Rabiul Awal Bulan Ke Berapa dalam Kalender Hijriah

Rabiul Awal Bulan Ke Berapa dalam Kalender Hijriah

Rabiul Awal Bulan Ke Berapa dalam Kalender Hijriah

17/09/2026 | Humas BAZNAS RI

Pernah bertanya, Rabiul Awal bulan ke berapa dalam kalender Hijriah? Rabiul Awal merupakan bulan ketiga dalam kalender Islam, setelah Muharam dan Safar. Bulan ini memiliki makna penting bagi umat Islam karena erat kaitannya dengan perjalanan kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Rabiul Awal juga dikenal sebagai bulan yang mengingatkan umat Islam pada kelahiran Rasulullah SAW. Momen tersebut dapat menjadi kesempatan untuk kembali mengenal sosok Rasulullah, mulai dari perjuangan, akhlak, hingga kepedulian beliau kepada umat dan orang-orang yang membutuhkan.

Kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak hanya diwujudkan dengan memperbanyak shalawat, tetapi juga dengan berusaha meneladani kebaikan yang beliau ajarkan. Salah satunya melalui kepedulian kepada sesama dengan berbagi dan bersedekah.

Urutan Bulan dalam Kalender Hijriah

Kalender Hijriah memiliki 12 bulan yang digunakan umat Islam dalam menentukan berbagai waktu penting dalam kehidupan keagamaan. Berbeda dengan kalender Masehi yang mengikuti peredaran matahari, kalender Hijriah menggunakan peredaran bulan sebagai dasar perhitungannya.

Berikut urutan bulan dalam kalender Hijriah:

  1. Muharam

  2. Safar

  3. Rabiul Awal

  4. Rabiul Akhir

  5. Jumadil Awal

  6. Jumadil Akhir

  7. Rajab

  8. Syaban

  9. Ramadan

  10. Syawal

  11. Zulkaidah

  12. Zulhijah

Dari urutan tersebut, dapat diketahui bahwa Rabiul Awal merupakan bulan ketiga dalam kalender Hijriah. Umumnya, satu bulan dalam kalender Hijriah berlangsung selama 29 atau 30 hari, bergantung pada hasil pengamatan hilal dan perhitungan kalender yang digunakan.

Meskipun bukan termasuk empat bulan haram, Rabiul Awal tetap memiliki tempat tersendiri dalam sejarah Islam karena berkaitan dengan kehidupan Nabi Muhammad SAW. Karena itu, kehadiran bulan ini dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk kembali meneladani ajaran dan akhlak Rasulullah.

Keistimewaan Bulan Ketiga Hijriah

Rabiul Awal memiliki kedudukan penting dalam sejarah Islam karena dikenal sebagai bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Peristiwa tersebut kemudian menjadi salah satu alasan umat Islam menjadikan Rabiul Awal sebagai momentum untuk mengenang perjuangan dan keteladanan Rasulullah.

Tanggal 12 Rabiul Awal merupakan tanggal yang populer digunakan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun, mengenai tanggal pasti kelahiran Rasulullah SAW terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama dan sejarawan.

Terlepas dari perbedaan tersebut, Rabiul Awal dapat menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW. Salah satu caranya adalah dengan mempelajari kembali perjalanan hidup beliau dan menerapkan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengenal Amalan di Bulan Rabiul Awal

Memasuki Rabiul Awal, umat Islam dapat mengisinya dengan berbagai kegiatan yang membawa manfaat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tidak harus selalu berupa ibadah yang besar, kebaikan sederhana yang dilakukan dengan ikhlas juga dapat menjadi bagian dari upaya meneladani Rasulullah SAW.

Beberapa amalan yang dapat dilakukan di bulan Rabiul Awal antara lain:

1. Memperbanyak shalawat

Shalawat menjadi salah satu bentuk ungkapan cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Memperbanyak shalawat juga dapat menjadi pengingat agar umat Islam senantiasa mengenal dan meneladani kehidupan Rasulullah.

2. Mempelajari sirah Nabi

Rabiul Awal dapat dimanfaatkan untuk kembali membaca atau mempelajari perjalanan hidup Rasulullah SAW. Dari sirah tersebut, umat Islam dapat menemukan banyak pelajaran mengenai kesabaran, kejujuran, kasih sayang, dan kepedulian kepada sesama.

3. Meneladani akhlak Rasulullah

Kecintaan kepada Rasulullah tidak berhenti pada ucapan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui perilaku sehari-hari. Bersikap jujur, membantu orang lain, menjaga hubungan dengan sesama, dan memiliki kepedulian sosial merupakan bagian dari nilai-nilai yang dapat diteladani.

4. Memperbanyak sedekah

Sedekah menjadi salah satu cara sederhana untuk menghadirkan manfaat bagi orang lain. Tidak harus menunggu memiliki rezeki berlebih, sedekah dapat diberikan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Sedekah dapat diberikan kepada orang yang membutuhkan secara langsung maupun melalui lembaga yang memiliki sistem pengelolaan dana yang amanah. Dengan begitu, manfaat yang diberikan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara lebih luas.

Sedekah di Bulan Rabiul Awal melalui BAZNAS

Menjadikan Rabiul Awal sebagai momentum untuk berbagi dapat menjadi salah satu cara menghidupkan nilai kepedulian yang diajarkan Rasulullah SAW. Sedekah yang diberikan, berapa pun nilainya, dapat menjadi bagian dari upaya membantu mereka yang sedang membutuhkan.

Kini, bersedekah juga semakin mudah karena dapat dilakukan secara online melalui BAZNAS. Masyarakat dapat menyalurkan sedekah melalui kanal resmi BAZNAS tanpa harus datang langsung ke lokasi.

Berikut cara menunaikan sedekah melalui BAZNAS:

  1. Kunjungi halaman sedekah BAZNAS melalui kanal resmi.

  2. Pilih pilihan atau program sedekah yang tersedia.

  3. Masukkan nominal sedekah sesuai kemampuan.

  4. Lengkapi data yang diperlukan.

  5. Pilih metode pembayaran yang tersedia.

  6. Ikuti petunjuk pembayaran hingga transaksi selesai.

https://bayarzakat.baznas.go.id/sedekahbaznas

Menyalurkan sedekah melalui BAZNAS dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin berbagi sekaligus memperluas manfaat kebaikan. Dana yang dihimpun melalui lembaga zakat dapat dikelola dan disalurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan ketentuan dan program yang dijalankan.

Sedekah juga tidak harus dilakukan dalam jumlah besar. Kebiasaan menyisihkan sebagian rezeki secara rutin justru dapat menjadi langkah sederhana untuk membangun kepedulian dan berbagi manfaat kepada sesama.

Jadikan Rabiul Awal Momentum untuk Berbagi

Rabiul Awal bukan hanya tentang mengetahui bahwa bulan ini merupakan bulan ketiga dalam kalender Hijriah. Lebih dari itu, Rabiul Awal dapat menjadi momentum untuk kembali mengenal Rasulullah SAW dan menghidupkan nilai-nilai kebaikan yang beliau ajarkan.

Memperbanyak shalawat, mempelajari sirah, memperbaiki akhlak, hingga membantu mereka yang membutuhkan dapat menjadi cara untuk mengisi bulan ini dengan kegiatan yang bermanfaat.

 

Salah satunya dengan menyisihkan sebagian rezeki melalui sedekah. Tidak perlu menunggu memiliki banyak harta untuk berbagi, karena kebaikan dapat dimulai dari sesuatu yang sederhana dan dilakukan dengan ikhlas.

Mari sempurnakan ibadah di Bulan Rabiul Awal dengan berzakat melalui BAZNAS, cukup klik link berikut ini: ZAKAT DI BAZNAS

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ