Sebutkan Syarat Harta yang Wajib Dizakati
Sebutkan Syarat Harta yang Wajib Dizakati
22/01/2026 | Humas BAZNASZakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan sangat penting dalam kehidupan seorang muslim. Selain sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT, zakat juga berfungsi sebagai sarana penyucian harta dan kepedulian sosial terhadap sesama. Namun, tidak semua harta wajib dizakati. Oleh karena itu, setiap muslim perlu memahami dan mampu menjawab pertanyaan penting: sebutkan syarat harta yang wajib dizakati agar ibadah zakat yang dilakukan benar, sah, dan sesuai tuntunan syariat.
Pemahaman tentang zakat bukan hanya sebatas kewajiban tahunan, tetapi juga mencerminkan kesadaran seorang muslim dalam menjaga keberkahan rezeki. Dengan mengetahui syarat harta yang wajib dizakati, seseorang dapat menunaikan kewajiban zakat dengan penuh keyakinan dan ketenangan hati.
Pengertian Zakat dan Kedudukannya dalam Islam
Secara bahasa, zakat berarti bersih, suci, tumbuh, dan berkah. Secara istilah, zakat adalah sejumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya sesuai ketentuan syariat.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
"Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka."
(QS. At-Taubah: 103)
Zakat tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga menyucikan jiwa dari sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan. Karena itu, zakat menjadi bukti keimanan seorang muslim terhadap perintah Allah SWT.
Namun, tidak semua harta wajib dizakati. Di sinilah pentingnya memahami dan mampu menjawab dengan benar pertanyaan: sebutkan syarat harta yang wajib dizakati menurut Islam.
Sebutkan Syarat Harta yang Wajib Dizakati Menurut Syariat Islam
Dalam Islam, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi agar suatu harta dikenai kewajiban zakat. Para ulama telah merumuskan syarat-syarat ini berdasarkan Al-Qur’an, hadits, dan ijma’ ulama.
Berikut penjelasan lengkapnya.
1. Harta Dimiliki Secara Penuh
Salah satu jawaban utama ketika ditanya sebutkan syarat harta yang wajib dizakati adalah harta tersebut harus dimiliki secara penuh oleh pemiliknya. Artinya, harta berada dalam kekuasaan dan kendali penuh tanpa ada sengketa atau keterikatan dengan pihak lain.
Contohnya:
-
Uang tabungan pribadi
-
Hasil usaha milik sendiri
-
Emas atau perhiasan milik pribadi
Harta yang masih dalam sengketa, belum diterima, atau belum jelas kepemilikannya tidak wajib dizakati.
2. Harta Bersifat Berkembang atau Berpotensi Berkembang
Syarat berikutnya yang perlu diketahui saat membahas sebutkan syarat harta yang wajib dizakati adalah bahwa harta tersebut memiliki potensi untuk berkembang atau menghasilkan keuntungan.
Contoh harta yang berkembang:
-
Uang yang disimpan atau diinvestasikan
-
Emas dan perak
-
Hasil usaha dan perdagangan
-
Hasil pertanian dan peternakan
Adapun barang-barang pribadi seperti rumah tinggal, kendaraan pribadi, dan perabot rumah tangga tidak termasuk harta yang wajib dizakati karena tidak bertujuan untuk dikembangkan.
3. Mencapai Nisab
Nisab adalah batas minimal harta yang menyebabkan seseorang wajib mengeluarkan zakat. Jika harta belum mencapai nisab, maka belum wajib dizakati.
Ketentuan nisab berbeda-beda sesuai jenis hartanya, di antaranya:
-
Emas: setara 85 gram emas
-
Perak: setara 595 gram perak
-
Uang: disesuaikan dengan nilai emas 85 gram
-
Hasil pertanian: 653 kg gabah atau setara
-
Harta perdagangan: setara nisab emas
Dengan demikian, ketika ditanya sebutkan syarat harta yang wajib dizakati, mencapai nisab adalah syarat yang sangat penting.
4. Melewati Haul (Satu Tahun Kepemilikan)
Syarat berikutnya adalah haul, yaitu harta dimiliki selama satu tahun hijriyah penuh. Haul berlaku untuk jenis harta seperti:
-
Uang
-
Emas dan perak
-
Harta perdagangan
-
Investasi
Namun, untuk hasil pertanian, zakat dikeluarkan setiap kali panen, dan untuk rikaz (harta terpendam) zakat langsung dikeluarkan saat ditemukan.
Dengan memahami haul, seorang muslim bisa lebih mudah menentukan kapan waktunya menunaikan zakat.
5. Bebas dari Utang yang Mengurangi Nisab
Jika seseorang memiliki utang yang harus segera dibayar dan jumlahnya mengurangi harta hingga di bawah nisab, maka ia belum wajib zakat.
Contohnya:
Jika seseorang memiliki tabungan setara 90 gram emas, tetapi memiliki utang yang harus dibayar setara 20 gram emas, maka sisa hartanya hanya setara 70 gram emas, sehingga belum mencapai nisab.
Maka, dalam pembahasan sebutkan syarat harta yang wajib dizakati, bebas dari utang yang mengurangi nisab juga menjadi pertimbangan penting.
6. Harta Merupakan Kebutuhan Sekunder, Bukan Primer
Harta yang digunakan untuk kebutuhan pokok seperti rumah tinggal, pakaian, makanan, kendaraan pribadi, dan alat kerja tidak termasuk harta yang wajib dizakati.
Zakat hanya dikenakan pada harta simpanan dan harta produktif yang melebihi kebutuhan pokok.
Hikmah Menunaikan Zakat atas Harta yang Wajib Dizakati
Menunaikan zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga membawa banyak hikmah dan keberkahan, di antaranya:
-
Membersihkan harta dari hak orang lain
-
Menyucikan jiwa dari sifat kikir
-
Menumbuhkan kepedulian sosial
-
Menguatkan ukhuwah Islamiyah
-
Menjadi sebab bertambahnya rezeki
Rasulullah SAW bersabda:
"Harta tidak akan berkurang karena sedekah."
(HR. Muslim)
Dengan memahami sebutkan syarat harta yang wajib dizakati, seorang muslim akan semakin mantap dan ikhlas dalam menunaikan zakat.
Jenis-Jenis Harta yang Wajib Dizakati
Setelah memahami syarat-syaratnya, berikut beberapa jenis harta yang wajib dizakati jika telah memenuhi ketentuan:
-
Zakat emas dan perak
-
Zakat uang dan tabungan
-
Zakat perdagangan
-
Zakat hasil pertanian
-
Zakat peternakan
-
Zakat investasi
-
Zakat perusahaan
Masing-masing memiliki perhitungan tersendiri sesuai dengan ketentuan syariat.
Peran Zakat dalam Mewujudkan Kesejahteraan Umat
Zakat memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui pengelolaan zakat yang baik, umat Islam dapat:
-
Mengurangi kemiskinan
-
Membantu pendidikan dhuafa
-
Memberdayakan ekonomi umat
-
Membantu korban bencana
-
Menguatkan dakwah Islam
Di Indonesia, lembaga seperti BAZNAS dan LAZ berperan penting dalam mengelola zakat secara profesional dan amanah.
Sebutkan Syarat Harta yang Wajib Dizakati sebagai Bentuk Kesadaran Ibadah
Memahami dan mampu menjawab sebutkan syarat harta yang wajib dizakati bukan hanya untuk menambah ilmu, tetapi juga sebagai bentuk kesadaran ibadah seorang muslim. Dengan ilmu, zakat yang ditunaikan menjadi lebih tepat sasaran, sah secara syariat, dan membawa keberkahan.
Zakat bukan sekadar kewajiban tahunan, tetapi investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir.
Sebagai seorang muslim, memahami zakat merupakan bagian dari kesempurnaan iman. Mengetahui dan mengamalkan ilmu tentang zakat, termasuk memahami secara mendalam tentang sebutkan syarat harta yang wajib dizakati, akan menjadikan ibadah kita lebih berkualitas dan bernilai di sisi Allah SWT.
Dengan memastikan harta yang kita miliki memenuhi syarat-syarat wajib zakat seperti exporting kepemilikan penuh, berkembang, mencapai nisab, melewati haul, bebas dari utang yang mengurangi nisab, dan bukan kebutuhan pokok, maka kita dapat menunaikan zakat dengan penuh keyakinan dan keikhlasan.
Semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk golongan hamba-Nya yang senantiasa menjaga kesucian harta dan istiqamah dalam menunaikan zakat. Aamiin.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us