Keutamaan Berbagi di Bulan Safar yang Wajib Anda Ketahui
Keutamaan Berbagi di Bulan Safar yang Wajib Anda Ketahui
27/07/2026 | Humas BAZNAS RIBanyak umat Islam yang masih memiliki berbagai anggapan mengenai bulan Safar. Sebagian masyarakat bahkan masih mengaitkan bulan ini dengan mitos kesialan yang tidak memiliki dasar dalam ajaran Islam. Padahal, Rasulullah SAW telah menjelaskan bahwa tidak ada bulan yang membawa kesialan. Oleh karena itu, keutamaan berbagi di bulan Safar menjadi salah satu amalan yang layak dipahami dan diamalkan oleh setiap muslim sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ibadah kepada Allah SWT.
Islam mengajarkan bahwa setiap waktu merupakan kesempatan untuk memperbanyak amal saleh. Tidak ada larangan untuk bersedekah, membantu sesama, maupun memperbanyak kebaikan pada bulan Safar. Justru, ketika masih ada sebagian orang yang terpengaruh oleh mitos negatif, seorang muslim hendaknya menunjukkan keyakinannya kepada Allah SWT dengan memperbanyak amal baik. Inilah salah satu makna penting dari keutamaan berbagi di bulan Safar, yaitu memperkuat keimanan, menebarkan manfaat, dan menghilangkan keyakinan yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Mengenal Bulan Safar dalam Pandangan Islam
Bulan Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriah setelah Muharam. Pada masa jahiliah, masyarakat Arab memiliki keyakinan bahwa Safar adalah bulan yang membawa musibah dan kesialan. Namun, setelah Islam datang, Rasulullah SAW meluruskan keyakinan tersebut.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada penyakit yang menular dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada hantu yang membawa pengaruh gaib, dan tidak ada kesialan pada bulan Safar. Hadis ini menjadi dasar kuat bahwa Islam menolak segala bentuk tahayul dan keyakinan tanpa dalil.
Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan mengisi bulan Safar dengan berbagai amal saleh seperti memperbanyak sedekah, membantu sesama, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan ibadah kepada Allah SWT.
Keutamaan Berbagi di Bulan Safar sebagai Bentuk Ketaatan kepada Allah
Berbagi merupakan salah satu ibadah yang memiliki kedudukan mulia dalam Islam. Allah SWT memerintahkan umat-Nya untuk saling membantu dalam kebaikan dan ketakwaan. Perintah tersebut berlaku sepanjang tahun, termasuk ketika memasuki bulan Safar.
Dengan memahami keutamaan berbagi di bulan Safar, seorang muslim dapat menghilangkan rasa takut terhadap mitos yang berkembang di masyarakat. Sebaliknya, ia mengisi waktunya dengan amal yang mendatangkan pahala dan keberkahan.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 261 yang artinya bahwa perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada setiap bulir terdapat seratus biji. Allah melipatgandakan pahala bagi siapa saja yang Dia kehendaki.
Ayat tersebut menunjukkan bahwa sedekah tidak dibatasi oleh waktu tertentu. Selama dilakukan dengan ikhlas, Allah SWT akan memberikan balasan yang berlipat ganda.
Menghapus Mitos Kesialan Melalui Amal Kebaikan
Salah satu hikmah besar dari keutamaan berbagi di bulan Safar adalah menghapus anggapan keliru tentang bulan ini. Islam mengajarkan bahwa segala sesuatu terjadi atas izin Allah SWT, bukan karena waktu, bulan, ataupun benda tertentu.
Ketika seorang muslim tetap bersedekah, membantu tetangga, menyantuni anak yatim, dan berbagi kepada fakir miskin di bulan Safar, maka secara tidak langsung ia sedang menunjukkan keyakinannya bahwa hanya Allah SWT yang menentukan takdir manusia.
Dengan demikian, bulan Safar menjadi momentum untuk memperkuat tauhid dan menjauhkan diri dari berbagai bentuk khurafat.
Keutamaan Berbagi kepada Fakir Miskin
Salah satu bentuk berbagi yang paling dianjurkan ialah membantu fakir miskin. Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang sangat dermawan sepanjang hidupnya.
Memberikan makanan, sembako, pakaian, ataupun bantuan lainnya kepada orang yang membutuhkan merupakan amal yang sangat dianjurkan.
Manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh penerima bantuan, tetapi juga oleh pemberi. Hati menjadi lebih tenang, rasa syukur meningkat, dan hubungan sosial semakin erat.
Berbagi kepada Anak Yatim
Anak yatim memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Rasulullah SAW menjanjikan kedekatan di surga bagi orang yang memelihara dan menyayangi anak yatim.
Momentum bulan Safar dapat dimanfaatkan untuk memberikan santunan kepada anak yatim, baik berupa uang, perlengkapan sekolah, makanan, maupun kebutuhan sehari-hari.
Inilah salah satu bentuk nyata dari keutamaan berbagi di bulan Safar yang dapat memberikan manfaat besar bagi kehidupan sosial umat Islam.
Mempererat Ukhuwah Islamiyah
Berbagi bukan hanya berupa materi. Memberikan bantuan tenaga, ilmu, perhatian, hingga doa juga termasuk bentuk sedekah.
Saat seorang muslim membantu saudaranya yang sedang mengalami kesulitan, maka hubungan persaudaraan akan semakin kuat.
Rasulullah SAW mengajarkan bahwa seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Karena itu, mempererat ukhuwah merupakan salah satu tujuan utama dari berbagai amal kebaikan.
Sedekah Membuka Pintu Rezeki
Banyak orang merasa khawatir hartanya akan berkurang setelah bersedekah. Padahal Rasulullah SAW justru menjelaskan bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta.
Sebaliknya, Allah SWT akan menggantinya dengan rezeki yang lebih baik, baik dalam bentuk materi maupun keberkahan hidup.
Oleh karena itu, memahami keutamaan berbagi di bulan Safar juga berarti meyakini janji Allah SWT bahwa setiap kebaikan akan mendapatkan balasan terbaik.
Menumbuhkan Rasa Syukur
Saat seseorang berbagi kepada mereka yang kurang mampu, ia akan menyadari bahwa masih banyak nikmat Allah SWT yang telah diterimanya.
Kesadaran tersebut akan menumbuhkan rasa syukur sehingga seseorang tidak mudah mengeluh terhadap keadaan hidupnya.
Syukur merupakan salah satu sebab bertambahnya nikmat sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an.
Bentuk-Bentuk Berbagi yang Bisa Dilakukan pada Bulan Safar
Ada banyak amalan berbagi yang dapat dilakukan selama bulan Safar, di antaranya:
- Bersedekah kepada fakir miskin.
- Menyantuni anak yatim.
- Memberikan makanan kepada tetangga.
- Membantu biaya pendidikan santri atau pelajar.
- Berdonasi untuk pembangunan masjid.
- Memberikan wakaf Al-Qur'an beserta terjemahannya.
- Membantu korban bencana.
- Memberikan paket sembako.
- Menolong keluarga yang sedang mengalami kesulitan ekonomi.
- Membantu orang sakit atau lansia.
Semua bentuk kebaikan tersebut merupakan ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam apabila dilakukan dengan niat yang ikhlas karena Allah SWT.
Adab dalam Berbagi Menurut Islam
Agar amal berbagi diterima Allah SWT, seorang muslim perlu memperhatikan beberapa adab berikut:
- Meluruskan niat hanya karena Allah SWT.
- Tidak mengungkit pemberian.
- Tidak menyakiti perasaan penerima.
- Mengutamakan harta yang halal.
- Memberikan bantuan dengan wajah yang ramah.
- Tidak riya atau pamer kepada orang lain.
- Bersyukur karena masih diberi kemampuan untuk membantu sesama.
Dengan menjaga adab tersebut, pahala sedekah akan semakin sempurna.
Hikmah Besar dari Keutamaan Berbagi di Bulan Safar
Ada banyak hikmah yang dapat diperoleh ketika seorang muslim membiasakan diri berbagi pada bulan Safar, antara lain:
- Menguatkan keimanan kepada Allah SWT.
- Menghapus keyakinan terhadap mitos kesialan.
- Menumbuhkan kepedulian sosial.
- Mempererat persaudaraan sesama muslim.
- Mendapatkan pahala sedekah.
- Menenangkan hati.
- Membuka pintu rezeki.
- Mendapatkan doa dari orang-orang yang dibantu.
- Menjadi investasi amal untuk kehidupan akhirat.
Semua hikmah tersebut menunjukkan bahwa bulan Safar bukanlah bulan yang harus ditakuti, melainkan kesempatan untuk memperbanyak amal saleh.
Sebagai seorang muslim, sudah semestinya kita memahami bahwa tidak ada bulan yang membawa kesialan. Semua waktu yang Allah SWT ciptakan merupakan kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal saleh. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah berbagi kepada sesama tanpa memandang waktu tertentu. Oleh karena itu, keutamaan berbagi di bulan Safar hendaknya menjadi motivasi bagi setiap muslim untuk semakin dermawan, memperkuat kepedulian sosial, serta menumbuhkan keyakinan bahwa segala kebaikan akan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT. Dengan memperbanyak sedekah, membantu fakir miskin, menyantuni anak yatim, dan menebarkan manfaat kepada sesama, kita tidak hanya memperoleh pahala, tetapi juga turut menghidupkan nilai-nilai Islam yang penuh kasih sayang dan rahmat bagi seluruh alam.
Mari sempurnakan ibadah di Bulan Safar dengan berzakat melalui BAZNAS, cukup klik link berikut ini: ZAKAT DI BAZNAS
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us