Bacaan Doa Menerima Zakat Fitrah Lengkap
Bacaan Doa Menerima Zakat Fitrah Lengkap
14/01/2026 | Humas BAZNASZakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu dan ditunaikan pada bulan Ramadan hingga sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Selain sebagai bentuk penyucian diri setelah menjalankan ibadah puasa, zakat fitrah juga menjadi sarana untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama, khususnya kaum dhuafa. Dalam pelaksanaannya, terdapat adab dan tuntunan yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah bacaan doa menerima zakat fitrah.
Pemahaman tentang bacaan doa menerima zakat fitrah menjadi penting, baik bagi amil zakat maupun mustahik yang menerimanya. Doa ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan serta bentuk penghormatan kepada orang yang menunaikan zakat.
Di tengah masyarakat muslim Indonesia, praktik membaca doa saat menerima zakat fitrah sudah menjadi tradisi yang terus dijaga. Namun, tidak sedikit umat Islam yang belum memahami makna dan lafaz doa tersebut secara benar sesuai tuntunan sunnah.
Melalui artikel ini, kita akan membahas secara lengkap bacaan doa menerima zakat fitrah, keutamaannya, adab dalam menerimanya, serta hikmah yang terkandung di dalamnya. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan ibadah zakat fitrah semakin sempurna dan bernilai di sisi Allah SWT.
Dengan mengetahui bacaan doa menerima zakat fitrah, umat Islam dapat mengamalkannya dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, sehingga ibadah yang dilakukan tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga penuh makna secara spiritual.
Pengertian dan Dasar Hukum Bacaan Doa Menerima Zakat Fitrah
Bacaan doa menerima zakat fitrah merupakan doa yang dibaca oleh amil atau mustahik saat menerima zakat dari muzakki. Doa ini berisi permohonan kepada Allah SWT agar zakat yang diberikan menjadi berkah, diterima sebagai amal saleh, dan membawa kebaikan bagi pemberinya.
Dalam ajaran Islam, setiap amal ibadah dianjurkan untuk disertai dengan doa. Begitu pula dalam pelaksanaan zakat fitrah, bacaan doa menerima zakat fitrah menjadi bagian dari adab yang mencerminkan akhlak mulia seorang muslim dalam menerima amanah.
Secara bahasa, doa berarti permohonan atau harapan kepada Allah SWT. Sementara itu, zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa muslim sebagai penyucian diri dari perbuatan sia-sia selama Ramadan. Maka, bacaan doa menerima zakat fitrah menjadi pengiring yang memperkuat nilai ibadah tersebut.
Dalam beberapa riwayat, Rasulullah SAW mendoakan orang-orang yang menyerahkan zakat kepada beliau. Hal ini menjadi dasar bahwa membaca doa ketika menerima zakat adalah sunnah yang dianjurkan. Dengan membaca bacaan doa menerima zakat fitrah, amil atau mustahik mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW.
Oleh karena itu, bacaan doa menerima zakat fitrah tidak hanya menjadi pelengkap seremonial, tetapi juga bagian dari sunnah yang memiliki nilai ibadah dan pahala tersendiri bagi yang mengamalkannya dengan ikhlas.
Bacaan Doa Menerima Zakat Fitrah Sesuai Sunnah
Bacaan doa menerima zakat fitrah yang paling dikenal di kalangan umat Islam di Indonesia adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabatnya. Doa ini mencerminkan permohonan kebaikan dan keberkahan bagi pemberi zakat.
Salah satu bacaan doa menerima zakat fitrah yang sering diamalkan adalah sebagai berikut:
Ajarakallahu fima a‘taita, wa baraka laka fima abqaita, wa ja‘alahu laka tahuran.
Artinya:
"Semoga Allah memberi pahala atas apa yang telah engkau berikan, memberkahi apa yang masih engkau miliki, dan menjadikannya sebagai penyuci bagimu."
Bacaan doa menerima zakat fitrah ini mengandung makna yang sangat dalam. Doa tersebut memohon agar Allah SWT menerima zakat yang diberikan, melipatgandakan pahalanya, serta menjadikan zakat sebagai penyuci harta dan jiwa.
Selain itu, terdapat pula bacaan doa menerima zakat fitrah dalam bentuk lain, seperti:
Taqabbalallahu minna wa minkum.
Artinya:
"Semoga Allah menerima amal dari kami dan dari kalian."
Doa ini sering dibaca saat menerima zakat fitrah sebagai bentuk harapan agar ibadah yang dilakukan diterima oleh Allah SWT. Dengan mengamalkan bacaan doa menerima zakat fitrah ini, umat Islam meneladani sunnah Nabi dan menghidupkan tradisi kebaikan dalam beribadah.
Keutamaan Membaca Doa Saat Menerima Zakat Fitrah
Membaca bacaan doa menerima zakat fitrah memiliki banyak keutamaan yang tidak hanya dirasakan oleh penerima zakat, tetapi juga oleh pemberinya. Doa menjadi sarana penghubung antara manusia dengan Allah SWT dalam setiap aktivitas ibadah.
Salah satu keutamaan membaca bacaan doa menerima zakat fitrah adalah sebagai bentuk syukur atas rezeki yang Allah titipkan. Dengan doa, seorang muslim mengakui bahwa segala nikmat berasal dari Allah SWT dan harus digunakan di jalan yang diridhai-Nya.
Selain itu, bacaan doa menerima zakat fitrah juga menjadi wujud penghormatan kepada muzakki yang telah menunaikan kewajibannya. Doa yang dipanjatkan menjadi balasan terbaik yang bisa diberikan oleh amil atau mustahik kepada pemberi zakat.
Keutamaan lainnya adalah mempererat ukhuwah Islamiyah. Saat bacaan doa menerima zakat fitrah dibacakan, terjalin hubungan spiritual yang kuat antara pemberi dan penerima zakat dalam bingkai keimanan.
Dengan demikian, membaca bacaan doa menerima zakat fitrah bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari ibadah yang sarat dengan nilai keutamaan dan keberkahan.
Adab dan Tata Cara Menerima Zakat Fitrah dalam Islam
Dalam Islam, menerima zakat fitrah tidak hanya soal menerima harta atau makanan pokok, tetapi juga memperhatikan adab dan etika yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Salah satu adab utama adalah membaca bacaan doa menerima zakat fitrah dengan penuh keikhlasan.
Adab pertama adalah menerima zakat dengan sikap rendah hati dan penuh rasa syukur. Dengan membaca bacaan doa menerima zakat fitrah, seorang muslim menunjukkan bahwa dirinya bersyukur atas rezeki yang Allah titipkan melalui perantara saudaranya.
Adab berikutnya adalah tidak meremehkan pemberian, sekecil apa pun jumlahnya. Setiap zakat yang diberikan adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT, sehingga bacaan doa menerima zakat fitrah menjadi penghargaan atas ketaatan tersebut.
Selain itu, dianjurkan untuk mendoakan muzakki secara langsung di hadapannya. Hal ini sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW yang selalu mendoakan orang-orang yang menyerahkan zakat kepada beliau.
Dengan menjaga adab-adab tersebut dan mengamalkan bacaan doa menerima zakat fitrah, umat Islam dapat menjalankan ibadah zakat dengan lebih sempurna dan penuh keberkahan.
Hikmah dan Makna Bacaan Doa Menerima Zakat Fitrah
Di balik bacaan doa menerima zakat fitrah, terdapat hikmah yang mendalam bagi kehidupan seorang muslim. Doa ini mengajarkan pentingnya saling mendoakan dalam kebaikan dan ketakwaan.
Hikmah pertama adalah menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Dengan membaca bacaan doa menerima zakat fitrah, seorang muslim menyadari bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga sarana untuk membantu sesama.
Hikmah lainnya adalah membersihkan hati dari sifat iri dan dengki. Doa yang dipanjatkan untuk kebaikan orang lain melatih jiwa agar selalu berprasangka baik dan mencintai sesama muslim.
Selain itu, bacaan doa menerima zakat fitrah juga mengingatkan bahwa harta hanyalah titipan Allah SWT. Dengan doa, seorang muslim diajak untuk selalu mengembalikan segala urusan kepada-Nya.
Dengan memahami hikmah ini, bacaan doa menerima zakat fitrah tidak lagi dipandang sebagai formalitas, melainkan sebagai bagian penting dari ibadah yang menyempurnakan makna zakat itu sendiri.
Menghidupkan Sunnah dengan Bacaan Doa Menerima Zakat Fitrah
Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk menjalankan setiap ibadah dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Zakat fitrah bukan hanya kewajiban tahunan, tetapi juga sarana untuk menyucikan diri dan mempererat persaudaraan sesama muslim.
Dengan mengamalkan bacaan doa menerima zakat fitrah, kita menghidupkan sunnah Rasulullah SAW dan meneladani akhlak mulia beliau dalam bermuamalah. Doa menjadi pengiring yang menyempurnakan ibadah zakat fitrah agar lebih bernilai di sisi Allah SWT.
Semoga dengan memahami dan mengamalkan bacaan doa menerima zakat fitrah, umat Islam semakin khusyuk dalam beribadah dan semakin peduli terhadap sesama. Mari kita jadikan zakat fitrah sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan menebar kebaikan.
Akhir kata, semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita, memberkahi rezeki yang kita miliki, serta menjadikan zakat fitrah sebagai penyuci jiwa dan harta kita. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us