Bayar Zakat Penghasilan untuk Membantu Keluarga Prasejahtera

Bayar Zakat Penghasilan untuk Membantu Keluarga Prasejahtera

Bayar Zakat Penghasilan untuk Membantu Keluarga Prasejahtera

10/08/2026 | Humas BAZNAS RI

Zakat Anda Bisa Membantu Mustahik Bangkit dari Kemiskinan. Setiap rezeki yang kita terima terdapat hak orang lain yang membutuhkan. Dengan menunaikan zakat penghasilan, kita tidak hanya membersihkan harta dan menyempurnakan ibadah, tetapi juga menghadirkan jalan keluar nyata bagi keluarga prasejahtera untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

Penyaluran zakat secara tepat sasaran mampu mengubah kehidupan para mustahik (penerima zakat) menjadi lebih berdaya dan mandiri secara ekonomi.

Mengapa Zakat Penghasilan Penting Ditunaikan?

Zakat penghasilan atau zakat profesi adalah zakat yang dikeluarkan dari setiap pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan atau profesi yang tidak melanggar syariat. Membayar zakat penghasilan memiliki keutamaan yang sangat besar, baik dari sisi spiritual maupun sosial:

- Menyucikan Harta dan Jiwa: Zakat membersihkan harta dari hak orang lain serta membersihkan jiwa dari sifat kikir dan serakah.

- Kewajiban Syariah: Menunaikan zakat merupakan bentuk ketaatan atas perintah Allah SWT bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat nishab (batas minimum harta) dan haul.

- Solusi Efektif Pengentasan Kemiskinan: Pemanfaatan zakat untuk kemiskinan terbukti menjadi instrumen redistribusi ekonomi yang inklusif untuk memperkecil ketimpangan sosial.

 

Dampak Zakat bagi Keluarga Prasejahtera

Menyalurkan zakat bukan sekadar memberikan bantuan darurat, melainkan investasi sosial jangka panjang. Pengelolaan zakat untuk kemiskinan yang dikelola secara produktif memberikan dampak nyata bagi keluarga prasejahtera:

1. Pemenuhan Kebutuhan Dasar: Membantu keluarga miskin memenuhi kebutuhan pokok seperti pangan, kesehatan, dan tempat tinggal yang layak.

2. Akses Pendidikan Berkualitas: Memberikan beasiswa bagi anak-anak prasejahtera agar tetap dapat mengenyam pendidikan dan memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

3. Pemberdayaan Ekonomi Produktif: Memberikan modal usaha, pelatihan kerja, dan pendampingan bisnis mikro agar keluarga prasejahtera bisa bangkit dan mandiri secara finansial.

4. Transformasi Mustahik Menjadi Muzakki: Dengan pendampingan yang tepat, penerima manfaat zakat bertahap bisa keluar dari status mustahik dan berpotensi menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan.

Menunaikan zakat penghasilan kini sangat mudah, cepat, dan aman melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Anda dapat melakukan pembayaran secara daring (online) dari mana saja:

1. Kunjungi Platform Resmi BAZNAS: Buka peramban (browser) Anda dan akses halaman layanan pembayaran zakat BAZNAS.

2. Hitung Zakat Penghasilan: Gunakan kalkulator zakat yang tersedia di situs BAZNAS untuk menghitung besaran zakat penghasilan Anda (2,5 persen dari penghasilan bersih/kotor setelah memenuhi syarat nishab).

3. Isi Data Diri: Lengkapi nama lengkap, alamat email, dan nomor kontak aktif untuk keperluan pencatatan dan pengiriman Bukti Setor Zakat (BSZ) resmi.

4. Pilih Metode Pembayaran: BAZNAS menyediakan berbagai opsi transaksi, mulai dari virtual account berbagai bank, dompet digital (e-wallet), hingga kartu debit/kredit.

5. Niat dan Konfirmasi: Baca niat zakat penghasilan yang tertera di layar, lalu selesaikan proses pembayaran Anda.

Mari sempurnakan ibadah Anda dengan berzakat melalui BAZNAS, cukup klik link berikut ini: ZAKAT DI BAZNAS

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ