Doa Ijab Qabul Zakat yang Benar Menurut Islam

Doa Ijab Qabul Zakat yang Benar Menurut Islam

Doa Ijab Qabul Zakat yang Benar Menurut Islam

19/01/2026 | Humas BAZNAS

Dalam ajaran Islam, zakat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh setiap muslim yang telah memenuhi syarat. Zakat bukan hanya sekadar kewajiban sosial, tetapi juga ibadah yang memiliki nilai spiritual tinggi di sisi Allah SWT. Oleh karena itu, proses penunaian zakat harus dilakukan dengan benar sesuai tuntunan syariat.

Salah satu hal penting dalam menunaikan zakat adalah adanya ijab qabul antara pemberi zakat (muzakki) dan penerima zakat (mustahik) atau amil zakat. Di sinilah pentingnya memahami doa ijab qabul zakat agar ibadah zakat yang dilakukan sah, sempurna, dan bernilai pahala.

Doa ijab qabul zakat menjadi simbol kesungguhan niat seorang muslim dalam menunaikan kewajiban hartanya. Dengan mengucapkan doa ijab qabul zakat, seorang muzakki menegaskan bahwa zakat yang diberikan benar-benar diniatkan karena Allah SWT semata.

Bagi umat Islam, memahami doa ijab qabul zakat bukan hanya soal hafalan lafaz, tetapi juga penghayatan makna di dalamnya. Setiap kalimat yang diucapkan mengandung doa, harapan, dan kepasrahan kepada Allah SWT agar zakat yang dikeluarkan menjadi amal saleh yang diterima.

Oleh karena itu, penting bagi setiap muslim untuk mempelajari doa ijab qabul zakat yang benar menurut Islam agar ibadah zakat yang dilakukan semakin berkualitas dan bernilai ibadah yang sempurna di sisi Allah SWT.


Pengertian dan Pentingnya Doa Ijab Qabul Zakat

Doa ijab qabul zakat adalah lafaz atau ucapan yang digunakan saat menyerahkan zakat dari muzakki kepada mustahik atau amil zakat sebagai bentuk penegasan niat dan penerimaan zakat tersebut. Dalam praktiknya, doa ijab qabul zakat menjadi simbol sahnya penyerahan zakat secara syariat.

Dalam Islam, niat merupakan rukun utama dalam setiap ibadah, termasuk zakat. Doa ijab qabul zakat menjadi sarana untuk menegaskan niat tersebut secara lisan, sehingga ibadah yang dilakukan semakin sempurna dan terhindar dari keraguan.

Doa ijab qabul zakat juga mencerminkan adab seorang muslim dalam beribadah. Dengan mengucapkannya, seorang muzakki menunjukkan kesungguhan hati dalam menunaikan kewajiban yang telah Allah perintahkan, bukan sekadar menggugurkan kewajiban semata.

Selain itu, doa ijab qabul zakat juga mengandung doa kebaikan bagi pemberi dan penerima zakat. Lafaz yang diucapkan bukan hanya formalitas, tetapi mengandung harapan agar harta yang dizakatkan menjadi keberkahan dan pembersih harta.

Dengan memahami makna dan pentingnya doa ijab qabul zakat, seorang muslim akan semakin khusyuk dan ikhlas dalam menunaikan zakat, sehingga ibadah zakat tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga bernilai ibadah yang tinggi di sisi Allah SWT.


Bacaan Doa Ijab Qabul Zakat yang Benar

Dalam praktik sehari-hari, doa ijab qabul zakat biasanya dilakukan secara sederhana dan tidak memberatkan. Islam memberikan kemudahan bagi umatnya dalam beribadah, termasuk dalam pelaksanaan ijab qabul zakat.

Salah satu contoh lafaz doa ijab qabul zakat dari pihak muzakki adalah:
“Saya niat mengeluarkan zakat harta karena Allah Ta’ala.”

Sementara dari pihak penerima atau amil, doa ijab qabul zakat dapat diucapkan dengan lafaz:
“Saya terima zakat ini dari Anda karena Allah Ta’ala.”

Selain itu, sering pula ditambahkan doa dari penerima zakat sebagai bentuk balasan kebaikan, seperti:
“Semoga Allah memberkahi hartamu dan mensucikan jiwamu.”

Dalam Islam, doa ijab qabul zakat tidak harus menggunakan bahasa Arab. Boleh menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa daerah selama maknanya jelas dan sesuai dengan niat ibadah zakat.

Dengan memahami bacaan doa ijab qabul zakat yang benar, umat Islam dapat menunaikan zakat dengan lebih yakin, tenang, dan penuh keikhlasan karena telah mengikuti tuntunan syariat dengan baik.


Tata Cara Pelaksanaan Doa Ijab Qabul Zakat

Pelaksanaan doa ijab qabul zakat sebaiknya dilakukan dengan adab yang baik dan penuh kesungguhan. Seorang muslim dianjurkan untuk menghadirkan niat di dalam hati sebelum menyerahkan zakatnya.

Saat menyerahkan zakat, muzakki mengucapkan niat atau doa ijab qabul zakat sebagai bentuk pernyataan bahwa zakat tersebut benar-benar diniatkan karena Allah SWT. Hal ini menjadi penegasan bahwa harta yang diberikan adalah zakat, bukan sekadar sedekah biasa.

Penerima zakat atau amil kemudian menjawab dengan lafaz qabul sebagai tanda penerimaan zakat tersebut. Dalam momen ini, doa ijab qabul zakat menjadi simbol ikatan ibadah antara pemberi dan penerima dalam ketaatan kepada Allah SWT.

Setelah itu, dianjurkan bagi penerima zakat untuk mendoakan muzakki agar hartanya diberkahi, dilapangkan rezekinya, dan disucikan jiwanya. Doa ini menjadi bagian dari keberkahan doa ijab qabul zakat.

Dengan menjalankan tata cara doa ijab qabul zakat secara tertib dan sesuai tuntunan, ibadah zakat akan terasa lebih khusyuk, bermakna, dan penuh keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.


Hikmah dan Keutamaan Doa Ijab Qabul Zakat

Doa ijab qabul zakat mengajarkan umat Islam untuk selalu melibatkan Allah SWT dalam setiap urusan, termasuk dalam urusan harta. Dengan mengucapkan doa ijab qabul zakat, seorang muslim menegaskan bahwa semua harta yang dimiliki hanyalah titipan dari Allah SWT.

Salah satu hikmah doa ijab qabul zakat adalah menumbuhkan rasa ikhlas dalam berzakat. Ketika seorang muzakki mengucapkan niat dan doa secara lisan, hatinya akan lebih tergerak untuk menunaikan zakat dengan penuh keimanan.

Doa ijab qabul zakat juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial antara pemberi dan penerima zakat. Momen penyerahan zakat menjadi lebih bermakna karena diiringi dengan doa dan harapan kebaikan.

Selain itu, doa ijab qabul zakat mengajarkan adab dalam beribadah, yaitu tidak sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi melaksanakannya dengan penuh kesadaran dan penghayatan makna.

Dengan memahami hikmah dan keutamaan doa ijab qabul zakat, seorang muslim akan semakin termotivasi untuk menunaikan zakat dengan cara yang baik, benar, dan penuh keberkahan.


Sebagai umat Islam, memahami dan mengamalkan doa ijab qabul zakat merupakan bagian dari kesempurnaan ibadah zakat. Zakat bukan hanya kewajiban finansial, tetapi juga ibadah spiritual yang membutuhkan niat, keikhlasan, dan adab yang baik.

Dengan mengucapkan doa ijab qabul zakat, seorang muslim menegaskan bahwa zakat yang dikeluarkan benar-benar diniatkan karena Allah SWT dan diharapkan menjadi amal saleh yang diterima di sisi-Nya.

Doa ijab qabul zakat juga menjadi pengingat bahwa harta yang kita miliki hanyalah titipan, dan di dalamnya terdapat hak orang lain yang wajib ditunaikan. Dengan menunaikan zakat, kita membersihkan harta dan menyucikan jiwa.

Semoga dengan memahami doa ijab qabul zakat yang benar menurut Islam, kita semua dapat menunaikan zakat dengan penuh keikhlasan, kesadaran, dan ketaatan kepada Allah SWT.

Akhir kata, semoga Allah SWT menerima amal ibadah zakat kita, memberkahi harta yang kita miliki, serta menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang gemar berbagi dan peduli terhadap sesama. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

 

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ