Adab Sahur dan Berbuka Sesuai Tuntunan Syariat
Adab Sahur dan Berbuka Sesuai Tuntunan Syariat
25/02/2026 | Humas BAZNASBulan Ramadan adalah bulan penuh berkah yang menghadirkan kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu ibadah utama dalam Ramadan adalah puasa, yang tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, keikhlasan, dan ketakwaan. Dalam menjalankan ibadah puasa, terdapat tuntunan syariat yang mengajarkan adab sahur dan berbuka agar ibadah yang dijalankan menjadi lebih sempurna dan bernilai pahala. Memahami adab sahur dan berbuka membantu umat Islam menjalankan puasa dengan penuh kesadaran spiritual dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
Keutamaan Sahur dalam Islam
Sahur merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan sebelum memulai puasa. Rasulullah SAW bersabda bahwa sahur mengandung keberkahan, sehingga umat Islam dianjurkan untuk tidak meninggalkannya meskipun hanya dengan seteguk air.
Sahur bukan sekadar makan sebelum fajar, tetapi juga menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW. Waktu sahur yang dilakukan menjelang waktu Subuh mengandung keberkahan dan menjadi pembeda antara puasa umat Islam dengan puasa umat terdahulu.
Selain itu, sahur memberikan kekuatan fisik untuk menjalani aktivitas sepanjang hari. Dengan asupan makanan yang cukup dan bernutrisi, tubuh dapat tetap bertenaga sehingga ibadah dan aktivitas harian dapat dilakukan secara optimal.
Adab Sahur yang Dianjurkan
Menjalankan adab sahur dan berbuka sesuai tuntunan syariat menjadi bagian penting dalam menyempurnakan ibadah puasa. Berikut beberapa adab sahur yang dianjurkan:
1. Mengakhirkan Waktu Sahur
Disunnahkan untuk mengakhirkan sahur hingga mendekati waktu Subuh. Rasulullah SAW dan para sahabat mengakhirkan sahur karena waktu tersebut penuh keberkahan dan memberi energi yang lebih tahan lama sepanjang hari.
2. Memulai Sahur dengan Niat Berpuasa
Sahur hendaknya diawali dengan niat puasa dalam hati. Niat merupakan rukun puasa yang membedakan antara ibadah dan kebiasaan makan biasa.
3. Mengonsumsi Makanan Halal dan Bergizi
Pilihlah makanan yang halal, bergizi, dan tidak berlebihan. Rasulullah SAW menganjurkan kesederhanaan dalam makan agar tubuh tetap sehat dan ibadah berjalan optimal.
4. Menghindari Berlebihan dalam Makan
Islam mengajarkan keseimbangan. Makan berlebihan saat sahur justru dapat menyebabkan rasa lemas dan mengantuk sepanjang hari.
5. Memperbanyak Dzikir dan Doa
Waktu sahur merupakan waktu yang penuh keberkahan. Mengisinya dengan dzikir, istighfar, dan doa akan menambah nilai ibadah dan ketenangan hati.
Hikmah dan Manfaat Sahur
Melaksanakan sahur dengan adab sahur dan berbuka yang benar memberikan berbagai hikmah, antara lain:
-
Mengikuti sunnah Rasulullah SAW
-
Mendapat keberkahan dalam ibadah puasa
-
Menjaga kekuatan fisik selama berpuasa
-
Melatih disiplin dan pengendalian diri
-
Menambah kesempatan berdoa di waktu mustajab
Sahur juga mengajarkan kesadaran bahwa ibadah tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga memperhatikan keseimbangan fisik dan kesehatan tubuh.
Keutamaan Menyegerakan Berbuka
Saat waktu Maghrib tiba, umat Islam dianjurkan untuk segera berbuka. Rasulullah SAW bersabda bahwa manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa.
Menyegerakan berbuka merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Hal ini juga menunjukkan sikap syukur atas nikmat yang diberikan setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Adab Berbuka Puasa Sesuai Sunnah
Mengetahui adab sahur dan berbuka membantu umat Islam menjalankan ibadah puasa dengan lebih sempurna. Berikut adab berbuka yang dianjurkan:
1. Menyegerakan Berbuka Saat Waktu Maghrib Tiba
Segera berbuka setelah yakin waktu Maghrib telah masuk, tanpa menunda-nunda.
2. Membaca Doa Berbuka Puasa
Sebelum makan atau minum, dianjurkan membaca doa berbuka sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.
3. Berbuka dengan yang Manis dan Sederhana
Rasulullah SAW menganjurkan berbuka dengan kurma. Jika tidak ada, dapat diganti dengan air putih. Makanan manis membantu mengembalikan energi tubuh secara cepat.
4. Tidak Berlebihan dalam Makan
Berbuka bukan ajang balas dendam setelah seharian berpuasa. Islam mengajarkan kesederhanaan agar tubuh tetap sehat dan ibadah malam dapat dilakukan dengan khusyuk.
5. Mendahulukan Shalat Maghrib
Setelah berbuka ringan, dianjurkan untuk menunaikan shalat Maghrib terlebih dahulu sebelum melanjutkan makan besar.
Hikmah Berbuka Puasa dengan Adab yang Benar
Menjalankan adab sahur dan berbuka sesuai tuntunan syariat membawa banyak hikmah, di antaranya:
-
Menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT
-
Menghidupkan sunnah Rasulullah SAW
-
Menjaga kesehatan tubuh
-
Menghindari sikap berlebihan
-
Menumbuhkan kepedulian sosial
Berbuka puasa juga menjadi momentum kebersamaan yang mempererat hubungan keluarga dan masyarakat.
Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Sahur dan Berbuka
Agar adab sahur dan berbuka tetap terjaga, beberapa hal berikut perlu dihindari:
-
Melewatkan sahur tanpa alasan
-
Makan berlebihan hingga menyebabkan malas beribadah
-
Menunda berbuka tanpa alasan syar’i
-
Mengonsumsi makanan secara berlebihan dan tidak sehat
-
Mengabaikan doa dan dzikir
Menghindari kesalahan-kesalahan ini membantu menjaga kualitas ibadah puasa agar tetap sesuai dengan tuntunan Islam.
Menghidupkan Sunnah dalam Kehidupan Ramadan
Ramadan adalah kesempatan untuk menghidupkan sunnah Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menjalankan adab sahur dan berbuka secara benar, umat Islam tidak hanya memperoleh manfaat fisik, tetapi juga meraih keberkahan spiritual.
Menjalankan sahur dengan penuh kesadaran, memperbanyak doa di waktu mustajab, menyegerakan berbuka, serta menjaga kesederhanaan merupakan bentuk ketakwaan yang nyata. Ibadah puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi juga melatih pengendalian diri, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama.
Pada akhirnya, memahami dan mengamalkan adab sahur dan berbuka sesuai tuntunan syariat menjadikan Ramadan sebagai madrasah spiritual yang membentuk pribadi muslim yang lebih sabar, disiplin, dan penuh rasa syukur. Dengan mengikuti sunnah Rasulullah SAW, ibadah puasa menjadi lebih bermakna dan membawa keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain menjaga adab sahur dan berbuka, jangan lupa berbagi kepada mereka yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan harian. Jadikan momen berbuka sebagai kesempatan untuk bersedekah dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama. Klik di sini untuk berbagi melalui BAZNAS.
Â
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us