Amalan yang Dianjurkan Saat Muharram Menurut Al-Qur'an dan Hadis

Amalan yang Dianjurkan Saat Muharram Menurut Al-Qur'an dan Hadis

Amalan yang Dianjurkan Saat Muharram Menurut Al-Qur'an dan Hadis

06/07/2026 | Humas BAZNAS RI

Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Sebagai salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, Muharram menjadi waktu yang tepat bagi setiap muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal saleh. Oleh karena itu, memahami Amalan yang Dianjurkan Saat Muharram menjadi hal yang penting agar setiap ibadah yang dilakukan sesuai dengan tuntunan Al-Qur'an dan hadis.

Tidak sedikit umat Islam yang mengetahui bahwa Muharram adalah awal tahun Hijriah, tetapi belum memahami amalan-amalan apa saja yang benar-benar dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Padahal, bulan ini menyimpan banyak kesempatan untuk memperoleh pahala yang berlipat melalui berbagai bentuk ibadah yang telah dicontohkan dalam syariat Islam.

Dalam artikel ini akan dibahas secara lengkap mengenai Amalan yang Dianjurkan Saat Muharram menurut Al-Qur'an dan hadis, lengkap dengan dalil, penjelasan ulama, serta amalan yang sebaiknya dilakukan oleh setiap muslim selama bulan yang penuh keberkahan ini.

Keutamaan Bulan Muharram dalam Islam

Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriah. Allah SWT memberikan kedudukan istimewa kepada bulan ini karena termasuk salah satu dari empat bulan haram selain Zulkaidah, Zulhijah, dan Rajab.

Allah SWT berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 36:

"Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ada dua belas bulan, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam bulan-bulan itu."

Ayat tersebut menunjukkan bahwa bulan Muharram merupakan waktu yang sangat mulia sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh dan menghindari segala bentuk kemaksiatan.

Rasulullah SAW juga memberikan perhatian khusus terhadap bulan Muharram. Beliau menyebut Muharram sebagai "bulan Allah", sebuah penyebutan yang menunjukkan kemuliaannya dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Mengapa Amalan yang Dianjurkan Saat Muharram Sangat Penting?

Setiap waktu memiliki keutamaan masing-masing dalam Islam. Muharram menjadi salah satu momentum terbaik untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Banyak ulama menjelaskan bahwa amal saleh yang dilakukan pada bulan-bulan haram memiliki nilai yang sangat besar. Sebaliknya, dosa yang dilakukan pada bulan tersebut juga lebih berat karena dilakukan pada waktu yang dimuliakan Allah.

Oleh sebab itu, mengetahui Amalan yang Dianjurkan Saat Muharram membantu umat Islam agar dapat memanfaatkan kesempatan yang penuh keberkahan ini dengan sebaik-baiknya.

1. Memperbanyak Puasa Sunnah

Puasa merupakan amalan paling utama yang dianjurkan selama bulan Muharram.

Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram."

(HR. Muslim No. 1163)

Hadis ini menunjukkan bahwa memperbanyak puasa sunnah di bulan Muharram memiliki keutamaan yang sangat besar.

Puasa tidak harus dilakukan setiap hari, namun semakin banyak berpuasa selama bulan Muharram maka semakin besar pula pahala yang diharapkan.

2. Melaksanakan Puasa Asyura

Puasa Asyura dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram.

Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa Asyura menghapus dosa-dosa setahun yang telah lalu."

(HR. Muslim No. 1162)

Inilah salah satu Amalan yang Dianjurkan Saat Muharram yang paling utama dan paling banyak dikerjakan oleh kaum muslimin di seluruh dunia.

Puasa Asyura menjadi bentuk rasa syukur atas pertolongan Allah kepada Nabi Musa AS beserta kaumnya dari kezaliman Firaun.

3. Menjalankan Puasa Tasu'a

Selain puasa Asyura, Rasulullah SAW juga menganjurkan puasa pada tanggal 9 Muharram atau yang dikenal dengan Puasa Tasu'a.

Beliau bersabda:

"Jika aku masih hidup hingga tahun depan, sungguh aku akan berpuasa pada hari kesembilan."

(HR. Muslim No. 1134)

Tujuannya adalah untuk membedakan pelaksanaan puasa umat Islam dengan tradisi kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharram.

Karena itu, para ulama menganjurkan berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram secara bersamaan.

4. Memperbanyak Taubat kepada Allah SWT

Muharram merupakan awal tahun Hijriah sehingga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri.

Taubat yang sungguh-sungguh menjadi langkah awal memperbaiki kehidupan seorang muslim.

Allah SWT berfirman:

"Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah wahai orang-orang yang beriman agar kamu beruntung."

(QS. An-Nur: 31)

Taubat tidak hanya dilakukan dengan lisan, tetapi juga disertai penyesalan, meninggalkan dosa, dan bertekad tidak mengulanginya.

5. Memperbanyak Dzikir

Dzikir menjadi amalan ringan tetapi memiliki pahala yang sangat besar.

Beberapa dzikir yang dapat diperbanyak selama Muharram antara lain:

  • Membaca tasbih.
  • Membaca tahmid.
  • Membaca takbir.
  • Membaca tahlil.
  • Memperbanyak istigfar.

Dengan memperbanyak dzikir, hati menjadi lebih tenang dan semakin dekat kepada Allah SWT.

6. Memperbanyak Membaca Al-Qur'an

Salah satu Amalan yang Dianjurkan Saat Muharram adalah memperbanyak membaca, mentadabburi, dan mengamalkan isi Al-Qur'an.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 9:

"Sesungguhnya Al-Qur'an ini memberikan petunjuk kepada jalan yang paling lurus."

Membaca Al-Qur'an secara rutin akan menambah keimanan dan memperkuat hubungan seorang hamba dengan Rabb-nya.

7. Memperbanyak Sedekah

Sedekah merupakan ibadah yang sangat dicintai Allah SWT.

Walaupun tidak ada hadis sahih yang secara khusus memerintahkan sedekah pada tanggal 10 Muharram dengan keutamaan tertentu, bersedekah tetap termasuk amal saleh yang dianjurkan kapan saja, termasuk selama bulan Muharram.

Sedekah dapat berupa:

  • Memberikan makanan.
  • Membantu fakir miskin.
  • Menyantuni anak yatim.
  • Membantu pembangunan masjid.
  • Memberikan bantuan kepada saudara yang membutuhkan.

8. Memperbanyak Doa

Muharram juga menjadi kesempatan terbaik untuk memperbanyak doa.

Doa dapat dipanjatkan untuk:

  • Memohon ampunan.
  • Memohon rezeki halal.
  • Memohon kesehatan.
  • Memohon keselamatan dunia dan akhirat.
  • Memohon istiqamah dalam beribadah.

Doa merupakan bentuk ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT.

9. Menjalin Silaturahmi

Islam sangat menganjurkan menjaga hubungan baik dengan keluarga, tetangga, dan sesama muslim.

Silaturahmi dapat dilakukan dengan:

  • Mengunjungi orang tua.
  • Menyambung hubungan keluarga.
  • Meminta maaf.
  • Membantu saudara yang membutuhkan.

Silaturahmi menjadi salah satu bentuk amal saleh yang membawa keberkahan dalam kehidupan.

10. Meningkatkan Amal Saleh Secara Umum

Para ulama menjelaskan bahwa seluruh amal saleh sangat dianjurkan pada bulan Muharram.

Misalnya:

  • Salat sunnah.
  • Membantu sesama.
  • Menuntut ilmu agama.
  • Menghadiri majelis ilmu.
  • Berdakwah.
  • Berbakti kepada orang tua.

Semua amal tersebut termasuk bentuk ibadah yang sangat dianjurkan selama bulan yang dimuliakan Allah ini.

Amalan yang Tidak Memiliki Dalil Sahih

Selain mengetahui Amalan yang Dianjurkan Saat Muharram, umat Islam juga perlu berhati-hati terhadap amalan yang tidak memiliki dasar yang kuat.

Beberapa amalan yang sering beredar tetapi tidak memiliki dalil sahih antara lain:

  • Mengkhususkan doa awal tahun dan akhir tahun sebagai ibadah yang memiliki keutamaan tertentu.
  • Menganggap wajib memasak makanan tertentu pada tanggal 10 Muharram.
  • Meyakini adanya ritual khusus yang tidak pernah dicontohkan Rasulullah SAW.
  • Menganggap malam 1 Muharram memiliki ibadah khusus yang dijamin pahala tertentu tanpa dalil sahih.

Islam mengajarkan agar setiap ibadah memiliki dasar dari Al-Qur'an maupun hadis yang sahih sehingga terhindar dari perbuatan bid'ah dalam urusan ibadah.

Hikmah Melaksanakan Amalan yang Dianjurkan Saat Muharram

Melaksanakan berbagai ibadah selama Muharram memberikan banyak hikmah bagi kehidupan seorang muslim.

Di antaranya:

  • Meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
  • Menghapus dosa melalui puasa Asyura.
  • Membiasakan diri dengan amal saleh.
  • Memulai tahun Hijriah dengan ibadah.
  • Membersihkan hati melalui taubat.
  • Memperkuat hubungan dengan sesama muslim.
  • Menambah pahala melalui sedekah dan dzikir.
  • Menjadikan Muharram sebagai momentum perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Semua hikmah tersebut akan dirasakan apabila seorang muslim menjalankan amalan dengan ikhlas semata-mata mengharap ridha Allah SWT.

Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang sangat dimuliakan dalam Islam. Oleh sebab itu, setiap muslim hendaknya memanfaatkan kesempatan ini dengan memperbanyak ibadah sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Berbagai Amalan yang Dianjurkan Saat Muharram seperti puasa sunnah, puasa Asyura, puasa Tasu'a, membaca Al-Qur'an, memperbanyak dzikir, taubat, sedekah, doa, silaturahmi, dan berbagai amal saleh lainnya merupakan bentuk ketaatan yang memiliki nilai pahala besar di sisi Allah SWT.

Sebaliknya, umat Islam juga perlu berhati-hati terhadap berbagai amalan yang tidak memiliki dasar yang sahih agar ibadah tetap sesuai dengan syariat. Dengan memahami dan mengamalkan Amalan yang Dianjurkan Saat Muharram, semoga kita dapat mengawali tahun Hijriah dengan semangat memperbaiki diri, meningkatkan ketakwaan, dan meraih keberkahan serta ampunan dari Allah SWT.

Mari sempurnakan ibadah di bulan Muharram dengan berzakat melalui BAZNAS, cukup klik link berikut ini: ZAKAT DI BAZNAS

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ