Doa Malam Lailatul Qadar: Dzikir yang Meraih Kedamaian Hati

Doa Malam Lailatul Qadar: Dzikir yang Meraih Kedamaian Hati

Doa Malam Lailatul Qadar: Dzikir yang Meraih Kedamaian Hati

13/05/2024 | Humas BAZNAS

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang ditunggu-tunggu umat muslim sedunia, karena malam ini adalah waktu yang sangat istimewa dan mulia bagi Al-Quran. Maka dari itu, dalam rangka menyambut Lailatul Qadar, terdapat doa malam Lailatul Qadar yang bisa dilafalkan. 

Selama 10 malam terakhir Ramadhan, Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk mencarinya di malam-malam ganjil seperti yang diriwayatkan Aisyah Ra, “Carilah malam qadar di malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan," (H.R. Bukhari). Oleh karena itu, kemungkinan akan jatuh pada malam ke 21, 23, 25, 27, dan 29.

Doa Malam Lailatul Qadar

Dikutip dari Kitab Al Adzkar karya Imam an-Nawawi, doa Malam Lailatul Qadar, sebagai berikut:

Lafal: Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa fu anni

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan suka mengampuni. Karena itu, ampunilah aku."

Imam an-Nawawi mengutip doa tersebut dari sebuah riwayat dengan sanad shahih dalam Kitab At-Tirmidzi, Kitab An-Nasai, dan Kitab Ibnu Majah, adapun hadits tersebut berbunyi sebagai berikut:

"Dari sayyidah Aisyah ra, ia bercerita, ia pernah bertanya, Wahai Rasulullah, jika aku kedapatan menjumpai lailatul qadar, bagaimana doa yang harus kubaca? Rasulullah saw menjawab, Bacalah, Allahumma innaka afuwwun karimun tuhibbul afwa fa fu anni, " (HR At-Tirmidzi).

Para ulama madzhab lainnya juga berpendapat bahwa dianjurkan untuk memperbanyak doa dalam malam tersebut. Dianjurkan pula untuk membaca Al-Quran, memperbanyak dzikir, serta doa-doa yang dianjurkan di tempat-tempat suci dan terhormat. 

Adapun, dzikir yang dapat diamalkan di Malam Lailatul Qadar antara lain:

Tasbih, Tahmid, dan Takbir: Memperbanyak dzikir dengan membaca "Subhanallah" (Maha Suci Allah), "Alhamdulillah" (Segala puji bagi Allah), dan "Allahu Akbar" (Allah Maha Besar).

La ilaha illallah: Mengucapkan "Tiada Tuhan selain Allah.

Astaghfirullah: Memohon ampunan kepada Allah SWT.

Shalawat: Mengirim salam dan berdoa kepada Nabi Muhammad SAW, misalnya "Allahumma shalli ala Muhammad" (Ya Allah, berilah salam kepada Nabi Muhammad).

Yang terpenting dalam melakukan doa Malam Lailatul Qadar dan dzikirnya, dipenuhi dengan hati yang khusyuk, penuh pengharapan, dan keyakinan terhadap Allah Swt. Semoga amalan kita diterima oleh-Nya dan dapat diberkahi dengan kebaikan pada Malam Lailatul Qadar.

Islam menganjurkan kita untuk selalu beramal dengan penuh keikhlasan dan tanpa mengharapkan imbalan, sehingga berpotensi mendapatkan ganjaran pahala yang lebih besar di sisi Allah Swt. Maka dari itu, baik Infak maupun Sedekah sama-sama mempunyai nilai dan makna penting dalam kehidupan beragama.

Sebagai Lembaga Pemerintah Nonstruktural yang mengelola dan mengkoordinasikan zakat secara nasional, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) saat ini dipercaya publik berkat komitmen dan program-programnya dalam menghimpun dan menyalurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). BAZNAS RI merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 8 Tahun 2001. Mari kunjungi laman Sedekah BAZNAS untuk melakukan Infak atau Sedekah secara online. Semoga setiap kebaikan yang kita keluarkan, bisa menjadi amal jariyah yang senantiasa mengalir pahalanya, Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin.

 

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2024 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ