Safar sebagai hari paling sial.
  • Mempercayai ritual tertentu yang tidak memiliki dalil dalam Islam.

Sebagai muslim, hendaknya kita berhati-hati agar tidak mengikuti tradisi yang bertentangan dengan ajaran Rasulullah SAW.


Cara Mengisi Bulan Safar dengan Kegiatan Positif

Selain memperbanyak ibadah, Bulan Safar juga dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang bermanfaat, seperti:

  • Mengikuti kajian Islam.
  • Membaca buku-buku keislaman.
  • Menjalin silaturahmi.
  • Membantu sesama.
  • Mengajarkan ilmu kepada keluarga.
  • Memperbaiki kualitas salat.
  • Memperbanyak doa dan istigfar.

Dengan demikian, setiap hari dalam Bulan Safar menjadi ladang amal yang penuh keberkahan.

Pada dasarnya, tidak terdapat ibadah khusus yang hanya diperintahkan untuk Bulan Safar. Namun, umat Islam tetap dianjurkan memperbanyak amal saleh sepanjang waktu, termasuk pada bulan ini. Oleh sebab itu, memahami Amalan Sunah di Bulan Safar sangat penting agar tidak terjebak pada berbagai mitos yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Tiga Amalan Sunah di Bulan Safar yang dapat dilakukan adalah memperbanyak puasa sunah, memperbanyak sedekah, serta memperbanyak dzikir, doa, dan membaca Al-Qur'an. Ketiga amalan tersebut memiliki keutamaan besar dan dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun.

Semoga dengan mengamalkan berbagai Amalan Sunah di Bulan Safar, kita dapat meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, serta semakin dekat kepada Allah SWT. Jadikan setiap bulan dalam kalender Hijriah sebagai kesempatan untuk memperbanyak amal saleh dan meraih ridha-Nya.

Mari sempurnakan ibadah di Bulan Safar dengan berzakat melalui BAZNAS, cukup klik link berikut ini: ZAKAT DI BAZNAS

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ