Doa Sahur yang Mustajab Agar Puasa Lancar Seharian

Doa Sahur yang Mustajab Agar Puasa Lancar Seharian

Doa Sahur yang Mustajab Agar Puasa Lancar Seharian

06/03/2025 | Lulu | NOV

Sahur adalah salah satu amalan yang dianjurkan dalam menjalankan ibadah puasa. Selain sebagai sumber energi untuk menjalani puasa sepanjang hari, sahur juga merupakan waktu yang penuh berkah. Dalam setiap sahur, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa sahur agar puasanya lebih lancar dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Artikel ini akan membahas doa sahur yang mustajab serta pentingnya melafalkannya agar puasa kita lebih berkualitas.

 

Pentingnya Sahur dalam Ibadah Puasa

Sebelum membahas lebih jauh tentang doa sahur, penting untuk memahami mengapa sahur merupakan bagian yang tak terpisahkan dari ibadah puasa. Sahur adalah waktu makan sebelum fajar yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Beliau bersabda, “Bersahurlah kalian, karena dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim). Keberkahan dalam sahur tidak hanya sebatas pada makanan yang kita konsumsi, tetapi juga pada niat dan doa yang kita panjatkan sebelum memulai puasa.

 

Dalam konteks kesehatan, sahur memberikan tubuh energi yang dibutuhkan untuk menjalani aktivitas sepanjang hari. Tanpa sahur, tubuh mungkin akan merasa lemas, dan puasa bisa menjadi lebih berat untuk dijalani. Oleh karena itu, melafalkan doa sahur dan makan sahur secara teratur adalah kunci agar puasa berjalan dengan lancar dan tubuh tetap kuat sepanjang hari.

 

Selain itu, sahur juga menjadi momen bagi umat Islam untuk beribadah lebih dekat kepada Allah SWT. Dengan membaca doa sahur, kita memohon kepada Allah agar diberikan kekuatan dan keteguhan hati dalam menjalani puasa. Sahur bukan sekadar makan sebelum fajar, tetapi juga sarana untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

 

Di dalam sahur, ada keberkahan yang tidak bisa diabaikan. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk bersahur, bahkan dengan hanya seteguk air. Momen ini penuh dengan kebaikan yang bisa kita raih, terutama dengan melafalkan doa sahur yang mustajab. Dengan demikian, sahur bukan hanya mempersiapkan tubuh, tetapi juga memperkaya jiwa kita dengan amalan ibadah.

 

Doa Sahur yang Dianjurkan Berdasarkan Hadis

Setelah memahami pentingnya sahur, mari kita bahas doa sahur yang dianjurkan berdasarkan hadis. Dalam tradisi Islam, tidak ada doa sahur yang secara spesifik disebutkan oleh Rasulullah SAW sebagai doa wajib. Namun, beberapa ulama menganjurkan untuk memulai sahur dengan niat berpuasa dan membaca doa yang mendekatkan diri kepada Allah.

 

Salah satu doa sahur yang sering dianjurkan adalah:  

"Nawaitu shauma ghodin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihi as-sanati lillahi ta‘ala."  

Artinya: “Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.”

 

Doa ini dibaca dengan niat yang tulus agar puasa kita diterima oleh Allah SWT. Selain itu, dengan melafalkan doa sahur ini, kita juga mengingatkan diri sendiri bahwa puasa yang kita jalani adalah untuk Allah semata, bukan sekadar menahan lapar dan haus. Ini membantu menjaga niat kita agar tetap lurus sepanjang hari berpuasa.

 

Di samping doa sahur tersebut, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak doa dan dzikir pada waktu sahur. Waktu sahur termasuk salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan berfirman, “Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, Aku akan kabulkan; barangsiapa yang meminta kepada-Ku, Aku akan beri; dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, Aku akan ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Oleh karena itu, selain doa sahur, kita juga dianjurkan untuk memanfaatkan waktu sahur dengan memperbanyak doa-doa pribadi, meminta perlindungan, kekuatan, dan ampunan dari Allah SWT. Waktu sahur adalah saat yang penuh berkah dan menjadi kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk memperbaiki diri melalui doa-doa yang tulus.

 

Keutamaan Membaca Doa Sahur

 

Membaca doa sahur memiliki banyak keutamaan, baik secara spiritual maupun dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pertama, membaca doa sahur adalah bentuk ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sahur adalah salah satu momen di mana kita bisa memohon keberkahan dan mempersiapkan diri untuk menjalani puasa dengan niat yang kuat.

 

Kedua, dengan membaca doa sahur, kita memohon kepada Allah agar puasa yang kita jalani diberi kelancaran dan diterima sebagai ibadah yang sah. Puasa adalah ibadah yang memerlukan niat yang tulus dan keteguhan hati, dan melalui doa sahur, kita bisa memperkuat niat tersebut agar puasa yang kita jalani tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga sebagai ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.

 

Ketiga, membaca doa sahur juga merupakan bentuk pengingat bahwa sahur adalah momen yang diberkahi. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa sahur bukan hanya sekadar makan sebelum puasa, tetapi juga waktu yang penuh dengan keberkahan. Dengan melafalkan doa sahur, kita memohon agar keberkahan sahur tersebut turun kepada kita dan mempermudah puasa yang kita jalani.

 

Keempat, doa sahur juga membantu menenangkan hati dan pikiran. Menjalani puasa seringkali membutuhkan kesabaran, terutama ketika menghadapi tantangan sehari-hari. Dengan membaca doa, kita memohon kepada Allah agar diberikan ketenangan dan kekuatan dalam menjalani puasa, sehingga kita bisa menghadapi setiap cobaan dengan lapang dada.

 

Terakhir, doa sahur memberikan kesempatan bagi kita untuk memulai hari dengan hati yang bersih dan niat yang lurus. Dengan doa, kita memohon kepada Allah agar puasa kita diterima dan menjadi ibadah yang mendekatkan diri kepada-Nya. Ini juga menjadi momen introspeksi diri, memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu dan memulai hari dengan semangat yang baru.

 

Manfaat Sahur bagi Tubuh dan Rohani

Selain keutamaan spiritual, sahur juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Makan sahur memberikan energi yang dibutuhkan untuk menjalani aktivitas sepanjang hari, terutama ketika puasa dilakukan di musim panas yang panjang. Dengan sahur, tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang diperlukan untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh.

 

Pertama, sahur membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Makan sahur dengan gizi seimbang, seperti karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat, dapat mencegah tubuh dari kelelahan dan menjaga energi tetap stabil sepanjang hari. Ini sangat penting agar kita bisa menjalani puasa dengan baik dan tetap produktif.

 

Kedua, sahur juga membantu mencegah dehidrasi. Dengan minum air yang cukup saat sahur, kita dapat menjaga tubuh terhidrasi lebih lama, terutama di siang hari saat puasa berlangsung. Ini sangat penting untuk menjaga fungsi tubuh tetap optimal dan mencegah rasa haus yang berlebihan.

 

Ketiga, sahur juga berdampak pada kesehatan pencernaan. Makanan yang dikonsumsi saat sahur membantu menjaga pencernaan tetap lancar dan mencegah masalah seperti sembelit. Doa sahur yang kita panjatkan juga bisa menjadi sarana untuk memohon kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan pencernaan.

 

Keempat, sahur memberikan manfaat rohani yang tidak kalah pentingnya. Dengan membaca doa sahur dan menjalani sahur sebagai ibadah, kita memulai hari dengan keberkahan dan niat yang baik. Ini membantu menjaga semangat puasa dan membuat kita lebih siap menghadapi tantangan yang ada.

 

Terakhir, sahur juga memberikan kesempatan untuk lebih banyak beribadah. Waktu sahur adalah waktu yang sangat dianjurkan untuk berdoa, berdzikir, dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Dengan meluangkan waktu untuk berdoa setelah sahur, kita bisa mendapatkan tambahan pahala dan keberkahan dalam menjalani puasa.

 

Membaca doa sahur adalah salah satu cara untuk memastikan bahwa puasa yang kita jalani berjalan lancar dan diberkahi oleh Allah SWT. Sahur bukan hanya waktu makan sebelum puasa, tetapi juga momen untuk memperbanyak doa dan memohon keberkahan. Dengan melafalkan doa sahur, kita memohon kepada Allah agar puasa kita diterima, diberi kelancaran, dan mendekatkan diri kepada-Nya.

 

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ