Keutamaan 10 Muharram yang Jarang Diketahui Umat Muslim
Keutamaan 10 Muharram yang Jarang Diketahui Umat Muslim
15/06/2026 | Humas BAZNAS RIBulan Muharram merupakan salah satu bulan yang sangat dimuliakan dalam Islam. Bulan ini termasuk ke dalam empat bulan haram yang disebutkan dalam Al-Qur'an, yaitu bulan-bulan yang memiliki keutamaan dan kemuliaan khusus di sisi Allah SWT. Di antara hari-hari yang paling istimewa pada bulan Muharram adalah tanggal 10 Muharram yang dikenal sebagai Hari Asyura.
Banyak umat Islam mengetahui bahwa pada hari tersebut dianjurkan untuk berpuasa. Namun, masih banyak yang belum memahami secara mendalam tentang Keutamaan 10 Muharram dan berbagai hikmah yang terkandung di dalamnya. Padahal, memahami keutamaan hari ini dapat meningkatkan semangat ibadah dan kecintaan seorang muslim kepada ajaran agamanya.
Dalam sejarah Islam, tanggal 10 Muharram memiliki berbagai peristiwa penting yang menunjukkan kebesaran Allah SWT dan pertolongan-Nya kepada para nabi serta orang-orang yang beriman. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, berpuasa, berdzikir, berdoa, dan meningkatkan ketakwaan pada hari yang penuh berkah ini.
Apa Itu Hari Asyura?
Hari Asyura adalah sebutan untuk tanggal 10 Muharram dalam kalender Hijriah. Kata "Asyura" berasal dari kata yang berarti "sepuluh", merujuk pada tanggal kesepuluh bulan Muharram.
Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, beliau mendapati kaum Yahudi berpuasa pada hari Asyura sebagai bentuk syukur atas keselamatan Nabi Musa AS dan kaumnya dari kejaran Fir'aun. Rasulullah SAW kemudian menyatakan bahwa umat Islam lebih berhak mengikuti Nabi Musa AS dan menganjurkan puasa Asyura.
Puasa pada hari ini menjadi salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan yang luar biasa.
Keutamaan 10 Muharram yang Jarang Diketahui Umat Muslim
1. Menghapus Dosa-Dosa Kecil Setahun yang Lalu
Salah satu Keutamaan 10 Muharram yang paling terkenal adalah pahala puasa Asyura yang dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya.
Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa pada hari Asyura diharapkan dapat menghapus dosa setahun yang telah lalu. Ini menunjukkan betapa besar rahmat dan kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya yang berusaha mendekatkan diri melalui ibadah puasa.
Namun perlu dipahami bahwa yang dimaksud adalah dosa-dosa kecil. Adapun dosa besar tetap membutuhkan taubat yang sungguh-sungguh sesuai syariat Islam.
2. Menjadi Hari Keselamatan Nabi Musa AS dan Kaumnya
Di antara Keutamaan 10 Muharram yang sering terlupakan adalah peristiwa penyelamatan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun.
Allah SWT menunjukkan kekuasaan-Nya dengan membelah laut sehingga Nabi Musa AS dan para pengikutnya dapat menyeberang dengan selamat. Sementara Fir'aun dan pasukannya ditenggelamkan ketika berusaha mengejar mereka.
Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bahwa pertolongan Allah selalu datang kepada orang-orang yang beriman dan bersabar dalam menghadapi ujian.
3. Termasuk Hari yang Dianjurkan untuk Memperbanyak Amal Saleh
Muharram adalah bulan yang mulia. Karena itu, setiap amal kebaikan yang dilakukan pada bulan ini memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah SWT.
Salah satu Keutamaan 10 Muharram adalah menjadi momentum untuk memperbanyak amal saleh seperti:
- Puasa sunnah
- Membaca Al-Qur'an
- Berdzikir
- Bersedekah
- Memperbanyak doa
- Menjalin silaturahmi
- Membantu sesama muslim
Semua amalan tersebut dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan kualitas keimanan seorang muslim.
4. Menghidupkan Sunnah Rasulullah SAW
Melaksanakan puasa Asyura merupakan salah satu bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW. Ketika seorang muslim menjalankan sunnah beliau, maka ia tidak hanya memperoleh pahala puasa, tetapi juga pahala karena mengikuti tuntunan Nabi.
Oleh sebab itu, Keutamaan 10 Muharram tidak hanya terletak pada pahala ibadahnya, tetapi juga pada kesempatan untuk menghidupkan sunnah yang mungkin mulai dilupakan sebagian umat Islam.
5. Menjadi Pengingat Akan Pentingnya Rasa Syukur
Hari Asyura mengajarkan umat Islam tentang pentingnya bersyukur atas nikmat Allah SWT. Nabi Musa AS berpuasa sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan yang diberikan Allah SWT.
Demikian pula umat Islam diajarkan untuk selalu bersyukur dalam segala keadaan. Syukur bukan hanya diucapkan dengan lisan, tetapi juga diwujudkan melalui ketaatan dan ibadah kepada Allah SWT.
Inilah salah satu Keutamaan 10 Muharram yang memiliki dampak besar terhadap pembentukan karakter seorang muslim.
Amalan yang Dianjurkan pada 10 Muharram
Puasa Asyura
Amalan utama pada tanggal 10 Muharram adalah puasa Asyura. Bahkan para ulama menganjurkan untuk berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram sekaligus agar berbeda dengan kebiasaan kaum Yahudi.
Sebagian ulama juga memperbolehkan puasa pada tanggal 10 dan 11 Muharram.
Memperbanyak Dzikir dan Doa
Selain puasa, umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir dan doa. Hari yang mulia merupakan kesempatan terbaik untuk memohon ampunan, keberkahan, kesehatan, dan petunjuk dari Allah SWT.
Bersedekah kepada Sesama
Bersedekah merupakan amalan yang sangat dicintai Allah SWT. Pada hari Asyura, memperbanyak sedekah menjadi salah satu bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.
Muhasabah Diri
Muharram merupakan awal tahun Hijriah. Karena itu, tanggal 10 Muharram dapat dijadikan momentum untuk melakukan evaluasi diri, memperbaiki kesalahan, dan menyusun target ibadah yang lebih baik di masa mendatang.
Hikmah Besar di Balik Keutamaan 10 Muharram
Ada banyak hikmah yang dapat dipetik dari Keutamaan 10 Muharram. Di antaranya adalah:
Menguatkan Keimanan
Kisah Nabi Musa AS menunjukkan bahwa tidak ada kekuatan yang mampu mengalahkan kehendak Allah SWT. Hal ini memperkuat keyakinan seorang muslim bahwa pertolongan Allah selalu dekat.
Menumbuhkan Kesabaran
Perjalanan dakwah para nabi penuh dengan ujian dan cobaan. Peristiwa Asyura mengajarkan bahwa kesabaran akan berbuah kemenangan dan pertolongan dari Allah SWT.
Mempererat Hubungan dengan Allah SWT
Melalui puasa, doa, dan berbagai amalan lainnya, seorang muslim memiliki kesempatan untuk mempererat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Menumbuhkan Kepedulian Sosial
Anjuran bersedekah pada bulan Muharram membantu menumbuhkan rasa empati terhadap sesama manusia, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan.
Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat 10 Muharram
Dalam mengamalkan ibadah pada hari Asyura, umat Islam perlu berhati-hati agar tidak terjerumus ke dalam praktik-praktik yang tidak memiliki dasar syariat.
Beberapa hal yang perlu dihindari antara lain:
- Menganggap hari Asyura sebagai hari keramat yang mendatangkan keberuntungan tertentu tanpa dalil.
- Melakukan ritual khusus yang tidak diajarkan Rasulullah SAW.
- Berlebihan dalam merayakan atau memperingati hari tersebut.
- Menyebarkan hadis-hadis lemah atau palsu terkait Muharram.
Seorang muslim hendaknya berpegang pada Al-Qur'an dan sunnah yang sahih dalam menjalankan ibadah.
Memahami Keutamaan 10 Muharram dapat membantu umat Islam memaksimalkan ibadah pada hari yang penuh keberkahan ini. Selain menjadi hari yang dianjurkan untuk berpuasa, tanggal 10 Muharram juga mengingatkan kita akan besarnya pertolongan Allah SWT kepada para nabi dan orang-orang yang beriman.
Melalui berbagai Keutamaan 10 Muharram, umat Islam diajak untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal saleh, memperkuat rasa syukur, serta meneladani perjuangan para nabi dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah SWT yang mampu memanfaatkan momentum Keutamaan 10 Muharram untuk meraih ampunan, rahmat, dan keberkahan-Nya.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us