Panduan Berbuka Puasa Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Panduan Berbuka Puasa Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Panduan Berbuka Puasa Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

20/02/2026 | Humas BAZNAS

Panduan berbuka puasa menjadi hal penting bagi setiap Muslim yang menjalankan ibadah Ramadan. Berbuka bukan sekadar menghilangkan rasa lapar dan dahaga setelah seharian menahan diri, tetapi juga merupakan momen ibadah yang sarat nilai spiritual. Dalam ajaran Islam, waktu berbuka adalah saat yang penuh keberkahan, doa-doa mustajab, dan kesempatan untuk mensyukuri nikmat Allah SWT.

Puasa melatih kesabaran, pengendalian diri, serta kepekaan sosial terhadap sesama. Karena itu, cara berbuka pun sebaiknya mengikuti tuntunan Rasulullah SAW agar ibadah puasa menjadi lebih sempurna. Dengan mengikuti sunnah, seorang Muslim tidak hanya memperoleh manfaat kesehatan, tetapi juga pahala dan keberkahan yang lebih besar.

Keutamaan Menyegerakan Berbuka

Dalam panduan berbuka puasa, salah satu sunnah utama adalah menyegerakan berbuka ketika waktu magrib telah tiba. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk tidak menunda berbuka.

Rasulullah SAW bersabda:

“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Menyegerakan berbuka menunjukkan ketaatan terhadap perintah Allah SWT serta sikap tawadhu sebagai hamba. Selain itu, hal ini juga membantu tubuh segera mendapatkan energi setelah seharian berpuasa.

Membaca Doa Sebelum Berbuka

Salah satu bagian penting dalam panduan berbuka puasa adalah membaca doa sebelum menyantap hidangan. Waktu berbuka merupakan momen mustajab untuk berdoa.

Doa yang diajarkan Rasulullah SAW:

“Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu.”

Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”

Ada juga doa yang diriwayatkan dalam hadis lain:

“Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.” (HR. Abu Dawud)

Membaca doa ini mengingatkan bahwa berbuka bukan sekadar makan, melainkan bentuk syukur kepada Allah SWT.

Sunnah Berbuka dengan Kurma atau Air

Panduan berbuka puasa sesuai sunnah Rasulullah SAW menganjurkan untuk memulai berbuka dengan kurma. Jika tidak tersedia, maka air putih menjadi pilihan yang dianjurkan.

Hadis riwayat Abu Dawud menyebutkan:

“Rasulullah SAW berbuka dengan ruthab (kurma basah) sebelum shalat. Jika tidak ada, beliau berbuka dengan kurma kering. Jika tidak ada, beliau minum beberapa teguk air.”

Kurma mengandung gula alami yang mudah diserap tubuh sehingga cepat mengembalikan energi. Sementara air membantu menghidrasi tubuh setelah seharian berpuasa.

Tidak Berlebihan Saat Berbuka

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah makan berlebihan saat berbuka. Padahal, panduan berbuka puasa dalam Islam menekankan sikap sederhana dan tidak berlebihan.

Allah SWT berfirman:

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.” (QS. Al-A’raf: 31)

Berbuka secukupnya membantu menjaga kesehatan pencernaan, mencegah rasa kantuk berlebihan, dan memudahkan tubuh melaksanakan ibadah malam seperti tarawih.

Mendahulukan Salat Magrib

Setelah berbuka ringan, sunnah berikutnya dalam panduan berbuka puasa adalah menunaikan salat Magrib terlebih dahulu sebelum menyantap hidangan utama. Rasulullah SAW mencontohkan berbuka secukupnya, kemudian melaksanakan salat.

Hal ini menunjukkan bahwa kewajiban ibadah tetap menjadi prioritas utama. Setelah salat, barulah umat Islam dapat menikmati makanan dengan lebih tenang dan penuh rasa syukur.

Memilih Makanan yang Sehat dan Halal

Berbuka puasa adalah waktu untuk mengembalikan energi tubuh. Oleh karena itu, penting memilih makanan yang halal, bergizi, dan seimbang.

Beberapa pilihan makanan sehat untuk berbuka:

  • Kurma dan buah-buahan segar

  • Air putih atau air kelapa

  • Sup hangat untuk pencernaan

  • Karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau roti gandum

  • Protein seperti ikan, ayam, atau kacang-kacangan

Menghindari makanan berminyak berlebihan, minuman terlalu manis, serta makanan instan dapat membantu tubuh tetap bugar selama Ramadan.

Hikmah Berbuka Puasa Sesuai Sunnah

Mengikuti panduan berbuka puasa sesuai sunnah membawa berbagai hikmah, di antaranya:

1. Mendapatkan Pahala dan Keberkahan

Mengikuti sunnah Rasulullah SAW menjadikan setiap aktivitas bernilai ibadah.

2. Menjaga Kesehatan Tubuh

Berbuka secara bertahap dan tidak berlebihan membantu sistem pencernaan bekerja optimal.

3. Meningkatkan Rasa Syukur

Momen berbuka mengingatkan manusia akan nikmat Allah SWT yang sering terlupakan.

4. Melatih Kesederhanaan

Islam mengajarkan keseimbangan dan menghindari sikap berlebihan dalam segala hal.

Kesalahan Umum Saat Berbuka yang Perlu Dihindari

Agar ibadah puasa lebih berkualitas, beberapa kebiasaan berikut sebaiknya dihindari:

  • Menunda berbuka tanpa alasan syar’i

  • Makan berlebihan hingga kekenyangan

  • Mengonsumsi makanan tidak sehat secara berlebihan

  • Melupakan doa berbuka

  • Lalai melaksanakan salat Magrib tepat waktu

Menghindari kesalahan ini membantu menjaga kesempurnaan ibadah puasa.

Menjadikan Momen Berbuka sebagai Waktu Kebersamaan

Selain sebagai ibadah, berbuka puasa juga menjadi momen mempererat silaturahmi. Rasulullah SAW menganjurkan memberi makan orang yang berpuasa.

Beliau bersabda:

“Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.” (HR. Tirmidzi)

Tradisi berbuka bersama keluarga, tetangga, dan kaum dhuafa mencerminkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dalam Islam.

Menghidupkan Sunnah dalam Panduan Berbuka Puasa

Panduan berbuka puasa sesuai sunnah Rasulullah SAW mengajarkan bahwa berbuka bukan sekadar memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Dengan menyegerakan berbuka, membaca doa, memulai dengan kurma atau air, tidak berlebihan, serta mendahulukan salat, seorang Muslim dapat meraih keberkahan yang lebih besar dalam ibadah puasanya.

Ramadan adalah madrasah spiritual yang melatih kesabaran, kesederhanaan, dan rasa syukur. Oleh karena itu, mari menjadikan panduan berbuka puasa sebagai bagian dari upaya meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengikuti sunnah beliau, berbuka puasa menjadi momen penuh keberkahan, kesehatan, dan kebahagiaan yang dirasakan tidak hanya oleh diri sendiri, tetapi juga oleh orang-orang di sekitar kita.

Selain mengikuti sunnah saat berbuka, sempurnakan momen ramadhan dengan berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Salurkan infak terbaik Anda melalui BAZNAS agar lebih banyak saudara kita dapat merasakan nikmat berbuka dengan layak dan penuh kebahagiaan.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ